Banyak orang lagi silent struggle. Keliatanya fine, ketawa, jalanin hari kayak biasa. Padahal deep down-nya lagi capek-capeknya bertahan.
So, be kind. Always. Kita ngga pernah tahu seberapa berat dunia seseorang hari ini.
Cerita 'Horor' Kedokteran
Seorang wanita sehat mendengar suara dari dalam kepalanya yang mengatakan bawa ia harus CT-Scan kepala karena ada tumor di otaknya, yang ternyata memang terbukti. Wanita tersebut kemudian dioperasi dan pulih tanpa komplikasi.
Begini cerita lengkapnya:
Pada saat sedang membaca dirumahnya, seorang wanita mendengar suara asing dari dalam kepalanya yang berkata
"Jangan khawatir! Pasti kamu kaget mendengar aku berkata seperti ini padamu. Temanku dan aku pernah bekerja di Rumah Sakit di Great ormond Street dan kami mau membantumu"
Wanita tersebut heran karena tidak tahu lokasi RS tersebut dan tidak pernah ke sana. Suara tersebut kemudian menunjukkan bukti-bukti informasi lainnya yang ternyata sesuai dengan kondisi wanita tersebut, namun wanita tersebut merasa dirinya telah 'gila' dan pergi ke psikiater.
Pasien tersebut didiagnosis mengalami psikosis dengan halusinasi dan diberikan obat, hingga suara di dalam kepalanya tersebut menghilang. Namun tiba-tiba saat sedang liburan, suara tersebut kembali muncul dan mengatakan bahwa ada yang salah pada wanita tersebut dan harus segera kembali untuk mendapatkan penanganan segera, bahkan memberikan alamat yang harus dituju.
Yang lebih mengagetkan lagi adalah, suara di dalam kepalanya tersebut meminta untuk dilakukan CT scan otak karena ada 2 alasan yaitu ada tumor pada otaknya dan batang otaknya mengalami peradangan. Awalnya permintaan CT scan tersebut ditolak karena pasien tidak ada keluhan sama sekali.
Pasien tersebut kemudian berhasil melakukan CT scan otak dan ternyata benar ditemukan tumor pada otaknya, tepatnya di bagian posterior frontal parafalcine kiri, dengan bentuk meningioma. Pasien tersebut akhirnya dioperasi segera.
Setelah operasi dan sadar kembali pasca dibius, suara di dalam kepala tersebut berkata
"Kami senang sudah membantumu, selamat tinggal."
Suara itu kemudian tidak pernah muncul kembali. . .