btw ini info sebenernya ngeri, cuma karna kita hidup di negara tropis dan ada nyamuk, jadinya nyamuk di islandia ga bikin kita heran.
buat yang belum tau, dulu islandia tuh gada nyamuknya yagesya, karena iklimnya keras, dan gada genangan air hangat yang dibutuhkan nyamuk buat berkembang biak.
tapi sekarang tuh kondisinya berubah.
islandia menghangat empat kali lebih cepat dari rata-rata belahan bumi utara. malah pas mei 2025, sebagian wilayah islandia mencatat 10 derajat celcius di atas rata-rata. itutuh rekor yang belom pernah terjadi sebelumnya.
yang bikin makin mengkhawatirkan, di eropa, kasus penyakit yang dibawa nyamuk makin meningkat tajam. italia mencatat lebih dari 200 kasus dengue lokal. prancis dan spanyol juga laporin kasus serupa.
prancis loh ya, tahun ini mereka mencatat 500 kasus chikungunya. penyakit yang dulu cuma ada di daerah tropis.
ini masi bahas nyamuk ya, kita gatau ada apa lagi yang "bergeser" sebab global warming.
👨🍳Fun Fact makan siang hari ini: Istilah “es teler” ditemukan oleh mahasiswa UI🍚
Kenapa namanya “es teler”? Padahal ngga bikin teler sama sekali? Begini ceritanya.
Tahun 1960-an, seorang pelanggan punya special request ke penjual es di Menteng, Jakarta Pusat. Dia minta esnya hanya terdiri dari kelapa, alpukat, nangka, sirup gula, dan susu. Karena enak, dia nyeletuk, “Wah teler!”
Kelamaan warung es itu berkembang menjadi resto Es Teler Sari Mulia yang berdiri tahun 1970-an.
Yang ada di foto ini adalah menu Es Teler 77. Dengan resep yang menyerupai es teler tadi. Angka 77 bukan tahun berdirinya, melainkan tanggal 7 bulan 7, tahun 1981.
Zaman saya bocil sepertinya mereka hanya menyajikan es teler dan bakso. Kini, menunya jauh lebih lengkap. Bahkan gado-gado pun ada. Seperti yang ada di foto ini.
Apa menu Es Teler 77 favoritmu?
University of Queensland bikin kursus persiapan IELTS yang bisa diakses gratis.
80+ jam materi interaktif, dibuat oleh orang-orang yang sama yang ngajar di salah satu pusat testing IELTS resmi.
Bukan tips YouTube random, tapi kurikulum yang beneran dirancang untuk bantu kamu naik skor.
btw, buat yang tahun ini pulkam dan di kampungnya ada pantai, kalo nemu bola² bundar gini jangan dihancurin ya wkwkwkw
karena itu yang udah dibundar-bundarin sama si kepiting adalah pasir yang udah dia periksa untuk cari makanan. biasanya plankton.
jadi kalo kita dengan sengaja injek dan hancurin, itutuh kemungkinan bikin dia kerja ekstra karna harus periksa lagi semuanya dari awal 😭😭
tau ga, pufferfish jantan bisa bikin pola di dasar laut ini semingguan, besarnya bisa 2 meter, padahal tubuh mereka cuma 10-12cm.
dia kibas siripnya, geser pasir, pindahin cangkang, hias pola biar cantik, supaya pas betina datang, dia dipilih sebagai pasangan.
tapi, betina datang ga langsung mau kawin sama dia. betina seringnya datang sebagai juri wkwkwkw
betina pas datang bakalan periksa pola, simetri, kedalaman alur, dan kualitas pasir di tengah pola.
kalo pufferfish betina gasuka, selesai menilai dia bisa pergi gitu aja atau dirusaknya karya pufferfish jantan.
kalo misalnya ditinggal okela ya, pufferfish jantan bisa tunggu juri lainnya. tapi kalo dirusak, pufferfish jantan bakalan bangun ulang dan nunggu juri berikutnya.
kalo setuju pun, betina bakalan berenang ke tengah pola dan mereka kawin di tengah, terus yauda betina pergi juga, yang rawat dan jaga telur tetap jantan.
tapi kenapa ya pufferfish betina harus perfectionist banget menilai pola yang dibuat pufferfish jantan?
nah ternyata, dari pola itu betina bisa lihat gimana kuatnya jantan yang mereka pilih, telaten, dan punya energi yang besar.
dengan begitu, pufferfish betina bisa tau kalo setelah kawin, jantan bisa jaga telur dengan lebih maksimal.
dalam proses kawin pufferfish ini, kita bisa lihat secara langsung gimana seniman dikritik dingin sama kritikus dan kalo gacocok karyanya dihancurkan wkkwkwkw
bayangin, jantan buat selama 7 hari, betina datang sekitar beberapa detik, lalu pergi kalo gacocok.
oh, satu lagi, di dasar laut itu kan arusnya kencang ya, kok bisa si jantam buat pola gitu ga rusak?
ternyata, jantan pun harus pinter baca arah arus dan membuat pola yang hidrodinamis.
Dan gw mau jawab jujur tanpa nyalahin siapapun.
Kenapa perempuan yang financially independent justru sering nyantol ke cowok yang tidak setara secara finansial atau bahkan tidak terlalu berusaha?
Jawabannya bukan karena mereka bodoh. Bukan karena mereka tidak tau diri. Tapi karena ada kebutuhan yang tidak bisa dibeli dengan uang yang mereka hasilkan sendiri.
Perempuan yang sudah bisa urus dirinya sendiri secara finansial kebutuhan paling dasarnya sudah terpenuhi. Tagihan bisa dibayar sendiri. Makan bisa sendiri. Liburan bisa sendiri.
Jadi yang mereka cari dari hubungan bukan lagi stabilitas finansial.
Yang mereka cari adalah rasa aman secara emosional. Kehadiran. Perhatian. Seseorang yang genuinely hadir buat mereka.
Dan di sinilah ironisnya.
Cowok yang finansialnya kuat dan ambisius sering terlalu sibuk. Terlalu fokus ke karir. Terlalu terdistraksi. Secara tidak sadar memperlakukan hubungan seperti item di to do list yang bisa ditunda.
Sementara cowok yang mungkin tidak setara secara finansial justru punya lebih banyak waktu dan energi emosional untuk hadir. Lebih perhatian. Lebih bisa dengerin. Lebih bisa bikin perempuannya ngerasa dilihat dan didengar.
Dan perempuan yang capek berjuang sendirian seharian pulang ke rumah butuh seseorang yang hadir. Bukan seseorang yang impressive di atas kertas tapi tidak pernah beneran ada.
Tapi ini yang perlu digarisbawahi.
Ada bedanya antara cowok yang memang tipe hadir secara emosional dengan cowok yang keliatan hadir tapi sebenernya sedang mencari kenyamanan dari perempuan yang sudah mapan.
Yang pertama hubungan yang bisa tumbuh bersama.
Yang kedua hubungan yang perlahan menguras si perempuan. Finansial. Emosional. Atau keduanya.
Dan ini realita di Indonesia yang perlu dibicarakan lebih jujur.
Banyak perempuan yang kuat di luar tapi di dalam tetap punya bagian dari dirinya yang ingin diurus. Yang ingin diprioritaskan. Yang ingin ada seseorang yang bilang 'udah gw yang handle, lo istirahat aja.'
Itu bukan kelemahan. Itu manusiawi.
Dan sayangnya kebutuhan itu kadang membuat mereka mengabaikan red flags yang kalau dalam kondisi kepala jernih mereka sendiri yang akan lihat pertama kali.
Independent women bukan tidak butuh siapapun.
Mereka cuma butuh sesuatu yang berbeda. Dan tidak semua orang bisa kasih itu.
Tau ngga? “Unpaid labours” yang dilakukan wanita dirumah tangga, kalo dihentikan sehari aja, bisa bikin dunia berhenti bergerak.
25 Oktober 1975, wanita di Iceland kompak berhenti ngurus rumah, ngurus anak, bahkan wanita pekerja juga berhenti dateng ke kantor.
Seharian itu, sekolah sekolah daycare, sampe pabrik pada tutup gara gara pekerja cewenya pada ga ada.
Nasib rumah tangga gimana tanpa peran ibu dan istri sehari aja?
Suami harus bawa anaknya kerja, di supermarket makanan cepat saji kaya nugget, sosis langsung ludes habis, karena banyak cowok yang gabisa dan gapunya waktu buat masak dengan penuh hati kaya cewe biasanya.
Dinamain “The Women’s Day Off” gerakan ini berhasil nunjukin, kalo tanpa sosok yang katanya “cuma numpang dirumah suami” itu, suami yang awalnya cuma fokus kerja, harus sekaligus ngurus anak dan masak makanannya sendiri.
Saking susahnya, gerakan ini berhasil bikin Iceland lolosin banyak undang undang yang menjamin hak perempuan.
Beneran, dunia ini ga berjalan kalo kontribusi tiap hari wanita melakukan pekerjaan rumah tuh ga dihargain.
3 bulan kerja di pengolahan makanan di jepang, standar higienisnya emang gak kaleng-kaleng. mau ke toilet aja kadang males karena harus lewat proses cleaning (sanitasi) lagi. istirahat 45 menit, 10 menitnya habis buat bebersih 😭
pernah bikin geger satu pabrik. tebukuro (sarung tangan) tiba-tiba robek pas kerja. aku di bagian sortir keripik kentang yang baru keluar dari penggorengan, suhunya panas jadi emang gampang robek.
waktu itu shift malam. sadar robeknya jam 21.00, langsung buru-buru lapor operator.
diinterogasi kira-kira robeknya jam berapa. akhirnya ditarik perkiraan sekitar jam 19.00.
masalahnya robeknya sampai bolong dan potongannya gak ketemu. dikhawatirkan masuk ke dalam kemasan.
akhirnya produksi dihentikan. semua produk dari jam 19.00–21.00 dibongkar buat nyari potongan sarung tangan itu.
ribuan kemasan dibongkar. jangan tanya keadaan mentalku saat itu. rasanya pengen menghilang dari bumi 😭
komat-kamit dzikir minta keajaiban biar ketemu… tapi nihil 😭
untung gak jadi musuh line produksi, tapi emang sejak hari itu langsung di pindah line 😭
kalo nanya kemasan yang dibongkar itu apakah di re-pack? enggak ya, jadi gomi (sampah) biasanya buat makan ternak khususnya babi.
intinya standar food safety di jepang gak kaleng-kaleng 😭
rela rugi banyak demi sebuah kualitas
@jellypastaa Loh itu parasit ya ternyata. Aku kira emang hidup dalam belalang sembah dari awal. Soalnya waktu kecil selalu liat cacing ini keluar dari belalang sembah
Umur 26 itu aneh ya.
Lagi ngebut ngejar mimpi, karier, upgrade hidup, pengen cepet sukses… tapi di sela-sela itu tiba-tiba sadar:
Orang tua kita benar-benar mulai menua.
Bapak mulai bilang matanya nggak sejelas dulu kalau nyetir malam. Mama kalau duduk lama, bangunnya pelan, sambil pegang lutut. Dulu kelihatan biasa aja. Sekarang jadi terasa banget.
Aneh ya. Kita fokus lari ke depan, tapi tiba-tiba sadar orang tua kita nggak lagi di titik yang sama seperti dulu. Mereka nggak selelah kita, tapi tubuh mereka yang mulai pelan.
Breaking News!
Pak Gubernur Pramono sudah memutuskan beberapa hal terkait lapangan padel. Keselamatan dan kepentingan warga adalah hukum tertinggi. Berikut bbrp poin:
1. Perizinan baru di kawasan perumahan tidak akan diberikan.
2. Bagi lapangan padel yang beroperasi dan tak berizin akan ditertibkan. Ditutup dan disegel.
3. Pengaturan jam beroperasi untuk yg di dalam perumahan maksimal pukul 20.00 WIB, agar tdk mengganggu warga
4. Rekomendasi Dispora mutlak diperlukan, untuk standard kelayakan sarana/prasarana olah raga demi keselamatan, keamanan, dan ketertiban
5. Petugas akan lebih intens ke lapangan utk mengecek hal2 terkait kelayakan, perizinan, parkir, dan aspek2 lain.
Terima kasih untuk aspirasi, kritik, dan masukan warga. Anda semua terbaik🙏🏻🔥❤️