Dapat kiriman dari temen guru MI di kabupaten Ci***** soal MBG.
Setiap sekolah diminta kerjasamanya untuk ikut andil dalam mengatur pembagian MBG kepada siswa termasuk merapikan dan mengikatnya setiap hari.
Masing² sekolah menunjuk 1 guru. Sistem honor dihitung menyesuaikan dengan jumlah siswa. Sehingga masing² sekolah akan mendapatkan honor yg berbeda².
Honor akan dibayarkan setiap sepekan sekali. Ditransfer ke rekening pribadi guru yang bersangkutan.
Total 31 Sekolahan. Atau Rp5.820.000 / Pekan untuk dibagikan ke 31 sekolahan.
Dia sendiri gak paham itu hari kerja atau apa kok ada yang 6, 7, 8, 9, 10. Padahal 30 Maret - 11 April gak sampai 10 hari.
Kalau cerita temen MI di dekat desa saya yang lain, ia dipinjami hape operasional. Tanggung jawabnya membuat video MBG setiap hari. Iya, setiap hari!
Dari ompreng diturunin sampai siswa makan. Harus jadi video dan dikumpulkan malam harinya ke kepala sekolah.
Padahal dia guru kelas. Bener-bener gak ada waktu ngajar. Ngedit video juga curi-curi waktu pas malam, di sela momong anak atau badminton.
Btw dia gak dapat komisi sepeser pun, padahal di awal katanya guru PJ MBG paling sedikit akan dapet 100rb/bln.
Saya SPd, jadi banyak dapat cerita dari teman-teman di sekolah lain.
Kita sama-sama heran, ngapain dulu kita microteaching, bikin modul, media pembelajaran yang menarik, rancang RPP, PKL di sekolah, rancang level soal dll. ujung-ujung cuma disuruh ngiket ompreng.
งานดูหนังกับสกายนานิ sold out เร็วทุกรอบเลย แล้วเป็นสงครามขึ้นทุกรอบ ดีใจกับทุกคนที่ได้เจอสกายนานิและจะดีมากถ้าเพิ่มรอบให้อีกเพราะพี่ดาราเฟมัสขึ้นทุ๊กวัน 👏🏻