Jangan berhenti membicarakan Gaza!
Hiroshima: 15.000 ton bom dijatuhkan di wilayah seluas 900 km²
Gaza: 70.000 ton bom dijatuhkan di wilayah seluas 365 km²
Sudah ada yang kabur naik jet pribadi via Halim minggu subuh yang sebelumnya tengah malam bertransaksi masif ke Bank Digital dan E-Wallet milik kerabat dekat pejabat pengambil keputusan dengan nominal rata-rata utk mengelabui sistem kepatuhan perbankan.
Dana cair ke rekening vendor beberapa saat sebelum kabur. Vendor hantu ini berkantor di kantor kosong daerah Jakarta Barat yang menjadi kedok utk menyembunyikan “Beneficial Owner” yg sebenarnya dibalik layar..
Anggaran yg dimandatkan untuk stunting dan gizi buruk kini sudah bertransformasi menjadi GIZI BAGI OLIGARKI.
Next, akan ada pengalihan isu utk menutupi ini yang sedang ramai 🔥
~ foto lama hanya utk pemanis ☕️
SD Muhammadiyah Temanggung menolak program MBG setelah kembali menerima makanan basi dari SPPG Giyanti pada 23 Februari 2026. “Saya tetap akan menolak. Sudah trauma saya karena ini sudah kejadian yang kedua,” ucap Kepala SD Muhammadiyah Temanggung Triana Widiastuti kepada https://t.co/DgEZMaei1Y, Rabu (25/2/2026).
Baca selengkapnya: https://t.co/JnmfviGtM0
~RK #MBG #trauma #tolak
Oknum polisi Konoha sudah bertindak seperti polisi Israel, sudah mengambil nyawa orang. Apalagi kali ini korbannya masih di bawah umur sungguh sangat tega.
Viralkan terus biar Rakyat Indonesia tauuu semuaaa, kebiadaban Anaknya Pki Raja Tega koruptor di Mana2 bahkan Sampai Dunia-Tau semuaaa, China masuk ke Indonesia biang kerok biang keladi si Anjing' Jokowi ijajah palsu otak pki Salam perubahan ke Grup2 yg ada di Indonesia ☝️
Orang yg dulu lantang bilang "Proyek Kereta Cepat Tidak Pakai APBN" dimohon menampakkan diri.
Terima kasih.
Istana Pastikan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Dibayar Pakai APBN
https://t.co/UbVlMTaSmC
Ratusan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (10/2/2026).
Sebagian siswa mengeluhkan diare sejak Senin malam. Mereka dirawat di RSUD Sidikalang, RSU Serenapitta, Klinik Katolik, dan Puskesmas Huta Rakyat. Sekitar 20 siswa dilaporkan dirujuk ke rumah sakit karena gejala lebih serius.
Menurut keterangan siswa dan guru, makanan yang dibagikan berupa nasi, ayam gulai, pisang, dan sayur selada tercium bau tidak sedap, sehingga tidak semua siswa mengonsumsinya.
Pihak penyedia menyebut makanan telah didistribusikan dalam kondisi steril. Sementara itu, pihak sekolah memilih menolak distribusi menu MBG pada hari berikutnya demi alasan keamanan dan kesehatan siswa.
Peristiwa ini masih menjadi perhatian pihak terkait.
🚨 KEADIALAN SOSIAL HANYALAH OMONG KOSONG
Ya allah aku marah betul nih sama pemerintah anj, biadab, menteri yang sok keras diatas main dewan pun jadi. Udah 80 tahun lebih negara ini merdeka masih ada sekolah negri yang seperti ini😭😭😭
Video ini pertama kali dibagikan oleh akun tikt0k Niam Aris (09/02/2026). Dalam postingannya ia menulis: Nasib Anak anak di Pelosok Negeri Desa Bu Utara Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur; Disaat anak-anak yang lain mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, berbeda dengan anak-anak ini mereka menerima pelajaran sambil duduk melingkar di tanah. Terlihat begitu kejam, tapi itu sudahh nasib anak-anak di pelosok negeri.
Hanya untuk bermimpi saja mereka harus berdarah-darahSekolah ini bukan sekolah bayangan. SMPN 48 Sa Ate Gaikiu adalah satuan pendidikan resmi dengan NPSN 70048862 yang terdaftar di Kemendikdasmen. Namun, status Negeri belum menjamin mereka mendapatkan atap yang kokoh atau bangku yang layak.Informasi terbaru menyatakan sekolah tersebut belum tersentuh renovasi sama sekali.
VIRALKAN : SEORANG IBU IBU LANSIA MARAH MARAH DI BAGIAN PELAYANAN HUKUM DKI DAN BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN KARNA TANAHNYA SUDAH S3KIAN TAHUN DIAMBIL PEMERINTAHAN DKI TAPI TIDAK ADA PENYELESAIAN PEMBAYARAN . SETIAP DATANG DIHAMBAT UNTUK KETEMU BIRO HUKUM DKI.
ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersama‑sama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di peta—Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkil—adalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhari‑hari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampung‑kampung di hilir.
Wahai warga Sumatera, kalau ketemu Gubernur Sunda Empire tolong suruh pulang dan balik untuk kerja yang bener.
Banyak kerusakan lingkungan di Jawa Barat, gak usah sok paling iye dan ngonten di kawasan bencana.