Cuma jakarta dan bali yg tidak kena blekot bergilir, krn citra pemrentah ada di situ. Nah kalian, modar saja. Biar pemrentah asu yg atur² gimana baiknya.
@Arani1610377@LembagaKERIS Ya ini maksudku, alih² seneng dengan tambahan unit, mentalitas "dateng dulu, pikir belakangan" gini kudu mulai dihilangakan.
Agak aneh dengan orang yang pada "menyambut" barang dari Kemhan dengan sistem gado² gini.
Kenaikan anggaran pertahanan sudah menjadi keharusan mengingat modernisasi TNI sudah mendesak, serta kondisi geopolitik semakin memanas. Tapi sulit rasanya rakyat utk mempercayai Rp 667 triliun kepada Kemhan di tengah kondisi ekonomi yg semakin sulit, serta track record bidang...
@frontyardmt Series ace combat yang bikin rasa nasionalis gue 📈 terhadap negara yang bahkan gaada. Bener² semua angkatan gerak, bukan cuma jadi beban/pajangan. Apalagi waktu liberation of Gracemeria.
i'm a proud Republic of Emmerian Air Force Pilot 🫡. Walaupun storynya agak kureng wkwkwkw.
Rp. 18.000 itu alarm terakhir, setelah nanti masuk Rp. 18.100+, gaada kata "putar balik".
Kecuali pemerintah melaksanakan kebijakan radikal, yaitu "waras" dalam kebijakan anggaran. Tapi sejauh ini, belum ada tanda² kewarasanan.
God help us all.
Cherry on top.
Hari ini habis dari kantor pajak, pegawe sono pada bilang kalau duit pajak udah habis.
"Makanya restitusi pajak cuma bisa diclaim akhir tahun mas, itupun kalau ada duitnya."
Pulang dari pajak, langsung ngebriefing istri buat hold pengeluaran ga penting.
Dugaan Kasus korupsi yany menyeret Norman Joesoef
1. Kasus Pembelian 12 Pesawat Mirage 2000-5 Bekas dari Qatar
*
Nilai total kontrak: USD 734,5 juta (sekitar Rp 12 triliun saat itu)
* Dugaan peran Norman: Melalui Republikorp/Excalibur Army (Ceko) sebagai intermediary/middleman antara Kemhan RI dan Qatar.
* Estimasi kerugian: Tuduhan utama adalah potensi mark-up harga dan fee intermediary yang tidak transparan. Ada kabar down payment 5% dari nilai transaksi ke Qatar, tapi tidak ada bukti publik berapa fee yang masuk ke pihak perantara.
2. Kasus IFAR 22 Bullpup (Produksi Senjata Tanpa Izin)
* Dugaan: Kanibalisasi komponen dari 7 pucuk SS2 V4 milik Pindad untuk membuat prototipe IFAR 22.
* Estimasi kerugian: Tidak ada angka kerugian negara yang disebutkan. Ini lebih ke dugaan pelanggaran prosedur produksi senjata (tanpa izin Menteri Pertahanan) dan kanibalisasi aset BUMN.
Source: Center of Energy and Resources Indonesia (CERI)
Salah satu kasus yang sulit di ungkap adalah di kementerian pertahanan karna tidak transparan dan tempat paling aman untuk ******* jadi yang di atas berdasarkan sumber dari CERI.
Sebenarnya banyak yang lainnya, tapi ngeri ngeri sedap nih barang kalo semua di buka 😭
Claiming that these weapon systems are concrete evidence of Prabowo's diplomatic achievements over the past 1.5 years is simply inaccurate. The procurement of most of these platforms was initiated long before he assumed the presidency
Rafale dibeli di 2022, F-16 di 1980an + 2013an, Apache 2013an, Sukhoi 2000 awal, dst
Garibaldi belum nyampe,tanpa persenjataan dan harus undergo major modernization dulu...
Ada orang bijak pernah bilang:
"Mending demo menuntut transportasi publik yang layak seperti di Jakarta, ke pemda masing². Ketimbang kerja sampe kena ISPA di Jakarta."
1. The road to hell is paved with the Prabowo admin’s intentions. The price of:
(a) palm oil fresh fruit bunches has dropped by~50% — at a level below production cost — thanks the requirement to sell through PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI);