pesan sebelum tidur.
lupakan sejenak masalah hari ini, terus maafkan orang yang menyakitimu hari ini.
satu lagi, jangan lupa berterima kasih ke diri sendiri karena sudah bertahan sampai sejauh ini.
diam-diam ternyata aku mulai
menyukai versiku yang sekarang,
yang kalau di jauhin aku gak lagi nanyain letak salahku dimana, gak diajak ngomong aku bakal diam. punya teman gak nanya kenapa mereka gak ajak aku, gak lagi bersedih kalau satu persatu orang akan lihatin sisi buruknya, gak lagi berharap di balas baik kalau baikin orang.
ternyata hidup sedikit di bodoamatan
itu gapapa banget!
selama gaji dibayar lakukan saja tugasmu, dimana ada manusia disitu pasti ada konflik. jangan resign hanya karna prasaan emosimu. ingat! pengangguran tidak punya kehormatan dimata orang lain.
suka banget sama kalimat ini:
"seburuk apa pun halaman sebelumnya, langkahmu tetap masa depan. tugasmu hanya menjadi baik, bukan sempurna. hanya perlu menjadi lebih baik dari hari kemarin, bukan lebih baik dari orang lain"
kita tu sebenernya bukan males kerja lebih ke males bangun sama males berangkatnya aja, kalo udah ditempat kerja mah ya tetep pengen cepet-cepet pulang
entah siapa yang menuliskanya, tapi masuk akal bagiku:
"dicintai itu adalah batas paling bawah, pastikan kamu dihormati, diutamakan, didukung, dibanggakan, diinginkan, dan dilindungi".
aku suka bgt sama kalimat ini:
“lupakan segera perkataan buruk yang didengar telingamu atau dibaca matamu, hingga tidak sempat menjadi sampah yang menumpuk di ruang hatimu.”
Ternyata skill kehidupan yang harus dikuasai di usia 20-35 itu adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. Please don’t expect too much. Orang bisa berubah. besok suka, besok lagi bisa enggak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan saja.