Selamat pagi 🎉
Lapor Pak! @nadiemmakarim beserta jajaran di @Kemdikbud_RI @Itjen_Kemdikbud @BKNgoid
Hak SK CPNS Dosen 2023 sampai saat ini belum dikeluarkan, bahkan tidak ada kejelasan jika memang ada penundaan.
Mereka masih menunggu, sebab mereka butuh pekerjaan dan keluarganya butuh makan.
Siapa yang ngajarin ngomongin gaji dan uang itu tabu?
1) Kandidat nanyain gaji, HRD udah jadi orang dengan God-complex.
2) Guru honorer nanyain kenapa 1 jamnya cuma 11 ribu, dibilang pengabdian.
3) Guru, dosen, dokter, sama nakes tiap kali ngeluh soal upah layak dibilang gak bersyukur.
There must be an international award for Indonesian government for the complexity they created to hire an academic.
They have to pass SAT-type exam, TOEFL/IELTS, and other exams before being admitted. You have to pass all the requirements, even though you obtained your PhDs at English-speaking institution. Not to mention, you have to convert your degree to Indonesian-equivalent beforehand. At this point, the salary is still well below the minimum wage.
Then this academic needs to wait for a year to get an official register number. The salary might increase a little. This academic also needs to pursue an official Academic Certificate to 'double' her salary. The average time to receive this certificate is five years 😂.
Instead of letting the younger academics to focus on doing research, the government admittedly put the incentives for these academics to focus on making money outside academia to meet ends meets. But to make things worse, the same government also put a minimum number of total publications and total citations as key metrics for promotion.
As a person considering going back to Indonesia as an option, all these regulations are confusing me. Who are these people creating these regulations? Why don't the government just let university govern themselves? Less regulations, the better (for both).
Maybe completely quit academia is a better strategy?
Mumpung masih rame berita #JanganJadiDosen yang di-share Mas @ardisatriawan , saya mau share tips tipis-tipis aja, siapa tahu jadi solusi masalah keuangan teman-teman akademisi di Indonesia. Boleh RT atau share kalau bermanfaat.
@TokopediaCare halo min, tgl 6 kemarin, sya checkout barang. Sya melakukan pembayaran dgn kartu debit bri. Setelah memasukan otp, loading, lalu gagal. Masuk ke item menu 'menunggu pembayaran'. Karena lama, sy klik 'batalkan pesanan'. Tpi saldo sudah terpotong. Bgmn solusinya ya?
Kalo mau punya anak laki² yg sholeh, jgn dibiarin dan dianggep wajar kalo dia dr kecil leha² ga bantu beberes rumah. Laki² bertanggungjawab itu yg ga pemales, ga ngandelin sodara cewe or ibunya buat beberes rumah
Cari nafkah doang cewe jaman skrg mah udh pada pinter.
Jangan mau guys, kalau semua tempat makan pada tutup, mana cobaan kita? Puasa macam apa yg lempeng2 aja?
Beri kita cobaan krn kita ingin pahalaaaaaaaa!
Mohon pencerahan, kenapa pejabat &orang penting boleh karantina di rumah sendiri ??Kenapa masyarakat tidak boleh karantina di rumah sendiri ??Kenapa yg boleh berhemat atau jadi pelit cuma pejabat /vip??Kenapa masyarakat tidak boleh berhemat/ pelit ??kenapa cara karantina berbeda