@Hnirankara negara amburadul. PPPK digaji APBD yg notabene efisiensi tingkat dewa, pengurus toko digaji APBN sesuka jidat.
luncurkan aja nuklir klen Iran Rusia Korut. letupin aja lah semua
@vindikasi provinsi absurd.
dmn Kepala Bapeg nya bisa 2x menandatangani Surat Perjanjian Kontrak Kerja PPPK PW (indikasi cuci tangan).
krn si SPK 1, gaji yg dibayarkan tdk sesuai SPK
jd dbuatlah SPK ke 2, supaya nominal di SPK sama dgn yg dibayarkan. hahahah suram x jd WNI