Terima kasih sudah meluangkan waktu anda untuk hadir dan memeriahkan festival. Silakan terima snack dan souvenir ini dari kami, yang dapat Anda bawa pulang. Semoga anda menyukainya. π - @r_eanimated
@verdenavis@ilampystica@diafolie Hup, langsung saja tanpa ba-bi-bu Jiro mengangkat pasiennya malam ini ke atas pundak - seperti membawa karung beras, atau kantung ubi biar pas. Tidak menerima protes.
"Aku akan membawa A-6212-521 pulang. Sekali lagi terima kasih. Nona bisa beristirahat sekarang."
@verdenavis@ilampystica@diafolie "Begitu rupanya. Seharusnya tidak begitu sulit untuk ditangani, tapi sub - temanku tidak bisa menggunakan sembarang pengobatan."
Nanti mereka yang repot menutupi identitas asli sang gadis.
"Omong-omong, Athaya-san, terima kasih sudah cepat tanggap dan menghubungiku. Nahβ" +
@ilampystica@verdenavis@diafolie Ia berjongkok untuk memeriksa.
"A-6212-521, bagaimana bisa. . . aku pikir kau tidak punya riwayat alergi."
Yah, di lain sisi catatan medisnya memang susah lengkap sih.
"Ini. . ." Ia menoleh ke arah nona yang tadi. ". . . bagaimana bisa dia seperti ini? Makanan? Tumbuhan?"
@ilampystica@verdenavis@diafolie Oh. Segera ia memutar ke arah suara si pemanggil.
"Benar, namaku JiroβOHOKS." Batuk hebat ketika sampai, badannya bergetar. Maaf, kadang penyakitnya suka kambuh.
Setelah merasa lebih baik, barulah fokusnya kembali pada topik malam ini. Astaga. . . bisa sampai sebulat itu. +
@ilampystica@verdenavis@diafolie Long story short sudah sampai lah ya, masih sama-sama di Tokyo ini. Kalau melihat figur hampir dua meter, berkacamata, dan terlihat penyakitan berkeliaran di sekitar area festival, itu dia.
". . . . Mana. . ."
@ilampystica@verdenavis@diafolie Narasinya kenapa spesifik sekali yh, tapi alhamdulilah bun. Bohong dikit gapapa lah ya, toh Jiro yang sering mengurus tes kesehatan A-6212-521.
"Terima kasih atas pengertiannya, nona. Mohon tunggu, aku sedang di perjalanan."
Dengan begitu, panggilan dimatikan. ππ¨π¨ +
@verdenavis@ilampystica@diafolie Yah, mungkin sedikit gila, tapi masa mengakui sih.
"Percaya padaku kalau kubilang itu normal untuknya. Panjang untuk kujelaskan, tapi intinya jangan bawa ke rumah sakit. Keadaan akan jauh lebih rumit. Tolong tunggu aku, dokternya, untuk sampai." Plis ini mah.
@verdenavis@ilampystica@diafolie Yang di seberang telepon sudah beranjak keluar dari dalam gedung asrama. Untung saja Galaxy Station buka 24 jam, jalan kaki jauh.
Teleponnya agak dijauhin dikit dari telinga. Loh? Kok dia tiba-tiba disemprot? Apa yang salah? Bingung.
"Tidak, aku tidak gila." +
@ilampystica@diafolie@verdenavis Tas. Tas. Di mana ia meletakkan tas medisnya tadi?
"Tunggu sebentar, aku akan ke sana sekarang. Untuk sementara, pastikan saja subjek - maksudku, temanku tetap terjaga."
@ilampystica@diafolie@verdenavis ". . . ."
Pertanyaan pertama yang muncul di kepalanya setelah selesai memahami keadaan adalah: bagaimana bisa seorang 'anomali' punya alergi?
"Nona," semoga tidak misgendering, "terima kasih sudah berinisiatif, tapi tolong jangan bawa A-6212-521 ke rumah sakit." +