Entar pas anak udah mulai sekolah, ada grup ibu2 yg ribet gak ya. Kok takut juga misal jarang kumpul diomongin, gak ikut sama sekali kayak gak update, ternyata galaunya bukan tentang anak aja yak sekarang tapi circle emak2nya. Wkkw
Sumpee dahh pengen beli tapi kok sayang, tapi pengen, tapi sayang, gimana dahh ini aku. Masih jadi kaum mendang mending soalnya. Huhu tapi tas Coach yg Mollie lucu. ๐
@Dynah9726@jenjaeminMH@litquids FYI, Premature itu adalah dimana usia saat lahir kurang dari 37w, kalau 9 bulan namanya bukan prematur. Kalau kecil saat lahir (kurang dr 2,5kg) namanya BBLR bukan prematur.
Jadi inget pertama kali suami dinas luar bareng 1 divisinya perempuan juga. Mereka berdua aja ditugasinnya. Dan aku kenal juga sama temen kerjanya, sudah bersuami dan gak mungkin juga ada apa2. Tapi suami tetep ajak anak istrinya ikut.
Emang pada gila yaa...tiba2 suami dapat tugas perjalanan dinas di luar kota yg jarak tempuh 4 jam, nginap 1 malam. gpp sih sebenernya karna uda sering kok suami tugas luar kota, tapi...bertugasnya brsama cewek, mreka berdua aja.
ini beneran prjalanan dinas ya tmn2, aku jg baca grup mreka dan emang mreka berdua yg ditugaskan. jadi aku ngide lah untuk ikut bersama suami, lagian kan sampai disana aku sama anak2 juga cuman di hotel kok..gk yg minta untuk kemana-mana. kenapa aku pngen ikut?
karna aku takut suamiku jln berdua dgn seorang janda, janda yg agak problematik (cerita dari tmn2 kantor mreka) aku takut suamiku khilaf ๐ Suamiku umur 32 tahun, sdgkan janda usia 36 tahun cantik dan sexy
aku sih percaya aja sama suami ya krna selama ini gak ada yg ditutup2in tentang teman2nya atau dunia kerja dia, hpnya juga aku bebas buka. yg kutakutkan mereka khilaf, bayangin aja jalan berdua selama 4 jam.
trus sampai hotel, pasti makan malam bersama, lanjut diskusi bersama ttg pekerjaan. lalu apa lagi?? aaahhhhhkkkk pikiranku uda kemana-mana ini
cc:threadnisaadela15
@user14725812321@KapudS640 Aku juga seorang istri. Aku sama sekali gak paham sih Pov ibunya. Karena ya gak sopan sama sekali sih ngehubunginnya ke Clientnya, harusnya ya ke suaminya. Client gatau menau urusan pribadi mereka krna itu bukan ranahnya. Urusan dia ya sm si bapak yg dia hire
@chizzkeikkkk@yaudahlahaja@wupiiee Kalau dalam Islam kan memang sembunyikan khitbah (lamaran) dan siarkan lah walimatul ursy (pernikahan). Supaya tidak jadi huru hara atau bahan gunjingan
@tanyarlfes Tergantung mau dibawa kemana arahnya. Kalau saya pribadi menjalin hubungan ya untuk serius ke arah pernikahan, jika dirasa tidak melihat masa depan baik ya tinggalkan. Itu saya ya, kalau kamu ya terserah gimana kamu yg menjalankannya.
Tapi jadi people pleaser itu gak enak banget memang, dia harus menjaga hati banyak orang sedangkan dia sendiri rapuh. Dia takut melangkah dan bertindak terhadap anaknya sendiri. Dia jadi bingung dan suka sedih.
Alhamdulillah mama dan mertua bukan yg kolot, meski sesekali ceritain parentingnya dulu tapi kalau anaknya gak mau aplikasikan hal yg serupa ya gak apa2 banget.
Alhamdulillahnya lagi, suami teguh pendirian atas parenting yg kami lakukan dalam segala hal. โบ๏ธ
Percaya deh, capek banget kalau ada di lingkungan yg kolot2 gitu dan kalau gak diaplikasikan bisa bikin perpecahan di keluarga. Temenku ada yg gitu soalnya, jadi dia gak bisa bebas memberlakukan parenting ala dia ke anaknya. Sedih? Pasti lah, wong anaknya.