Sadis ‼️
🔥wajar amburadul ‼️
7 anggota KPU sbg Penyelenggara pemilu berada d luar negri saat ini
💥Seharusnya mereka yg mengawasi pemilu & potensi kecurangan tapi mereka tdk menjalankanya‼️
👉d bawaslu jg tdk ada teks pengaduan kecurangan ‼️
Kmn rakyat bikin aduan❔
Kader Demokrat Dan simpatisan nya selalu menarasi kan ANIES BASWEDAN Penghianat
Lucu nya mereka sekarang Nempel Ke PRABOWO Orang yang Pernah mereka Kasih Julukan JENDERAL KARDUS Karna Menghianati Mereka juga
Pun Hinaan untuk Jokowi berubah jadi Pujian Finally dapet MENTERI 😅
Kalau masih ada yang bilang, cari kerja di negara ini gampang, langsung ludahi saja mukanya. Bahkan selevel presiden dan mantan presiden saja mesti kerja keras untuk mendapatkan kerja buat anak-anaknya.
Mantan Ketua MKMK Jimly Ashiddiqie meminta Anwar Usman tak lagi berupaya jadi Ketua MK untuk menghindari konflik kepentingan dalam gugatan pilpres. https://t.co/Ah6FYOcPRl
“Bagaimana Cawe-Cawe Presiden Jokowi dalam Pandangan Presiden SBY?”
Buku singkat Presiden Ke-6 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono berjudul, ”Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi: The President Can Do No Wrong” ini sangat menarik untuk dibaca. PDF-nya hanya 27 halaman, tetapi isinya dalam, dengan tutur bahasa sederhana dan santun khas Presiden SBY, mudah dicerna. Silakan link berikut untuk membacanya:
https://t.co/hlPZLZM8DD
Kemarin saya mendapatkannya dari beberapa pesan WhatsApp. PDF-nya sudah beredar luas. Karena isinya yang amat penting, dan agar dibaca lebih banyak orang, izin saya share melalui platform socmed ini.
“Cawe-cawe” adalah istilah yang sedang viral. Saya pertama kali menulisnya pada 24 April 2024 di “Bagaimana Jokowi Mendukung Ganjar, Mencadangkan Prabowo, dan Menolak Anies” (Klik: https://t.co/QXi5eh2Tx4). Saat itu frasa cawe-cawe belum viral. Ketika ditanyakan di Sarinah, Presiden Jokowi masih berkilah, mengatakan tidak cawe-cawe. Baru ketika bertemu dengan Forum Pemred, Presiden akhirnya mengakui akan cawe-cawe dalam Pilpres 2024, meskipun dengan tambahan frasa, “demi kepentingan bangsa dan negara”.
Saya memandang, cawe-cawe Presiden Jokowi bukan hanya melanggar etika, tetapi dalam banyak bentuknya melalui Moeldokogate yang membegal Partai Demokrat; penjegalan Anies termasuk dengan upaya pentersangkaan di KPK; menyerang lawan oposisi melalui kasus hukum, ataupun menghalang-halangi kasus hukum kawan koalisi (obstruction of justice); sudah merupakan pelanggaran sehingga memenuhi unsur delik, dan karenanya amat layak dimazulkan (impeachment). Persoalannya, DPR tidak mau (unwilling), bukannya tidak mampu (unable) untuk memulai proses politiknya di parlemen.
Bagaimana pandangan Presiden Ke-6 SBY soal cawe-cawe Presiden Jokowi pada Pilpres 2024? Bacaan saya Beliau sejalan dengan apa yang saya sampaikan, tentu dengan cara penyampaian yang lebih sopan dan tertata, karena penghormatannya kepada Presiden Jokowi.
Lebih jelasnya, silakan klik link PDF di atas untuk membaca utuh buku tersebut.
Keep on fighting for the better Indonesia!
Melbourne, 27 Juni 2023
Denny Indrayana
Semangat dan gagasan perubahan akan terus ada. Terus dipikirkan, terus dirawat, dan terus diperjuangkan
Bareng-bareng bersamai barisan ini. Karena “Kami Terus di Jalan Perubahan” 🙌🏻
Dengan dilantiknya AHY menjadi menteri, maka hanya PKS satu-satunya partai yg berhasil memperoleh suara lebih dari 4% tanpa memiliki menteri di pemerintahan kabinet. Sekaligus menjadikan PKS satu-satunya partai oposisi saat ini.