kahwin ni bukan benda mudah, bukan semata nak duduk berdua & halalkan hubungan. mental pun kena ready. hubungan dengan mak ayah mertua adik abang ipar semua nanti kena jaga. such a big commitment. kalau setakat suka suka saya pun boleh suka
(1/3) Daging korban dapat banyak, tapi asyik menu sama je, boleh cuba buat resepi ni, terima kasih untuk pemilik resepi, Semoga segala yang dihajati dimakbulkan aamin.
Kredit : azlina_ina_resepi
Bila berkahwin ni, kena pastikan niat tu betul.
Isteri masak sedap2, bercantik2, layan suami baik2, suami pula tolong isteri buat kerja rumah, belanja itu ini, bawa jalan2 etc sebab nak pahala dan redha Allah. Bukan untuk ‘ikat’ suami supaya dia setia/supaya isteri taati suami.
Orang kata 2 bulan dah boleh dapat sijil halal. Tapi kedai ‘no pork no lard’ yang dah bertahun operasi masih tak ada sijil halal tu kenapa?
Tak mohon, tak lepas, atau memang takut nak mohon? Fikir sendiri. 🤔
Baru aku tahu cara ukur baju muat atau tak tanpa perlu masuk fitting room.
Kalau seluar aku ukur ikut lilit tengkok
Kasut ukur dari pergelangan tangan ke pelipat siku
Credit and thank you to farhanbashel
Kenapa fast learner cepat lupa?
Ternyata ini penjelasan ilmiah sederhananya
Fast learner punya kemampuan untuk menyerap informasi baru dgn cepat, yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan baik dalam berbagai situasi.
Tp, ada sisi lain yang perlu diperhatikan: kecenderungan untuk mudah lupa.
Knp?
Pertama, otak kita memproses informasi dalam tiga tahap: encoding, storage, dan retrieval.
Fast learner sering kali fokus pada tahap encoding, yaitu menyerap informasi baru.
Tapi, ketika informasi tsb ga diproses lebih lanjut ke tahap storage (penyimpanan), akan sulit untuk mengaksesnya kembali (retrieval).
Selain itu jg bisa disebabkan overload informasi. Fast learner sering terpapar banyak informasi dalam waktu singkat.
Ketika otak terlalu banyak menerima informasi, detail2 kecil cenderung terabaikan dan ga tersimpan dgn baik dalam memori jangka panjang.
Terus gmn caranya agar fast learner ga cepet lupa?