Pieter Huistra akan kembali menahkodai langsung tim PSS Sleman sebagai 𝗽𝗲𝗹𝗮𝘁𝗶𝗵 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗹𝗮 untuk mengarungi Super League 2026/2027.
Bawa PSS terbang lebih tinggi lagi, 𝒄𝒐𝒂𝒄𝒉!
#PSS#COSE
Ada alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan tribun. Karena sebagian hidup mereka tertinggal di sana.
“Sleman, kota kecil kebanggaan”
Bagi banyak orang, itu bukan cuma lirik chant, tapi tentang rumah yang selalu berhasil membuat rindu.
Tentang kota kecil yang membesarkan begitu banyak kenangan. Tentang perjalanan menuju stadion yang rasanya tidak pernah membosankan. Tentang ribuan suara yang selalu terdengar lebih tulus ketika dinyanyikan bersama-sama.
“Di sudut kaki Merapi, kutanam harapan”
Dan benar, di bawah kaki Merapi ini banyak harapan tumbuh bersama PSS.
Harapan dari mereka yang sejak kecil hidup bersama suara tribun. Harapan dari orang-orang yang tetap datang walau timnya jatuh berkali-kali. Karena bagi mereka, mendukung PSS bukan soal hasil akhir.
Tapi soal menjaga rasa memiliki yang sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan.
“Kutuliskan tawa, tangis, dan kenangan”
Sebab di tribun ini, banyak hidup pernah singgah.
Ada tawa setelah kemenangan yang tak terlupakan. Ada tangis saat keadaan tidak berjalan sesuai harapan. Ada kenangan tentang orang-orang yang dulu berdiri dan bernyanyi bersama, lalu hari ini hanya bisa dikenang.
Dan mungkin itu alasan kenapa chant ini selalu terasa begitu emosional, karena setiap baitnya seperti menyimpan potongan hidup banyak orang.
“Di gang dan di ujung jalan, kita rayakan”
Karena PSS tidak hidup cuma di stadion.
Ia hidup di jalanan kota ini. Di gang-gang kecil yang penuh cerita. Di obrolan larut malam selepas pertandingan. Di setiap orang yang diam-diam menjadikan Sleman sebagai bagian dari hidupnya.
Dan mungkin itu alasan kenapa banyak orang tidak pernah benar-benar bisa meninggalkan Sleman, karena sebagian hatinya sudah tinggal di tribun itu.
#PSS #BCSxPSS
dulu kita terlalu jumawa sampai lupa pilar-pilar itu akhirnya melemah, kita turun untuk menguatkan pilar-pilar itu dan bersinergi seperti para pendahulu, dan terbukti kita kembali. musim yg akan datang semoga kita lebih baik dalam menjalani dan mensyukuri nya. ojo sombong🫂
Bertahun menjalani, berkali kali jatuh bangun, di setiap goresan cerita dalam tiap tahunnya menjadi kekuatan untuk melangkah di masa-masa yg akan datang. Setengah abad, dan akan terus berlanjut, dengan jiwa yg selalu baru dan dengan cinta yg selalu sama✊🏻
#50thPSS#OraMuntir
Lahir di kaki Gunung Merapi, lalu tumbuh dan dirawat dengan baik oleh para orang hebat pendahulu kami.
Melalui beragam dinamika yang mendewasakan, hingga tiba di hari ini, hari jadi 𝗣𝗦𝗦 𝗸𝗲-50 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻.
Mari kita lanjutkan dari usia emas ini, bersatu merajut kembali warisan hebat ini untuk terbang lebih tinggi, jaya dan digdaya.
Kebanggaan tetaplah kebanggaan, sampai selamanya, tak terhingga. 𝑺𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝑲𝒂𝒖 𝑩𝒊𝒔𝒂.
Golden 𝗟𝗲𝗴𝗮𝗰𝘆. Endless 𝗦𝘁𝗼𝗿𝘆.
Fifty for 𝗜𝗻𝗳𝗶𝗻𝗶𝘁𝘆.
#50thPSS
50 tahun bukan waktu yang sebentar. Ada tangis, tawa, jatuh dan bangkit bersama. Kamu tetap rumah kami, PSS Sleman.
Selamat ulang tahun ke-50, Laskar Sembada💚🤍🖤
#50thPSS
𝐑𝐎𝐀𝐃 𝐓𝐎 #50thPSS ✊🏻
Mari kita rayakan bersama! Simak grafis, ada pergeseran titik kumpul karena satu dan lain hal. Mari jaga kondusifitas, lalu lintas dan seluruh jalur yang dilalui. Tegur sapa dengan ramah kanan-kiri. Rayakan dengan penuh doa bahagia.
#OraMuntir
Dengan sangat rendah hati mari turunkan ego sejenak untuk tidak konvoi. Knalpot standar mawon ndan, brongnya besok lagi kalau Juara. Jangan lupa juga "SAMPAH RA NDUWE SIKIL" dan jaga barang bawaan pribadi✊🏻 #50thPSS