Tenang, walau 1 dollar skrng udah 18.000
Itu artinya rupiah lagi dilemahin, biar ekspor josss, toh beli tempe goreng masih pake rupiah. Ga pake dolar.
Amanlah.
Itu buktinya ibox, resto mewah, event2 fashion tetep rame.
Ini ulah mata2 asing yg buat gaduh.
Jaya jaya jaya
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths https://t.co/8cvnt563TJ
Photo: Getty Images
ngeliat segitu besarnya pembelaan org org sama tarot sampe caci maki agama, ngatain mabok agama, dll now i know why Rasulullah taught us to always ask Allah’s protection from fitnah dajjal 🥲
ini baru tarot padahal…
may Allah guide us always.
💔Borneo Critical Orangutan habitat bulldozed by PT Equator Sumber Rezeki (ESR) who has already cleared nearly 1,500 hectares (3,700 hectares) of rainforest inside this region that’s designated a UNESCO Biosphere Reserve and orangutan habitat
https://t.co/qRhbRylYks
"The scale of the tragedy should mark a turning point in Indonesia’s approach to environmental governance. As long as deforestation remains unaddressed, disasters of this magnitude will recur."
https://t.co/JtZsmtOekM
“Harusnya kami tak lagi berjuang.”
Selama nyaris empat dekade, #MasyarakatAdat berkonflik dengan PT Toba Pulp Lestari. Ini adalah kisah empat perempuan Batak di dua komunitas adat di Sumatra Utara. Hingga kini, mereka masih berjuang, masih berlawan. https://t.co/lsPYUIv51M
The deadly catastrophes in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra should serve as a final warning for President Prabowo Subianto's administration to overhaul its forest and environmental management policies and fully commit to the climate action plan.
Read on ⤵️
Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, mulai terserang penyakit.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Sumatera Barat menjadi wilayah dengan kasus demam tertinggi dibandingkan dua provinsi terdampak bencana lainnya. Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga mencatat adanya berbagai macam penyakit, seperti ISPA hingga diare, yang menyerang anak-anak korban banjir dan tanah longsor di Sumatera.
| Narasi Daily
Ivan, petugas BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, tak mampu menahan tangis saat menceritakan situasi pasca bencana banjir yang menerjang Aceh.
Dengan suara lirih, ia menuturkan ada sekitar 30 jenazah yang terlantar akibat putusnya akses jalan menuju wilayah tersebut.
"Kami sudah 4-5 hari putus akses komunikasi, BBM, semuanya, anak bayi kami, lansia kami, jenazah kami sudah tidak bisa diangkut," katanya menggambarkan situasi di sana.
Para petugas dan warga yang selamat sampai saat ini masih terisolasi dan ia hanya bisa berharap bantuan segera datang sebelum keadaan semakin memburuk.
Hingga Selasa (2/12) malam, BNPB melaporkan lonjakan jumlah korban dalam bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat. Data terbaru, 712 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 507 orang masih hilang.
| Narasi Daily
#SaveTessoNilo
Currently, the Tesso Nilo National Park is in grave danger. Only 150 elephants left and 85% of the park is now illegal palm oil plantation. Rangers also received death threats from local thugs.
Efforts are underway to restore Tesso Nilo to it's proper condition
442 dead and 402 missing.
What happened across Sumatera was never just nature. These are symptoms of systemic wounds, and it demands structural repairs. Nothing less.
My deepest condolences to all families affected.
May recovery come swiftly.
A series of demonstrations have taken place this week in Indonesia, starting Monday, August 25, 2025, and continuing through Thursday, August 28. What's going on? Scroll down ⤵️