Percakapan 🇮🇩 🇰🇷
🇰🇷: "UMR mu rendah sekali”
🇮🇩: “Ya gak pa pa… nilai manusia tidak dihitung dari gaji. Kalau dihitung dari tawa dan persahabatan, kami termasuk negara maju.” 😄
🇰🇷: “Kamu tidak marah saya mengejek negaramu?”
🇮🇩: “Marah itu mahal. UMR kami rendah, jadi kami pilih ketawa dan berteman.” 😂
🇰🇷: “Miskin begitu, kenapa kamu tetap bela negaramu?”
🇮🇩: “Karena kami ahli mengubah ejekan jadi lelucon… dan lelucon jadi perdamaian.”
🇰🇷: “Kenapa kalian marah soal meme monyet? Itu cuma bercanda.”
🇮🇩: “Oh kami tidak marah. Kami cuma heran… monyet saja tahu hidup di hutan itu rukun. Masa manusia kalah sama monyet?” 😄
🇰🇷: “Itu cuma gambar monyet di internet.”
🇮🇩: “Iya. Dan internet juga mengajarkan satu hal: yang paling cepat berevolusi bukan monyet… tapi rasa hormat.” 😂
🇰🇷: “Kamu tersinggung dipanggil monyet?”
🇮🇩: “Tidak. Kami cuma berharap semua orang naik level, dari saling melempar meme… ke saling melempar senyum.”
🇰🇷: “Kenapa di negaramu sering mati listrik?”
🇮🇩: “Supaya kami ingat… bintang masih gratis ditonton. Dan kadang gelap itu cuma cara alam menyuruh manusia istirahat dari perang komentar.” 😄
🇰🇷: “Mati listrik pasti merepotkan, ya?”
🇮🇩: “Iya. Tapi, saat lampu padam, tetangga malah saling ngobrol. Jadi… listrik padam, persahabatan menyala.” 😂
🇰🇷: “Kalau mati listrik kamu tidak kesal?”
🇮🇩: “Sedikit. Tapi itu latihan bagus. Kalau bisa sabar menghadapi gelap, apalagi cuma menghadapi komentar rasis kalian.”
🇰🇷: “Kenapa kamu santai dibilang jelek?”
🇮🇩: “Karena kalau kecantikan ditentukan wajah, cermin sudah jadi raja dunia. Untung yang memimpin masih manusia.” 😂
🇰🇷: “Tapi kamu tidak ingin lebih cantik?”
🇮🇩: “Ingin dong. Makanya kami operasi yang paling susah: memperbaiki hati. Dokternya pengalaman, biayanya cuma saling menghargai.” 😂
🇰🇷: “Kamu tidak mau oplas biar cantik?”
🇮🇩: “Kami mau oplas… tapi yang dioperasi dulu timeline internet. Biar yang keluar bukan hinaan, tapi humor dan damai.” 😄
🇰🇷: “Serius, kamu tidak takut dibilang jelek?”
🇮🇩: “Tidak. Takut itu kalau hati jelek. Wajah jelek masih bisa ditutup kamera… hati jelek bocor ke mana-mana.” 🤣
🇮🇩: “Dan kalau suatu hari dunia sibuk menilai wajah satu sama lain, semoga masih ada yang ingat, bahwa yang paling indah dari manusia bukan apa yang terlihat… tapi bagaimana ia membuat orang lain merasa dihargai.”
Recent Best New Artist winners at the MelOn Music Awards each year:
2025: ALLDAY PROJECT, Hearts2Hearts
2024: ILLIT, TWS
2023: RIIZE, ZEROBASEONE
2022: IVE, NewJeans
2021: aespa, Lee Mujin
2020: CRAVITY, Weeekly
2019: TXT, ITZY
2018: The Boyz, i-dle
2017: Wanna One
2016: BLACKPINK
2015: iKon, GFRIEND
2014: WINNER
2013: BTS, Lim Kim
Semoga bisa tiba satu waktu dimana menjadi seorang WNI adalah suatu hal yang bisa diterima dan (bonusnya) dibanggakan. Sehat-sehat negeriku dan para penghuni baiknya yang sedang berperang melawan para entitas jahat minim nurani #TolakDwifungsiTNI
Saya hanya ingin agar Rakyat Indonesia kelak dipimpin oleh pemerintah yang baik, menyadari keberadaan Tuhan, dan harmonis dengan rakyatnya demi kebaikan secara bersama. Udah itu aja. Adios. #IndonesiaGelap
Sekedar opini dari rakyat biasa (banget).
Awan gelap Indonesia kayaknya bakal eksis disini agak lama. Di luar segala kekacauan yang terjadi di negeri tercinta Indonesia kini, saya akan selalu bangga menjadi seorang WNI karena ini adalah tempat saya muncul di dunia.
Ini adalah rumah bagi saya, keluarga, kerabat, dan segala diantaranya. Lalu melihatnya mulai hancur secara perlahan membuat saya terpukul dibalut dengan rasa sedih dan kecewa.
Alhamdulillah, sejarah baru untuk sepak bola Indonesia. Satu tempat di 16 besar Piala Asia 2023 bisa diamankan Timnas Indonesia 🇮🇩
Perjuangan luar biasa dari pemain, pelatih, dan ofisial untuk bisa membawa Indonesia ke babak 16 besar. Serta doa seluruh masyarakat Indonesia yang tak pernah berhenti untuk Timnas.
Perjuangan belum selesai, kita berikan yang terbaik untuk membawa #GarudaMendunia!
#AsianCup2023 #KitaGaruda #GarudaDiPialaAsia