During the Iraq invasion, several American soldiers raped Iraqi girls and women and then murdered them. It's well documented
This US soldier is basically saying doesnβt want to be deployed to Iran because he would rape them "pretty caramel-coloured women."
π¨ American soldier from Iraq: βwe raped a 12 year old Muslim girl and pimped her out for $50 a piece. When she got to $500, she hung herself before we could make more from her.β
This is the face of America occupied by israel.
RAFAH UDAH LENYAP...
πππ
Rafah, yang pembangunannya diawali sejak zaman Fir'aun, kini menjadi puing-puing, menghapus jejak ribuan tahun sejarah...
Rafah, kota yang rata dengan tanah di ujung selatan Gaza, udah dibersihkan secara etnis oleh Israhell di depan mata dunia...
Skala kehancuran di Rafah, terlepas dari setiap peringatan, memperjelas bahwa apa yang udah dilakukan Israhell di Gaza adalah sebuah genosida, sebuah upaya untuk membersihkan warga Palestina secara etnis dari tanah mereka, persis seperti yang mereka lakukan pada tahun 1948...
Penghancuran Rafah yang terus berlanjut harus segera dihentikan, karena hal itu gak hanya mengancam peluang warga Palestina untuk kembali, tetapi juga menyembunyikan kejahatan yang udah dilakukan Israhell laknatullah...
Kita gak tauk berapa banyak jenazah yang tertimbun di bawah reruntuhan, kita mungkin gak akan pernah tauk skala sebenarnya dari apa yang udah dilakukan Israhell di Rafah...
Source : FB Greta Thunberg
DAN TERJADI LAGI, KORBAN JADI TERSANGKA KARENA LINDUNGI HARTA-BENDANYAβ Seorang Lansia Ditetapkan Jadi Tersangka, Usai Kejar Maling di Kebun Miliknya Sendiri
π Batu Ampar, Kubu Raya.
ππππππππππππππππ
Bantu Up πππππ π π
Sampai kapan mereka seperti ini π
Sebentar lagi rahmadan lhoπππ
Kondisi terkini 10 februari 2026
πKarang baru Aceh Tamiang
Pak Presiden @prabowo@setkabgoid Indonesia harus melakukan hal yg sama. Indonesia harus hentikan penjualan, pengambilan soft coral dan terumbu karang lainya. Indonesia sekarang menjafi satu2 nya negara yv memperdagangkan terumbu karang ! Mohon Pak Presiden segera hentikan ππππ
π¨ SATWA ENDEMIK KALIMANTAN YANG TERANCAM PUNAH
Satwa Endemik Kalimantan yang Populasinya Sangat Terancam Punah Gajah Kalimantan (Borneo / Bornean Elephant) Gajah Kalimantan secara genetik berbeda dari gajah Asia di daratan utama. Populasinya diperkirakan kurang dari 1.500 ekor, dengan jumlah reproduksi dewasa sekitar 400 ekor. Habitat mereka terus menyusut karena deforestasi, ekspansi perkebunan sawit, tambang, dan konflik manusia β sekitar 60β―% habitat hilang dalam 40 tahun terakhir. Orangutan Kalimantan (Orangutan Borneo / Bornean Orangutan) Dulunya tersebar luas di Kalimantan, kini populasinya menurun drastis. Sekitar lebih dari 50% habitat hilang dalam 20 tahun terakhir dan populasi mengalami penurunan tajam selama 60 tahun terakhir. Ada tiga subspesies: Northwest Borneo ~3.000 ekor, Northeast ~16.000 (termasuk di Kalimantan Timur) dan Central ~35.000 ekor. Badak Kalimantan (Bornean Rhino / Bornean Rhinoceros, Dicerorhinus sumatrensis harrisoni) Badak Kalimantan berada di ambang kepunahanβhanya 2 individu yang dipastikan tersisa: Pari (masih di alam liar) dan Pahu (sudah dalam pusat konservasi). Untuk menyelamatkan spesiesnya, pemerintah merencanakan relokasi Pari ke kawasan konservasi yang lebih aman. Pesut Mahakam (Dolphin Air Tawar Mahakam / Irrawaddy Dolphin di Sungai Mahakam, Orcaella brevirostris) Pesut Mahakam adalah satu-satunya lumba-lumba air tawar di sungai Kalimantan. Statusnya Sangat Terancam Punah / Kritikal. Populasinya diperkirakan sekitar 60β70 ekor di alam liar menurut survei terkini. Ancaman utama termasuk terjerat jaring nelayan (ββ―66% angka kematian), benturan kapal, polusi, dan gangguan habitat. Ajakan π± Mari kita bersama lindungi warisan alam Kalimantan! Dukung organisasi konservasi lokal & internasional Promosikan penggunaan alternatif terhadap produk yang merusak habitat (misalnya sawit berkelanjutan) Edukasikan masyarakat di sekitar habitat satwa Tekankan pentingnya koridor satwa dan perlindungan kawasan inti Sumber Utama IUCN / WWF / Natural History Museum: data Gajah Kalimantan WWF & laporan konservasi: data Orangutan ANTARA News: pernyataan relokasi badak ANTARA & KLH: data Pesut Mahakam Yayasan RASI: survei jangka panjang Pesut
π¨ PEMBANTAIAN GAJAH DI LAHAN KONSESI ππ₯
TOLONG UPππππππππ
Kami, rakyat Sumatera, menuntut dengan tegas kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, CABUT SEGERA izin konsesi yang menjadi sarang pembunuhan berulang!
Kembalikan tanah itu menjadi hutan sejati, bukan kuburan gajah Sumatera! Ini bukan kejadian biasa, ini sudah PULUHAN KALI terjadi, gajah dibantai sadis di areal konsesi, kepala dipenggal, gading dicuri, nyawa gajah harusnya dilindungi negara justru direnggut di bawah izin perusahaan!
Kami patut curiga keras, ada keterlibatan atau setidaknya kelalaian fatal dari pemegang izin yang membiarkan, atau bahkan memfasilitasi, pembantaian satwa dilindungi ini berulang-ulang. Sudah cukup darah tumpah!
Hentikan pembiaran ini sekarang juga, atau rakyat Sumatera akan anggap negara turut menjadi pembunuh gajah kami!β
Seekor gajah ditemukan tewas tanpa kepala di areal konsesi perusahaan di Pelalawan, Riau, setelah saksi mencium bau menyengat dari hutan. Temuan itu dilaporkan dan segera ditindaklanjuti polisi ke lokasi. Tim gabungan lalu melakukan nekropsi di tempat kejadian.
Baca selengkapnya: https://t.co/ihLNKwUB5A
~RK #gajah #tewas #tanpakepala
π¨ GAJAH BORNEO TERANCAM PUNAH π
Selain Badak Kalimantan yang sudah diambang kepunahan tersisa hanya dua ekor sajaπ₯, kini gajah Borneo juga terancam punah dari bumi kita ini di akibatkan oleh ulah manusia yang merusak habitatnya π
Gajah Borneo, subspesies gajah Asia yang berukuran lebih kecil dan hanya ditemukan di Pulau Kalimantan, kini kian terdesak keberadaannya. Satwa endemik ini masuk kategori Endangered atau terancam punah dalam daftar merah IUCN.
Populasinya diperkirakan tidak lebih dari seribu ekor, dengan sebagian besar berada di Sabah, Malaysia, dan sisanya tersebar di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Namun, tekanan terhadap ruang hidup satwa dilindungi ini terus meningkat seiring rencana pembukaan hutan.
Para pemerhati lingkungan menilai, tanpa intervensi serius berupa penguatan kawasan konservasi dan penegakan hukum atas alih fungsi lahan, gajah Borneo di Kalimantan bisa lenyap dalam beberapa dekade mendatang
πππππππππππππππ
π¨POLISI OGAH TANGKAP PEMERKOSAAN GADIS DISABILITAS
Bantu upππππ πππππ
No viral no justice
Kronologi βΌοΈβΌοΈβΌοΈ
Di negara ini harus harus viral dulu ini baru polisinya source:Β berita_kriminal_sumutΒ Peristiwa memilukan menimpa seorang gadis penyandang disabilitas asal Riau. Korban menjadi sasaran bujuk rayu seorang pria bernama Pujinaro Tampubolon, yang dikenalnya melalui media sosial Facebook, hingga akhirnya mengalami kekerasan se...ks. Kejadian bermula pada Selasa, 26 November 2024, sekitar pukul 10.00 WIB, ketika pelaku bertemu korban di daerah Bagan Batu, Riau.
Dengan dalih ingin memperkenalkan korban kepada orang tuanya untuk menikah, pelaku berhasil meyakinkan korban untuk ikut ke Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut). Korban yang percaya pada janji tersebut akhirnya berangkat bersama pelaku menggunakan sepedamotor.
Setibanya di Tebing Tinggi, korban dibawa ke rumah orang yang disebut pelaku Wawak Angkat di Dusun Kerompol, Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai. Di sana ia mengalami nasib nahas itu Jumat, 29 November 2024 sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku membawa korban ke samping kamar mandi sekolah madrasah di Dusun V Emplasemen Rambutan, Desa Paya Bagas. Usai melampiaskan nafsunya, pelaku meninggalkan korban begitu saja.Kondisi korban yang merupakan penyandang disabilitas membuat warga sekitar terkejut saat menemukannya sendirian.
Melalui informasi di Facebook, keluarga korban akhirnya dihubungi dan segera menjemput korban. Keluarga korban kemudian melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Tebing Tinggi pada 1 Desember 2024. Namun hingga berita ini diterbitkan, proses hukum masih terhambat, karena pihak penyidik mengaku sedang melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa (P19). Padahal kasus sudah berjalan 9 bulan.
Brutal deforestation in Indonesia has destroyed the habitats of thousands of wildlife, including the orangutan which is now critically endangered. Their home is being completely stolen, and the future of our closest species depends on immediate action.
We need international support to speak out loud to save them before it's too late! πΏπ¦§
#SaveOrangutan #StopDeforestation #CriticallyEndangeredOrangutan #IndonesianForest #SaveTheRainforest #PalmOilResponsibility #BiodiversityCrisis #IndonesiaWildlife #ActNow #EndangeredSpecies