BMKG sudah rilis Peta Simulasi Dampak dan Mitigasi Megathrust wiayah Jawa
Nah, apa yang bisa kita lakukan dan persiapkan?
1. Pahami Lingkungan Sekitar kita
- Cek peta kerawanan bencana di wilayah masing-masing
- Ketahui rute evakuasi menuju tempat tinggi
- Tandai titik kumpul aman terdekat di lingkungan rumah dan tempat kerja
- Ketahui lokasi pengungsian akhir yang sudah ditentukan pemerintah daerah
2. Persiapkan Tas Siaga Bencana (TSB) Isi satu tas ransel dengan kebutuhan dasar untuk 3 hari:
- Air minum dan makanan instan/tahan lama
- Kotak P3K, obat-obatan pribadi, dan sanitasi
- Senter, baterai cadangan, dan peluit untuk alat panggil bantuan
- Powerbank dan pakaian ganti secukupnya
3. Amankan Dokumen dan Aset Penting
- Simpan berkas penting (ijazah, sertifikat, akta, surat berharga) dalam wadah anti air
- Buat salinan digital di penyimpanan awan (cloud)
- Siapkan surat wasiat atau catatan aset keluarga di tempat aman sebagai antisipasi risiko terburuk
4. Diskusi dengan Keluarga terkait Rencana Darurat
- Buat kesepakatan jalur komunikasi jika jaringan seluler terputus
- Tentukan siapa bertugas membawa apa saat situasi darurat
- Simpan nomor-nomor darurat lokal di ponsel (BPBD, ambulan, polisi, pemadam dll)
Kalau ada simulasi mandiri bisa diikuti secara berkala ya manteman.
Bencana tidak bisa kita prediksi kapan datangnya, tapi dampaknya bisa kita tekan dengan persiapan yang matang.
Tetap tenang, rasional, dan terus tingkatkan literasi kebencanaan kita.
Mari saling jaga dan saling ingatkan...
Gw mau lo baca ini pelan pelan.
Pak Purbaya bilang kalau anggaran kurang, pilihannya cuma dua. Geser anggaran pembangunan atau BBM naik. Yang tidak akan digeser adalah anggaran Makan Bergizi Gratis.
Sekarang gw mau kita hitung bareng.
Anak sekolah dapat makan gratis 10 ribu per hari.
Tapi BBM naik harga logistik naik. Harga logistik naik semua harga barang di pasar naik. Bahan makanan naik. Ongkos transport naik. Tagihan listrik naik.
Satu keluarga bisa keluar tambahan ratusan ribu per bulan karena efek domino BBM naik.
Tapi anaknya dapat makan gratis 10 ribu per hari.
Jadi pemerintah dengan bangga kasih 10 ribu ke anak lo di sekolah sementara mereka ambil jauh lebih besar dari meja makan keluarga lo di rumah.
Dan ini dikemas sebagai kebijakan pro rakyat.
Yang lebih bikin gw geleng geleng ini bukan kebodohan. Ini kalkulasi.
Karena makan gratis itu kelihatan. Bisa difoto. Bisa dijadiin konten. Bisa dijadiin legacy program.
Tapi dampak BBM naik itu tersebar. Gak kelihatan langsung. Gak ada yang foto ibu rumah tangga yang diem diem ngurangin lauk karena harga naik.
Mereka tau persis mana yang akan diingat publik.
Dan mana yang akan ditelan diam diam.
To All Those Who Asked Why IRGC Did Not Protect Ayatollah Khamenei.
This the official response from his office.
On the killing of Ayatollah Khamenei, his Representative said.
“Ayatollah Khamenei was in his office and several times the security asked him to move from his office to another city, and he refused. He said if you could move 90 million Iranians to another city, I will move after that. They asked him, we will provide you with a basement to be safe for you but he said if you could provide and build a basement for all Iranians... He remained in his office, in his house, and in the morning, the aircraft of the Zionist regime and America attacked his office. He, his wife, his daughter-in-law and some of his nephew pass away..."
BREAKING:
The US just bombed a hospital in Iran.
The Gandhi Hospital in Tehran.
Nurses are risking their lives carrying newborns to safety while bombs fall around them.
This is a war crime.
A crime against humanity.
And yet, not a peep from the “international community.”
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!
ISRAEL IS A TERRORIST STATE!