Kenapa dua story ini bisa viral banget di awal tahun?
Karena manusia udah lelah dengan konten-konten yg dipoles. Flexing, bahagia, cemara, sharing penghasilan. Jarang banget yg ngebahas sisi vulnerable dari manusianya.
2 story ini merepresentasikan perasaan yg di alami sebagian besar orang. Kita seakan melihat journey hidup kita.
3 aha moment yg aku pelajari dari story ini:
1. Gak ada lagi yg bisa diharapkan, kecuali diri kita sendiri. Burnout, rasa sepi, penolakan, semuanya ditelan dan dijalani sendiri. Jalan dengan percaya diri.
2. Quiet quit. Gak banyak ngomong, tiba-tiba ambil pilihan hidup yg berbeda. Arahnya gak jelas, tapi berani ambil risiko itu daripada stay di tempat yg sama.
3. Kalau dikelilingi orang-orang toxic, gak ada pilihan lain selain menjauh. Gak bisa mengubah perangai orang lain tapi bisa memilih merespons dengan cara seperti apa.
I'm in love with this quote: 'If it doesn't happen the way you wanted, it will happen in a better way than you imagined.' That's the beauty of God's plan.
ah rindu hectic yg sampe ga sempet makan, hectic lari dari satu toko ke toko lain, hectic dapet telpon dari beberapa toko buat input prosesan. semoga bisa seproduktif itu lagi🥹