Ya Allah rasanya hamba ingin sekali meminta dirinya terang²an kepada mu, tapi apa hamba pantas untuk nya? Apa hamba pantas mendapatkan cintanya?
Hamba titipkan dia dalam penjagaan mu ya Allah bantu dia untuk segala hal yang sedang dia usahakan di masa depan. Meski itu bukan aku.
Ya Allah, rasanya hamba ingin sekali meminta dirinya padamu tpi hamba merasa tidak pantas dan malu untuk itu.
Tidak pantas dengan dosa dan malu dengan posisi hamba di hidupnya. aku titipkan dia dalam penjagaan mu ya Allah dan bantu dia memperbaiki diri untuk masa depan nya.
Rasanya kau sedang menyembunyikan sesuatu dariku, tuan.
Katakanlah, ceritakan padaku
Aku akan selalu jadi garda terdepan untuk membelamu, aku tidak akan menghakimi mu.
Mengapa disaat kau mengabaikan ku, yang ada dipikiran ku justru ber 'sabar'
Padahal sudah jelas kamu menolak ku mentah-mentah, aku juga sadar dengan penjelasan mu.
Tapi kenapa rasanya tidak bisa diterima? Aku kebingungan, tuan.
Aku sedang belajar melepaskan diri dari keraguanku sendiri, aku sedang belajar untuk mempercayai seseorang.
Tapi ternyata masa belajar ku terlalu lama sampai aku harus kehilangan orang yg sedang aku jadikan tempat rasa percaya itu dibangun.
Apa kamu tau, kenapa aku selalu ingin bertemu?
Karna di dekatmu rasa tenang dan nyaman selalu aku dapatkan.
Tapi sepertinya tidak dengan mu,
Maaf jika saat bertemu dengan ku, kamu merasa terganggu dan tidak nyaman.
Mengapa kamu se menenangkan itu untuk ku?
Terimakasih atas semua usahamu
Terimakasih atas semua cintamu
Terimakasih atas semua pengertian mu
Terimakasih atas semua sayangmu
Terimakasih atas semua sabarmu
Terimakasih atas semua hal kecil darimu
Terimakasih atas semua tawamu
Terimakasih atas semua kenyamanan mu
Maaf atas semua sikapku, aku masih belajar untuk mengerti seperti apa dirimu.
Jika tuduhan ku melukaimu, aku minta maaf
Aku percaya banget sama kamu, saking percaya nya aku sampe aku takut jika kamu menghancurkan kepercayaan yg sudah mati-matian aku bangun.
Kamu sudah berusaha sekeras mungkin mempertahankan ku, aku juga sudah mati-matian belajar mengerti duniamu.
Tapi ternyata, kita sama-sama lelah dan mengalah. Kamu lelah dan memilih pergi sedangkan aku mengalah dan mencoba memperbaiki.