🚨 Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara.
- Denda 1 Milyar ganti 190 hari
- Denda 809 Milyar ganti 5 tahun
Hakim juga menolak seluruh nota pembelaan (pledoi) yang diajukan terdakwa.
Astagfirullah. Emang udah ga ada yg namanya keadilan di Indonesia ini 💔💔💔💔
prabowo lagi lagi masuk media asing karena:
- Bank asing pilih cabut daripada ikut agenda Prabowo
- 11,5 triliun rupiah juta ditarik Citigroup, StanChart, HSBC sejak 2024
- OJK diduga lobi bank untuk biayai MBG & Kopdes
- Sebab takut kebijakan Prabowo terlalu dikuasai negara
- Danantara minta pinjaman $10 miliar bank merasa ditekan
- Rupiah melemah makin tidak menarik simpan uang di sini
- Danantara jual obligasi bunga 2% ke konglomerat
- Danantara dikecualikan dari pengawasan pajak & hukum
- danantara tidak pernah rilis laporan keuangan
- analis khawatir jadi sarang uang kotor
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
Saya rangkum penjelasannya:
Negara menunggak hutang ke PLN.
PLN jadi kurang duit buat beli batu bara.
Sumber batu bara kurang -> pemadaman bergilir.
Pemerintah nunggak hutang kenapa??
Uang buat bayar hutang ini dari APBN.
Yang mana APBN paling banyak buat program mega bintang apa sodara sodara????
Enakan nikah dipestain mewah gede gedean sama mertua, pulang ke rumah yang dibeliin mertua pake mobil yang dibeliin mertua juga.
Gausah romantisasi nikah di KUA dengan narasi mendiskreditkan nikah mewah.
Gapapa nikah mewah, gapapa nikah di KUA.
Gapapa tinggal sendiri, gapapa juga tinggal sama mertua.
Yang ga boleh banding bandingin orang lain sama kehidupan kita.
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
demo tuh yah emang harus distruptif, bikin macet, ngeganggu kegiatan sehari-hari, karena tujuan demo ya biar di denger pejabat dan bikin mereka TERGANGGU untuk merubah kebijakan, kalau ada "area khusus demo" ngapain coba? teriak2 dilapangan ga didenger?
Jujur bingung banget
Negara mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Rupiah menguat, pasar merespons positif, koruptor mulai ditangkap, reshuffle disiapkan. Tapi masih ada yang ngotot demo 12 Juni.
Jadi sebenarnya yang dicari solusi atau memang ingin bikin gaduh?
Nah ini contoh twit buzzer ya ges, biasanya harganya 1 twit begini 3000-5000 rupiah.
Kalau ditawarin begini, jangan mau ya. Masa bayarannya kalah sama pertamax 1 liter
Pertamax di Indo: 16.250
UMR di Jakarta: 6 jt
BBM di Jepang: 20.000
UMR di Tokyo: 23 jt
😭😭😭
“Tapi pajak di sana juga gede loh….”
TAPI KAN GAK DIKORUUUPPP🫵🏻🫵🏻