let me tell you, daerah yang didatangi prabowo ini bukan lokasi yang kena kebakaran parah. lokasi yg didatangi dekat bandara, banyak warga yg speak up kalo yg didatangin itu kebun. bukan area hutan yg berhektar2 terbakar
kalo lu semua beneran perduli sama kondisi kalimantan, instead of bikin tweet menyanjung presiden gini, harusnya lu semua ngepost tentang keadaan riil disana
coba tebak nanti isi pidatonya? “saudara saudara, kondisi karhutla di kalimantan sudah teratasi. tidak separah seperti yang ada di sosial media” meanwhile yg lu datangin kebun orang
n one thing, pls stop ngebuat akun resmi seolah olah akun pribadi yg isinya cuman ngeframing semua masyarakat yg mengkritik itu JAHAT.
saya capek misuh misuh sama tentara tolol
tapi dianya juga gak denger.
jika ada akun twitter yang baca ini dan kerjanya jadi tentara,
tolong dengerin dan bilangin:
institusimu itu bajingan!
kalian sama sekali bukan ksatria!
mengakui salah dan minta maaf
tunjukkan kalian adalah bagian dari warga negara
kalian bukan superior kami
kalian bukan majikan kaum sipil
kalian hanya memiliki seragam
bersenjata
tapi otak kalian beku
hati kalian dijual sukarela
ketakutan pada atasan melebihi ketaatan
pada tuhan
bangsat bedebah bajingan kalian!
Tidak banyak yg tahu fakta ini... Berapa lama Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, menjabat sebagai Menteri Pendidikan (saat itu Menteri Pengadjaran)?
Udah bener Como fokus jd entitas bisnis profesional yg sustain dan profitable. Bukan jadi "panti asuhan" dan hobi melakukan gimmick2 berkedok pembinaan.
Lagian saran kok disuruh komunikasi dgn salah satu pemilik paling dibenci oleh fans sendiri krn merusak struktur klub.
Aneh banget.
Your tattoo isn’t just decorative ink: it’s a permanent trigger that keeps your immune system locked in a lifelong cycle of chronic inflammation.
As soon as the ink is injected into your skin, your body recognizes the pigment particles as foreign invaders. Immune cells called macrophages immediately swarm the area and attempt to swallow them up. But because they can’t actually break down the ink, the macrophages eventually die, releasing the pigment back into the surrounding tissue — only for a new wave of macrophages to arrive and repeat the process.
This endless cycle is what keeps the tattoo permanently visible, while also maintaining a state of ongoing, low-level inflammation in the skin.
Over time, some of these ink particles migrate through the lymphatic system and accumulate in the lymph nodes, placing constant stress on the body’s defense mechanisms. Emerging research suggests this internal ink buildup may interfere with normal immune function, potentially reducing the effectiveness of certain vaccines, including mRNA types. Additionally, many tattoo inks contain heavy metals like nickel and cobalt. Combined with the chronic inflammation, this has been linked to a modestly elevated risk of lymphoma and skin cancer.
While tattoos remain a powerful form of self-expression, they represent a complex, decades-long biological conflict between your immune system and foreign substances embedded in your skin.
[Nielsen, C., Jerkeman, M., & Jöud, A. S. (2024). Tattoos as a risk factor for systemic lymphoma: A population-based case-control study. eClinicalMedicine]
semua anggota komunitas game dan sekitarnya tau steam itu kredibel dan integritasnya tinggi sekali. salah satu yang terbaik di industri entertainment. ngomong gini blunder besar sekali dari pihak terkait komdigi. disaster