4 saham om PP yang saya call awal Juli lalu rata2 kenaikannya sudah sekitar 30 - 40% kecuali $BREN.
Nah ini ada 1 lagi saham pak PP yang agak lagging di belakang. Sepertinya menarik utk di pantau.
$TPIA
[GRAND LAUNCHING - WEBSITE BANDARMETRICS AKHIRNYA DILUNCURKAN]
THE WAIT IS OVER ⏳
Kini kamu bisa merasakan pengalaman menganalisa market dengan platform Bandarmetrics yang lebih modern, lebih lengkap, dan lebih praktis :
📊 Analisa berbasis indikator Bandarmetrics.
🤖 AI Analysis yang membantu membaca kondisi market.
🔎 Screener yang memudahkanmu dalam menemukan berbagai kategori saham dalam 1 click
📚 Education yang komprehensif dalam memudahkan belajar & mengatur risk kamu
⚡ Semua dalam satu platform untuk mendukung keputusan trading yang lebih terarah.
Jadilah bagian dari perjalanan awal https://t.co/C15jaTj05o dan temukan convictionmu!”
🌐 Website sudah resmi dibuka. Sekarang giliran kamu membuktikan sendiri bagaimana Bandarmetrics membantu membaca market dengan lebih percaya diri.
Market tidak menunggu siapa pun. Jangan sampai kamu hanya menjadi penonton ketika peluang sudah datang.
#bandarmetrics
🚨 JANGAN SAMPAI KETINGGALAN! FREE TRIAL BANDARMETRICS RESMI DIBUKA 🚨
Ini kesempatan terbaik untuk merasakan langsung pengalaman menggunakan website Bandarmetrics.
📅 Periode Claim: 4–10Agustus 2026
🎁 Durasi Trial: 7 Hari (setelah verifikasi)
Cara Claim:
✅ Follow X @bandarmetrics
✅ Share/Repost postingan launching ke Media Sosial kalian.
✅ koment pada postingan dengan menyertakan hashtag #FREETRIALBM dan tag 2 temanmu
✅ Registrasi akun di https://t.co/C15jaTj05o (khusus user baru)
✅ Upload bukti follow & share saat registrasi ke website Bandarmetrics
✅ Join Grup Telegram BM community setelah terverifikasi mendapatkan Free trial
https://t.co/yF2v7oxCgd
Syarat & Ketentuan:
• Khusus pengguna baru/ Pengguna Paket Basic (belum pernah berlangganan Pro Package).
• 1 orang hanya boleh memiliki 1 akun (akun ganda didiskualifikasi).
• Akun tidak dalam kondisi lock / Private saat melakukan claim.
• Verifikasi maksimal 1×24 jam.
• Free Trial tidak dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan.
• Free Trial akan berakhir otomatis (tanpa auto-renewal).
⏳ Periode terbatas! Jangan sampai kelewatan kesempatan ini. 🚀
[GRAND LAUNCHING - WEBSITE BANDARMETRICS AKHIRNYA DILUNCURKAN]
THE WAIT IS OVER ⏳
Kini kamu bisa merasakan pengalaman menganalisa market dengan platform Bandarmetrics yang lebih modern, lebih lengkap, dan lebih praktis :
📊 Analisa berbasis indikator Bandarmetrics.
🤖 AI Analysis yang membantu membaca kondisi market.
🔎 Screener yang memudahkanmu dalam menemukan berbagai kategori saham dalam 1 click
📚 Education yang komprehensif dalam memudahkan belajar & mengatur risk kamu
⚡ Semua dalam satu platform untuk mendukung keputusan trading yang lebih terarah.
Jadilah bagian dari perjalanan awal https://t.co/C15jaTj05o dan temukan convictionmu!”
🌐 Website sudah resmi dibuka. Sekarang giliran kamu membuktikan sendiri bagaimana Bandarmetrics membantu membaca market dengan lebih percaya diri.
Market tidak menunggu siapa pun. Jangan sampai kamu hanya menjadi penonton ketika peluang sudah datang.
#bandarmetrics
Ini 5 saham di IHSG yang sedang di akumulasi tanggal 20 - 24 Juli 2026 :
Akumulasi yg saya maksud disini berarti terdapat pembelian yang dilakukan secara bertahap dan konsisten, terlihat dari net buy broker serta harga yang relatif mampu bertahan dari tekanan jual.
Ketinggian bang kalo Target 100 juta perbulan dari dividen $BMRI
Coba kalo :
Target nya UMP Jakarta 2026 aja deh yaitu Rp5.729.876/bulan
Hitung2an gini:
- Target "gaji" dari dividen: Rp5,73 juta/bulan
- Yield dividen: 10%/tahun
- per tahun berarti dapat 68 jutaan
- jadi total Dana yang dibutuhkan: ±Rp688 juta
- Jika beli di $BMRI harga saat Rp4.130/lot
- berarti harus punya 1665 lot
Saat ini baru punya 445 lot
Berarti masih kurang 1.220 lot lagi
Tetap aja masih jauh 😭😭
Beberapa saham mild (low risk) dengan net buy asing dan akumulasi (broksum)
Beberapa juga ketat dan superketat #originalcia
Disclaimer I invest and trade saham saham ini
I have positions
Bukan rekomendasi hanya bahan diskusi
Selamat pagi teman2,
Semangat dan sehat terus ya
Berikut saya lampirkan screener untuk cek fundamental keuangan yang biasa saya pakai
Dimana screener ini merepresentasikan emiten yang :
1. Likuiditas nya kuat
2. Struktur modalnya sehat
3. Solvabilitas nya bagus
4. Profitabilitas nya tumbuh
5. Dividen nya rutin
6. Valuasi nya wajar
Kalo bener submit nya
Maka akan muncul 22 emiten
Dari screener ini saya ketemu PWON dan ESSA
Siapatau pake screener ini,
Kalian juga bisa ketemu emiten yang kalian incar,
Monggo aja silahkan di tes
Semoga bermanfaat
$XAU EMAS
Update
Emas sudah turun $1303 /OZ (minus 24%) sejak trading plan awal 2 Maret lalu.
Target penurunan masih sama < $4000
NAMUN, ada potensi rebound di timeframe kecil.
Chart: Harian
Perbandingan saham-saham yang segera IPO
Tiga dari sektor kesehatan $PRDL $EMMI $JECX. Satu dari konsumer $JELI
Kesimpulan Singkat:
Paling menarik secara valuasi: PRDL (murah, tapi market cap kecil & dana sebagian besar buat bayar utang)
Paling besar & mapan: JECX (tapi valuasi perlu dicek lagi, belum ada data)
Paling mahal secara valuasi: JELI (premium, revenue stagnan, tapi brand mapan)
Seimbang: EMMI (valuasi sedang, growth ok, dana banyak untuk modal kerja)
Yang ada penjamin Sucor: PRDL & JELI. Daftar IPO yang pernah ditangani MORA RATU HILL RAAM NSSS AWAN SUPA. Ini buat yang suka mencari penjamin tertentu
Dikompilasi dari berbagai sumber
Bukan saran beli. Sekedar informasi doang
BEDAH LAPORAN KEUANGAN $JECX
‼️ PAHAMI ini dulu sebelum luncurin uang kamu!
Jangan langsung ketipu sama tampilan luarnya yang keliatan 'zonk', karena setelah dibedah, rumah sakit mata JEC ini ternyata punya rahasia keuangan yang bikin kaget.
Pertama kenalan dulu sama perusahaannya
PT Nitrasanata Dharma Tbk adalah perusahaan yang mengelola jaringan rumah sakit dan klinik spesialis mata ternama di Indonesia, yaitu JEC (Jakarta Eye Center).
Perusahaan ini mau melakukan IPO (melantai di bursa saham) dengan menawarkan harga saham di kisaran Rp1.200 sampai Rp1.400 per lembar.
Gimana sih rapor keuangannya? Yuk kita bedah 👇🏻
Besok Piala Dunia 2026 dimulai, jangan sampe kalian ga bisa nonton gara-gara bingung nyari linknya.
Ini tempat live streaming resmi buat nonton pertandingan:
1. TVRI (Gratis / Free-to-Air)
2. Fola Play (Aplikasi & Web)
Link: https://t.co/jhLFEQspSm
3. MAXStream TV
Link: https://t.co/ENgTmSNJjh
4. FIFA+
Link: https://t.co/iUz63n2nAj
Jangan lupa di-save 🔖
Tidak banyak yg tahu fakta ini... Berapa lama Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, menjabat sebagai Menteri Pendidikan (saat itu Menteri Pengadjaran)?
Sering denger saham bank itu bagus buat jangka panjang, tapi tau ga cara ngitung harga wajarnya?
Harga sekarang itu beneran lagi diskon murah atau aslinya masih kemahalan? 🧐
Di thread ini, kita bakal bedah pake metode hitungan matematika yang biasa dipake analis profesional, tapi pake bahasa yang super awam. Yuk belajar bareng! (Bukan ajakan beli/jual ya, pure edukasi)👇
Nggak butuh bimbel CPNS yang mahal buat lolos SKD.
Claude bisa jadi tutor kamu gratis 24 jam.
Ini 9 prompt yang bakal bantu kalian belajar CPNS.
Jangan lupa di-save 🧵
Membedah tulisan Ferry Irwandy yang diduga hasil AI dengan AI juga:
> Pembaca awam mungkin melihat ini sebagai tulisan riset serius, tapi pembaca yang sering membaca output AI / akademik sintetis akan merasa polanya cukup “AI banget”.
1. Kalimatnya terlalu “rapi akademik”
Contoh pola yang sering muncul:
> “Riset ini berfokus pada satu pertanyaan strategis…”
> “Bottleneck bukan teknologi melainkan…”
> “Argumen utama adalah…”
> “Pendekatan multi-framework ini dipilih karena…”
Kalimat seperti ini valid, tapi terdengar seperti template laporan riset.
Di dokumen subsidi, abstraknya langsung membuka dengan struktur yang sangat formal dan padat: pertanyaan strategis, tiga temuan utama, angka besar, lalu kesimpulan fiskal.
Ini kuat secara isi, tapi sangat khas gaya AI-riset.
2. Terlalu banyak angka presisi tanpa “napas manusia”
Misalnya di dokumen makro:
> Rp17.645, 5,99%, US$146,2 miliar, 22,25%, Rp49,28 triliun, 21,81%, 1,26 poin persentase, 4,44–4,89%.
Angka-angkanya memberi kesan serius, tapi kalau bertubi-tubi tanpa jeda interpretatif, pembaca bisa merasa seperti membaca output model yang sedang “menumpuk kredibilitas”.
3. Diksi Inggris campur Indonesia terlalu sering
Contoh:
> targeted optimal, closed-loop, fiscal space, multiplier, cash transfer, inclusion error, exclusion error, leakage, outcome metrics, smart interventions, forced selling, pass-through inflation.
Ini memang umum di tulisan ekonomi. Tapi kalau terlalu rapat, rasanya seperti terjemahan langsung dari prompt riset bahasa Inggris. Di dokumen MBG, istilah seperti targeting reform, outcome concentration, marginal benefit, local procurement multiplier, digital delivery, monitoring, ROI, payback period muncul beruntun dalam halaman yang sama.
4. Strukturnya terlalu sempurna
Hampir semua bagian punya pola:
klaim besar → data angka → formula → tabel/grafik → kesimpulan kebijakan.
> Ini bagus untuk laporan teknokratik. Tapi untuk tulisan yang ingin terasa manusia, terlalu mulus.
> Manusia biasanya punya sedikit variasi: ada kalimat ragu, ada transisi yang lebih natural, ada penekanan subjektif yang tetap akademik.
> Misalnya bagian subsidi langsung mengarah ke: diagnosis, inclusion error, distributional characteristic, exclusion error, deadweight loss, multiplier, lalu infrastruktur data. Secara kerangka sangat solid, tapi ritmenya sangat “mesin laporan”.
Menurutku yang paling AI adalah dokumen:
1. Cost Effectiveness Analysis MBG
> Banyak huruf kapital di awal kata yang tidak natural dalam bahasa Indonesia.
> Banyak klaim besar seperti ROI 69,6x, payback 26 hari, savings Rp132 triliun, tanpa cukup narasi kehati-hatian.
> Formulanya terasa “meyakinkan banget”, tapi belum cukup dibumikan secara metodologis.
Contoh yang terasa AI:
“Payback Period 26 Hari Membuat Investasi Ini Hampir Tidak Terbantahkan Secara Fiskal.”
2. Perhitungan Reformasi Subsidi Indonesia
Isinya paling matang, tapi tetap terasa AI karena sangat padat data, istilah, dan formula. Bagian abstraknya sebenarnya bagus, namun terlalu “sempurna” untuk pembuka tulisan manusia.
3. Analisis Makroekonomi Indonesia 2026
Ini paling enak dibaca dibanding dua lainnya karena ada narasi krisis, kronologi, dan konflik pasar. Tapi tetap AI-like karena banyak frasa seperti:
“konvergensi dari guncangan eksternal, kerapuhan struktural, dan dinamika kebijakan”
Frasa ini terdengar canggih, tapi juga sangat khas AI.
kenapa gua itu suka dan memilih melihat banyak orderbook ketimbang multiple chart?
simple, trigger group order, market mover, itu lebih cepat dideteksi dari orderbook. even saham yang kita WL, biasanya keliatan ada orderan besar, akan keliatan "kedipan" dari orderbook.
buat yang mau coba, nih gua kasi tips cara susunnya...
gw baru sadar kenapa Tuntun AI bisa lebih bagus dibanding AI lainnya kalo buat saham karena datanya real-time.
Jadi kalo tanya soal market data dll, Tuntun AI bisa lebih akurat hasilnya dan analisa gw bisa lebih cepet.