Kalian tau hari ini ada demo cukup besar ga?
berdasarkan laporan di lapangan, situasinya saat ini cukup memanas. Massa cukup besar, sempat ada aksi bakar-bakaran, dan terjadi cekcok dengan aparat.
Semoga tidak ada yang terluka dan semua bisa pulang dengan selamat.
Stay safe. 🙏
BEM UI merilis video "THE REBELLION BEGINS", menegaskan bahwa 12 Juni 2026 adalah HURUF PERTAMA yg akan disusul oleh huruf2 berikutnya yg akan menjadi kata yang bermakna kemenangan bagi rakyat.
PANJANG UMUR PERJUANGAN 🔥
LET THE REBELLION BEGINS 🇮🇩 #IndonesiaGelap
> Di Bürgenstock, Swiss ada summit. Tadi malam
> Summit pingin bisa bikin MoU untuk perdamaian IRAN-US
> Summit super panjang. Marathon negosiasi. Somehow berjalan lancar, semua optimis
> Tiba2 Trump (yang ga hadir) post mau invasi iran lagi minggu depan. Kecuali Iran 'lepas' Lebanon
> Delegasi Iran cabut, protes. Semua kaget
> Perdana Menteri Pakistan, sangat aktif di upaya perdamaian. Kaget:
Ia dituduh sesat oleh ulama, diancam oleh penghulu, dan dijauhi oleh tetangganya sendiri. Semua itu terjadi hanya karena ia memasang meja dan kursi di dalam kelasnya.
Ini bukan kisah orang kafir yang menyerang Islam. Ini kisah seorang kiai dari Kauman yang mengubah cara kita belajar sampai hari ini.
Di awal abad ke-20, Indonesia hidup dalam dua sistem pendidikan yang saling melecehkan satu sama lain. Pesantren melahirkan ulama yang hafal kitab namun tidak mengenal matematika, sementara sekolah kolonial Belanda mencetak intelek yang lancar berhitung namun terputus dari akar spiritualnya sendiri.
Dari dua kutub inteligensia inilah lahir jurang yang dalam: lulusan pesantren menguasai agama tapi tidak menguasai ilmu umum, sementara lulusan sekolah Belanda menguasai ilmu umum tapi tidak menguasai ilmu agama. K.H. Ahmad Dahlan menyaksikan tragedi ini dari dekat, dan ia tidak bisa tinggal diam.
Dahlan menolak untuk memilih salah satu. Ia justru menggabungkan keduanya dalam satu kurikulum yang dianggap mustahil oleh kalangan kolot maupun kalangan radikal sekaligus. Di ruang tamu berukuran 2,5 x 6 meter, dengan perabotan yang sudah ia jual dan harta yang sudah ia lelang, ia memulai revolusi pendidikan dari nol.
Langkah itu bukan nekat tanpa pijakan. Dahlan memiliki landasan filosofis yang kuat: bahwa Al-Qur’an tidak hanya berbicara soal ritual ibadah, tetapi secara konsisten mendorong manusia untuk menggunakan akal dan mempelajari alam semesta. Ilmu agama dan ilmu umum, dalam pandangannya, adalah dua sayap dari satu burung yang sama.
Visi Ahmad Dahlan bukan sekadar memadukan mata pelajaran, melainkan membentuk manusia yang memiliki empat kecerdasan secara utuh: intelektual, spiritual, emosional, dan profesional. Inilah yang membedakan filsafat pendidikannya dari sekadar reformasi kurikulum biasa. Ia tidak sedang mereformasi sekolah, ia sedang mereformasi manusia.
Tujuan pendidikan menurut Dahlan adalah membentuk manusia yang alim dalam ilmu agama, berpandangan luas dengan memiliki pengetahuan umum, sekaligus siap berjuang mengabdi untuk menyantuni nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ukuran keberhasilan bukan nilai ujian, melainkan kemanfaatan nyata bagi orang-orang di sekitarnya.
Satu prinsip Dahlan yang paling mengguncang adalah penolakannya terhadap ilmu yang berhenti di kepala. Bagi Dahlan, materi pendidikan bukanlah sekadar teks yang dihafal, melainkan instrumen untuk transformasi. Ia menekankan pendidikan yang fungsional dan aplikatif, di mana ilmu harus menjelma menjadi amal perbuatan nyata.
Inilah yang membuat Muhammadiyah lahir bukan sebagai organisasi ceramah, melainkan organisasi yang langsung mendirikan rumah sakit, sekolah, dan panti asuhan. Dahlan tidak pernah percaya pada perubahan yang hanya terjadi di mimbar. Ia percaya pada perubahan yang terjadi di lantai rumah sakit dan di bangku sekolah.
Dahlan melihat bahwa dikotomi antara ilmu Islam dan ilmu umum bukan kebetulan sejarah, melainkan bagian dari strategi kolonial untuk memecah belah, agar masyarakat pribumi tetap bodoh dan terbelakang. Menyadari ini bukan sekedar pelajaran sejarah, ini adalah cermin yang membuat kita bertanya: seberapa jauh kita sudah benar-benar merdeka dari cara berpikir itu?
Hari ini, ketika dunia kerja menuntut profesional yang berintegritas dan sistem pendidikan kita masih sibuk memperdebatkan jam pelajaran agama versus mata pelajaran STEM, filsafat Dahlan terasa bukan sebagai masa lalu yang kita kenang, melainkan sebagai masa depan yang belum juga kita capai.
Ulasan Buku: Filsafat Pendidikan KH. Ahmad Dahlan - Utami Pratiwi
Jadi alasan dirut PLN ga dipecat:
- bokapnya instruktur militer Prabowo???
- bokapnya mantan bos Tarnus?
- salah satu orang dekat jokowi??
- punya hub dekat dengan PDIP???
Kasian sekali kita yang rakyat kecil ini.
Pantes negara ini jalan di tempat.
Institusi politik kita ga berani menghukum orang kuat yang melakukan kesalahan fatal.
Seperti terjadinya pemadaman hebat di Sumatera. Yang menyebabkan kerugian ekonomi besar.
Pemaaf sekali negara kita ini.
Dan ini sekali lagi, menunjukkan gaya leadership presiden kita. Silakan kelen nilai sendiri!
FOTO: ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
İsrail’in Gazze’de kullandığı soykırım silahlarının üretildiği yazılım sistemlerini çökertmek için “operasyon çeken” 5 aktivist Almanya’da yargılanıyor.
Gizli kahramanlar ve insanlığın yüzakı güzel insanlar onlar.
🚨Update : Info demo hari ini 19 Juni 2026
Daftar elemen Mahasiswa yang akan melaksanakan Seruan Aksi di titik aksi depan Gedung DPR/MPR :
- Universitas Trisakti
- Universitas Mercu Buana
- Universitas Esa Unggul
- Universitas Yarsi PB HMI MPO
- Universitas Dian Nusantara
- Pengurus Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia
- Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis
Stay safe semua. Saya Siaga 1 ‼️Kita (Rakyat) pasti menang 🇮🇩
PEJABAT JANGAN BERMAIN!
Salam
Rakyat Indonesia
𝙄𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖'𝙨 𝙗𝙞𝙜𝙜𝙚𝙨𝙩 𝙡𝙤𝙨𝙨:
Ketika membahas sejarah film nasional, mungkin nama pertama yang akan kita ingat adalah Usmar Ismail, sebab ialah pelopor perfilman Indonesia. Namun, jika kita membicarakan sosok yang paling berjasa melestarikan dokumentasi perjalanan film Indonesia, maka nama itu haruslah 𝗠𝗶𝘀𝗯𝗮𝗰𝗵 𝗬𝘂𝘀𝗮 𝗕𝗶𝗿𝗮𝗻 (1933–2012).
Selain dikenal sebagai sutradara, penulis skenario, dan sastrawan, Pak Misbach juga pernah mendapatkan gelar kehormatan sebagai “juru selamat arsip film Indonesia”. Bagi Pak Misbach, arsip film adalah rekaman kehidupan modern yang paling akurat.
Beberapa rekam jejak lain dari beliau:
– mendirikan Fakultas Film dan Televisi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ);
– membangun lembaga pengarsipan film yang dikenal dengan Sinematek Indonesia pada tahun 1975;
– menyusun dokumentasi film Indonesia sejak mula, termasuk menemukan dan menyimpan film-film lama dari awal sejarah perfilman Indonesia tahun 1920-an;
– melalui pemikirannya, Sinematek Indonesia lahir dan menjadi arsip film pertama dan terbesar di Asia Tenggara.
Salam takzim untuk Pak Misbach. 🎞️
Indonesia's Biggest Lost:
📡 Radio Malabar (1923 - 1942)
2400 kW power
2 Km antenna
12,000 Km transmission
World's first Intercontinental Telephony system
Even the monument no longer exist (demolished in 1970 for Mesjid Istiqomah)
Indonesia’s biggest loss:
Industri parfum terbesar se Asia.
> Saham dimiliki oleh serikat buruh Indonesia, Pemerintah Indonesia, dan Uni Soviet.
> Transfer of knowledge dari insinyur Bulgaria.
> Memproduksi 2/3 essential oils seluruh Asia.
Bubar karena kudeta 1965.
Akhirnya terbukti PROVOKATOR itu mereka sendiri... Kocak.. Intel aja kebongkar mahasiswa, gimana mau nyusup ke musuh asing😭😭😭 Kalo ketahuan baru ngaku, kalo ga ketemu lanjut provokasi gitu??? Tanya aja gw mah
Trump menandatangani PENYERAHAN TANPA SYARAT kepada Iran.
Selat Hormuz akan dibuka kembali.
Pasukan AS yang mengepung jalur pelayaran vital tersebut akan ditarik pulang.
Iran berhak mengembangkan program nuklir sipil.
Gencatan senjata total di seluruh lini, termasuk Lebanon dan Gaza.
Program rudal Iran tetap berjalan .
Sanksi terhadap Iran akan dicabut.
Pencairan dana dan asset milik Iran di seluruh dunia akan dilakukan secepatnya.
Iran telah membuktikan bahwa penutupan Selat Hormuz adalah senjata yang lebih mematikan dibandingkan hulu ledak nuklir.
😂
Entah mengapa, peristiwa pengusiran acara ini yg dihadiri Sudaryono, Nusron, dan Budiman Sudjatmiko, menurut gw akan menjadi sejarah.
Semakin ditekan, semakin melawan.
Panjang Umur Perlawanan 🔥
Malam ini di UGM, tiga pejabat dievakuasi kabur dari forum "Pancasila Pemersatu Bangsa" : dikejar mahasiswa yang cuma nanya soal tanah Papua dan ekonomi amburadul.
Mari kita bicara siapa mereka:
a. Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN : Agustus 2025 viral bilang
"tanah itu milik negara, emang mbahmu bisa bikin tanah?"
lalu minta maaf, ngaku
"cuma bercanda, tidak sepantasnya disampaikan pejabat publik."
Tadi malam ditanya mahasiswa soal ratusan ribu hektare lahan Papua yang dialihfungsikan dan warga digusur , jawabnya:
"Ikut saya ke Papua, lihat langsung."
Menteri agraria, tapi jawab pertanyaan tanah kayak ngajakin wisata
b. Budiman Sudjatmiko, Kepala BP Taskin , eks Ketua PRD, dipenjara Orba 13 tahun karena lawan rezim, bebas lewat amnesti Gus Dur karena dianggap pejuang demokrasi.
Tahun 2023 gabung Prabowo , teman satu selnya sendiri, Petrus Hariyanto eks Sekjen PRD, bilang di YLBHI:
"Ia mengkhianati kami dan korban-korban pelanggaran HAM."
Empat hari lalu di Semarang, waktu mahasiswa nanya soal konsistensinya, jawabannya:
"Anda bukan siapa-siapa, silakan pergi."
Malam ini di UGM katanya mau dialog , terus dievakuasi ke pintu samping.
c. Sudaryono, Wamentan : mantan asisten pribadi Prabowo, dilantik Jokowi di penghujung jabatan, analis politik sebut pengangkatannya sebagai manuver mengamankan Pilgub Jateng.
Hadir di forum berlabel Pancasila , kabur naik mobil patwal.
Spanduk mahasiswa UGM malam ini berbunyi:
"UGM Menolak Pengkhianat Reformasi."
Tiga orang datang bicara Pancasila.
Tiga orang tidak bisa menjawab pertanyaan rakyat.
Pancasila pemersatu bangsa , atau sekadar tameng pejabat yang sama-sama takut ditagih?