Prestasi hari ini: masak! ๐๐ฅฌ pulang kerja mampir ke warung dekat rumah. Belanja secukupnya, buat langsung dimasak semua (kalau belanja lebih trus masuk kulkas, biasanya lupa dan berakhir mubazir). 1 papan tempe, 1 bungkus tahu putih, 2 ikat pakcoy, bamer baput 5ribu.
Kenapa sih harus jahat? Tiap kali inget sikap, omongan, dan ketikan dia di akhir-akhir, sumpahh, rasanya masih marah. Trus abis putus jadi semakin jahat banget omongannya, kayak beda orang, someone I didn't know existed
Soalnya banyakan yg seumur dia biasanya cuek banget, tampak introverted, indifferent (that's how I act too btw) dan gw juga cukup sadar untuk gak sok akrab sama yg jauh lebih muda. Males juga kali disok-ikribin sama ibu-ibu (though to be fair, I look more like a kakak-kakak)
Kemarin fellow 'atlet' pilates yg sebelahan reformer sama gw (gak kenal dan belum pernah ketemu sebelumnya) abis sesi pas lagi beres2 reformer, randomly nanya: kak, memangnya umurnya berapa? ~ to the point banget gak pake basa basi wkwkk btw dia keknya early-mid 20an
Ini tuh buat gw random n gemas aja sih. Coz buat gw pilates itu latihan individualis, gw selalu sendiri, gak sama temen, and I don't make friends there. Palingan senyum sapa aja sama yg sering bareng kelasnya. So some girl making chitchats with me like that, lucu aja
08.09 Sebuah truk menabrak separator busway di Jl. Letjen M.T. Haryono Cawang, Kec. Kramat Jati, Kota Jakarta Timur, tepatnya di depan Pom Shell arah Pancoran saat ini sudah selesai proses evakuasi lalu lintas normal kembali
The right person will never look at your feelings as a burden. If opening up feels 'too overwhelming' for them, they simply aren't built for you. That's all.
@fresamentado Yup, soal cara juga benar. But what happened was more about the person's unwillingness to validate, then to sit together w/ the other person's uncomfortable emotions, then help process them. The remarks were smth like: Kamu gitu aja kecewa. Masa gitu aja sedih. Jangan badmood. ๐คท๐ผ
Sampe hari ini gw masih berpendapat sama (quoted twit), apalagi kalau emoji ini ๐๐ผ disandingkan sama kata maaf
Hence I almost never used it. Tapi keknya sekarang sesekali perlu, buat chat ke petugas2 admin di mana gw butuh layanannya, supaya kek lebih sopan (?) ๐ญ๐ฅฒ
Terakhir kali jujur soal perasaan, menyampaikan kebutuhan, endingnya gw ditinggalin sih. Katanya, gw selalu membesarkan masalah krn setiap emosi diutarakan. For me that's how you get to know each other n connect, but I guess for some people it's too overwhelming, too exhausting.
Bnyk orang bilang komunikasi itu kunci, tapi gk ada yg bilang betapa menakutkannya jujur soal perasaan. Mengakui luka, menyampaikan kebutuhan, & mnerima penolakan. makanya bnyk yg memilih diam, bukan karna gk peduli, tp takut kehilangan. pdahal, diam jga bisa mmbuat 2 orang asing
Sangat ingin yakin n percaya sama rs plat merah, apalagi baru mulai berobat di sana. Tapii dalam seminggu terakhir udah 2 kali kegocek, perkara ambil hasil radiologi, yg sampai day+3 dari jadwal, belum selesai juga. Udah 2 kali bolbal ke sana, kebuang waktu, energi, ongkos, hufft