@introkamvret Dari yang asalnya cuma fenomena kota, sekarang yg di kampung pun ikut ikutan. makin masif semenjak ada sosmed. gejalanya liat aja konten konten atau lagu lagu Jawa, semakin kesini bahasanya semakin campur campur. udh mulai kesulitan mengartikulasikan pikirannya pake full Jawa
Prediksi: 100 tahun lagi bahasa bahasa daerah Nusantara bakal punah. either penuturnya jadi dikit atau bahasanya akan sangat termelayunisasi.
di Jawa, sekarang anak anak kecil sehari hari banyak yg pake b indo, bahkan para ortu pun sengaja pake b indo setiap ngomong ke anaknya
I think it would be a good idea if we just rounded these people up on samosir island and let them build their own goddamn state that has good relationship with Israel.
If we're not careful enough, They will switch the Overton window and determine our foreign policy.
@djohanrady@okkymadasari Itu dalam konteks bahwa dia ga pernah sekali pun ngetweet ttg genosida di gaza. Bahkan malah ikut sinis ke para penentang genosida.
Ini bukan sekadar ttg isi artikelnya.
Bukannya mengecam genosida malah mengecam pemrotes genosida. That alone worth cancellation.
It's irrelevant whether you think cigarette is haram or not. Islamic laws apply to men and women equally unless stated otherwise. So if you're more outraged seeing a woman smoking cigar than a man, that just shows how deeply entrenched a patriarchal mindset is in this society
Pidato kemaren itu bagian dari usaha menjilat Amrik. Gw ga nyangka dia bermanuver serendah itu. Dipuji sama penjahat kemanusiaan terburuk abad ini itu penghinaan terbesar sih, itupun kalo masih punya harga diri buat dihina
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyinggung Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Sidang Umum PBB di New York, Kamis (25/9/2025).
Netanyahu merujuk pada pernyataan penyemangat yang sebelumnya disampaikan Prabowo, seraya menyebutnya sebagai contoh pemimpin Muslim berpandangan ke depan.
Netanyahu juga menekankan, jika Hamas dan Hizbullah berhasil dikalahkan, kolaborasi dengan negara-negara Muslim berpeluang melahirkan terobosan besar di bidang teknologi, sains, medis, pertanian, air, pertahanan, hingga kecerdasan buatan.
~J #Netanyahu #Prabowo #PBB #SidangPBB #Global
Apparently there are still in the comments that don't understand the difference between mass starvation and everyday economic struggle.
It also show how nationalism sometimes absurdly stratifies morality and empathy
The only thing preventing Indonesia from having South Korea level suicide rates is religion. In fact, due to data obfuscation, we might have somewhere around Japan levels in actuality.