Apa bedanya dari series WSJ? ya series WSJ itulah justrtu yg DIBACKUP corpo GUEDE kwkwkw.
Mereka g jualan IP sebagai lifeline
Tapi jualan buku.
itu namanya GREY area series krn wsj diuntungkan dgn aktivitas fanmerch.
Btw mangaka minta lu baca bukunya legal aja suka dimaki2
Gw sampe geter jelasin chiikawa itu series type maskot.
Dan kebanyakan maskot series tuh dilindungi minimal maksimal kek chiikawa.
Kenapa? Karena itu kelewat rentan di exploitasi, lu sebagai artis rela jual pin chiikawa 5k tuh karena gambarnya gampang kan?
Kalau nggak salah baca tulisannya tu "unauthorized commercial use is prohibited", jadi penggunaan secara komersial dilarang. Walo agenda fasis is not good, tp poster si Trump ngga melibatkan secara komersial. Tapi menteri luar negerinya udah negor US si soal ini.
@zavgia Yes emang engga langsung berhenti begitu aja. But people must aware about this. Minimal gak dianggap lumrah sama orang awam.
Also, you HAVE TO read this. In case, you missed the explanation about IP.
the amount of likes on this twt and its quoted twt is concerning and who I blame for this?
tentu saja pemerintah karena tidak membahas hak atas kekayaan intelektual di sekolah (cmiiw)
the rules are simple: on each IP, the creator create the rules. (masih lanjut kalo mw baca) ⬇️
Major corpo major corpo. 😭 Elu pada tuh mau jadi major corpo ilegal, tau tau di sopi terjual 1jt+. Mau diduitin atau engga kalo creatornya gak berkenan ya diem. Samain kayak creator yang ga mau gambarnya di qrt atau disebarluaskan tanpa izin di sosmed lain. Udah, stop, ga ribet.
what i dont get is chiikawa is clearly a major franchise now backed by large corporations so how is it any different from making kny, jjk, chainsaw man fanmerch? none of those are legal too why do u excuse those? and its people with cf23 in their names saying this btw
mau kecil atau gede, creator punya hak untuk mengatur gimana dia mau IPnya dipergunakan oleh orang lain.
creator a bisa jadi membolehkan ambil profit dari fanart, sedangkan creator b melarang segala bentuk praktek komersial.
creator c bisa jadi membolehkan IP x untuk ambil-
@zavgia Udah banyak banget yang jelasin di reply kamu, mulai dari emang permintaan creator sendiri dan penjelasan gimana IP bergerak di dunia monitize. If you still questioning maybe try to questioning yourself first. Inti dari omonganku ada di last sentence, that's the final.
it's less abt "copyright" and more about "adult fans shouldn't do x and y, this media isn't for them".
It's blatant when you remember that when children IPs say "please respect our copyright", it always means "please do not make ship and NSFW fanworks" first and foremost
i think the IP discourse can be put to rest if people realise sooner that children's media/child-friendly media are always strict with copyright for one simple reason: to control what adults can do with it, ensuring that things adult fans make can't and won't reach children
Ini logikanya gajalan sih
Kalo emang mau melawan tu ya dengan bikin IP tandingan, larisin IP rivalnya, atau boikot gabeli. Bukan dengan cara colong IPnya.
Rasulullah gapernah mengajarkan untuk melawan kaum kafir Quraisy dengan cara nyolong dagangan mereka btw.
Sekarang gw tanya deh. Gen ask, gak merujuk ke OP yang emang BU.
Emang manfaatin IP orang bukan peranakan dari kapitalis? Jadiin suatu fandom as your greed to monitize something illegally bukan capitalism?
Ini semua karna orang Indo ngeliat apa-apa pake "uang". Selama orang Indonesia gak bisa lihat suatu karya as karya itself, gak bakal abis perdebatan ini. Artist besar gak bakal bisa lindungin karyanya, dan bakal selamanya dianggap kapitalis kalo gak mau dipirate.
Coba aja tuh perdebatannya pasti big corpo big corpo. Apa bedanya sama asal ngambil gambar di tweet terus dimarahin creatornya? Kalo si creator maunya bikin sendir yaudah biarin, mau collab big or small corpo, or even indie. Si creator emang gak mau gambarnya jadi freeopen source