Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths https://t.co/8cvnt563TJ
Photo: Getty Images
Speaking about the deep contradictions in human nature, Japanese actor Hiroyuki Sanada said:
“Some people dream of having a swimming pool at home, while those who have one barely use it. Those who have lost a loved one feel a profound sense of loss, while others often complain about the relatives still in their lives. Those without a partner long for one, while those who have a partner often fail to appreciate them. The hungry would give anything for a meal, while the full complain about the taste of their food. Those without a car dream of owning one, while those who have a car are always looking for a better one.
The key to happiness is gratitude—to truly see and value what we already have, and to understand that somewhere, someone would give everything for what we take for granted.”
Ada kawan pernah bertanya: Mengapa media tempat kamu bekerja seolah tdk pernah memuji keberhasilan pemerintah?
1. Media bukan humas.
2. Ketika pemerintah menggembar-gemborkan programnya berhasil, tugas media adalah menguji klaim itu.
3. Media melakukan liputan berdasarkan fakta di lapangan, bukan klaim sepihak.
4. Ketika memberitakan kebijakan yg baik, media menulis dgn tone positif. Krn pers mesti independen (tidak sama dgn netral), ia tak boleh dicap sebagai corong atau sebaliknya, oposisi.
MBG anggaran milyaran tp bayar designer grafis biar brand identitynya oke gak bisa. Udah pakai ai, asset anak2nya ambil di google dan MASIH ADA WATERMARK nya wkwk ( brifnya pasti ambil di google aja mas )
🤣🤣🤣
*Media Release*
Kepada kawan-kawan jurnalis media cetak, online dan televisi,
Di penghujung tahun 2025 sebelum menyambut tahun baru, sebanyak 91 lembaga dan kolektif serta 51 individu menyuarakan keprihatinan dan juga menyerukan solidaritas kepada sejumlah orang yang mendapatkan teror dan intimidasi.
Duka dan lara menambah deretan panjang kaleidoskop buruk dan inkompetensi dari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Serangan berupa teror dan intimidasi terhadap warga negara yang kritis menjadi penanda yang sah untuk menyebut bahwa wajah anti demokrasi dan otoritarian benar-benar terjadi dan dipraktikkan dalam bentuk yang paling menjijikkan. Serangan teror dan intimidasi terhadap banyak warga yang kritis dan pemengaruh di media sosial, antara lain Iqbal Damanik (Aktivis Greenpeace), Ramond Dony Adam (DJ Donny), Sherly Annavita, Virdian Aurellio, dan @pitengz_oposipit adalah sebuah serangan terhadap nilai demokrasi dan kemerdekaan menyampaikan pikiran dan pendapat yang dijamin oleh konstitusi dan regulasi.
Alright, let me give this article for the umpteenth time. I will never get tired of sharing this if it’s about the rape that happened during the 98 tragedy. Happy reading and this is pretty disgusting; https://t.co/v9nVRD4Ew6
"They will create the virus themselves and sell you the antidotes.Thereafter,they will pretend to take time to find the solution when they already have it."
~ Muammar Gaddafi
(2009 United Nation Assembly)
BAYANGKAN. Ketika Presiden Prabowo bilang mau memperluas sawit di Papua, ada ribuan monster seperti ini yang sudah, sedang dan bakal menghabisi hutan Papua.
Foto: 2.000 eskavator & buldozer pesanan Haji Isam (Jhonlin Group) utk garap 2-3 juta hektar food/energy estate di Papua.