i think this applies to women too. the right person makes u feel safe enough to show the parts of urself u usually hide. with them, u don’t have to act strong all the time. u can be soft, playful, and a little childish because u know ur heart is safe 🤍
One of the Best advice I've ever heard is:
“Be so confident in Allah’s plan that you don't even get upset anymore when things don't go your way”
Allah’s plan > your plan
People move fast. I don't. I sit with what i feel. I process what broke. Because love to me is sacred. And i'm not someone who replaces one soul with another just to feel full again.
Alhamdulillah, got shortlisted for the junior system tester position. may Allah make everything easy for my interview next week. i’m literally so scared, huwa.
🌋 GUNUNG API DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN
Fenomena gunung api seperti Krakatau bukan sekadar peristiwa geologi. Dalam perspektif Al-Qur’an, fenomena alam dapat menjadi ayat kauniyah — tanda-tanda kebesaran Allah yang mengajak manusia untuk berpikir, merenung, dan menyadari keterbatasan dirinya.
1. ⛰️ GUNUNG DAN KESTABILAN BUMI
Al-Qur’an menggambarkan gunung sebagai sesuatu yang kokoh dan seperti pasak (autad).
«“Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?”
QS. An-Naba’ [78]: 6–7»
Gunung terbentuk melalui proses geologi yang kompleks dan memiliki struktur kerak yang sangat dalam.
Al-Qur’an juga berfirman:
«“Dan Kami telah menjadikan di bumi gunung-gunung yang kokoh agar bumi itu tidak guncang bersama mereka.”
QS. Al-Anbiya’ [21]: 31»
Ayat-ayat ini mengajak kita melihat gunung bukan hanya sebagai pemandangan, tetapi sebagai bagian dari keteraturan ciptaan Allah.
2. 🔥 BUMI YANG MENYIMPAN ENERGI
Di balik permukaan bumi terdapat energi yang luar biasa besar.
Ketika gunung api meletus, magma, abu, batu, dan gas yang tersimpan di dalam bumi dapat keluar dengan kekuatan dahsyat.
Allah menggambarkan:
«“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya...”
QS. Az-Zalzalah [99]: 1–2»
Ayat ini berbicara tentang kedahsyatan Hari Kiamat, bukan tentang erupsi gunung secara langsung.
Namun, fenomena erupsi dapat menjadi pengingat dan bahan tadabbur tentang betapa dahsyatnya kekuatan yang Allah letakkan di dalam bumi.
3. 🌋 API YANG MEMBUBUNG KE LANGIT
Al-Qur’an juga menggambarkan kedahsyatan api yang dilontarkan:
«“Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.”
QS. Al-Mursalat [77]: 32»
Gambaran tersebut berkaitan dengan neraka dan Hari Kiamat, bukan penjelasan ilmiah tentang lava.
Namun ketika melihat lava pijar, percikan api, abu, dan awan panas dari sebuah gunung api, manusia dapat mengambil pelajaran tentang betapa kecilnya dirinya di hadapan kekuasaan Allah.
4. 🌊 LAUT YANG BERGEJOLAK
Krakatau berada di kawasan Selat Sunda, wilayah yang mempertemukan gunung api dan lautan.
Allah berfirman:
«“Demi laut yang dipanaskan.”
QS. At-Tur [52]: 6»
Makna ayat ini berkaitan dengan tanda-tanda kedahsyatan akhirat. Ia tidak secara khusus menjelaskan gunung api bawah laut.
Tetapi keberadaan gunung api di tengah lautan dapat menjadi jendela tadabbur tentang betapa kompleks dan dahsyatnya ciptaan Allah.
5. 🌍 BENCANA SEBAGAI PELAJARAN
Letusan Krakatau tahun 1883 menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan alam.
Manusia memiliki ilmu, teknologi, dan kemampuan untuk memprediksi banyak hal. Namun tetap ada batas yang tidak mampu kita kuasai sepenuhnya.
Allah berfirman:
«“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, supaya mereka kembali.”
QS. Ar-Rum [30]: 41»
Ayat ini mengajak manusia melakukan muhasabah dan kembali kepada Allah.
🌋 KRAKATAU: ANTARA ILMU DAN TADABBUR
Kita tidak perlu memaksakan setiap ayat Al-Qur’an menjadi penjelasan ilmiah tentang gunung api.
Al-Qur’an adalah petunjuk.
Sementara fenomena Krakatau adalah salah satu bagian dari alam yang dapat kita pelajari secara ilmiah sekaligus kita renungkan secara spiritual.
Gunung mengajarkan kita tentang kekokohan.
Letusan mengajarkan kita tentang kekuatan.
Laut mengajarkan kita tentang keluasan ciptaan.
Dan bencana mengingatkan kita tentang keterbatasan manusia.
Pada akhirnya, semua itu mengantarkan kita pada satu kesadaran:
Semakin kita mengenal kedahsyatan alam, semestinya semakin kita mengenal kebesaran Penciptanya.
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
even though my final year tested me with so many challenges and i went through countless mental breakdowns, i stayed strong and kept going. i managed to GOT, alhamdulilah 🤍
sometimes, separation is not a goodbye, but a season for healing, growth, and becoming the person Allah wants you to be before the next chapter begins 🤍
Wallahi, wallahi, wallahi, Tahajjud works.
Wake up 1hr before Fajr, perform ablution, pray at least 2 raka'ahs, and cry out your problems to Allah in your Sujood.
May Allah answer our prayers.