Pantesan pas pertama kali dengerin Bernadya, rasanya ada yang familiar banget di telinga. Gaya bermusiknya, tarikan vokalnya... seolah ngebawa memori ke satu era spesifik...
iya kan?
@MafiaWasit, @unmagnetism, @SerieA_Lawas@myshawti
Setelah ku didengerin lebih saksama, baru sadar.
Karakter suaranya, BERNADYA ternyata identik banget sama mba Kikan eks-Cokelat...
Berndaya ini versi Pop nya. . .
memang bakat jadi musisi... adek cantik satu itu. subhanallah.
Tadi pas ga sengaja keplay lagu bernadya terus Cokelat-Karma'. ahh jadi ngerasa, bernostalgia.
hipotesis ku valid ga, menurut kalian? atau cuma perasaan ku saja.
pad! Tiati yaaa gais buat maba dan kalian yang lagi cari kosss di puri, ada kosan cowo di puri yang PROBLEMATIC penjaganya suka ngambil baju baju mahal dan barang barang mahal dikamar, masih ditunggu itikad baiknya, kalo ngga dispill disini enak kali yaa 😊😊
pad! bagi mahasiswa/i, masyarakat jatinangor atau siapapun yang sedang membutuhkan makanan gratis karena kehabisan uang silahkan DM Instagram nasidarurat_jatinangor kami akan membantu dengan senang hati, terima kasih! 😊
“gak semua orang mau dijadikan tempat buat bercerita”
totally agree, karena dengerin cerita orang itu bisa nguras energi banget.
makanya orang yang jadi good listener itu hebat karena mereka bisa ngedengerin tanpa rasa kepo dan menghakimi.
makanya jangan lupa apresiasi orang orang terdekat yg mau secara ikhlas dan suka rela jadi rumah untuk tempat bercerita kita
Di tengah gemuruh ruangan, suara tegas Ibu Anik menggema jernih: “Saya usaha sendiri… modal sendiri… tanpa campur tangan pemerintah.
Tapi begitu berhasil… tiba-tiba mereka datang minta pajak.” Ia bukan sekadar bicara.
Ia mewakili jutaan pengusaha yang membangun dari nol dengan keringat dan tekad. Kisah sukses yang dibayar mahal dengan “pajak mendadak”.
Apakah ini bentuk keadilan yang seharusnya?
#KisahPengusahaSejati
pak faiz tadi ditanya audiens: “apa kalimat yang tepat, yang pengin didengerin orang2 yang lagi berduka?”
dijawab: “gak ada. gak perlu. mereka gak butuh itu. diam saja. kalau mau membantunya, pastikan aja kalau kamu selalu ada.”
YANG SEHARUSNYA DAPAT GAJI BESAR
1. GURU
2. NAKES
YANG SEHARUSNYA TIDAK MAHAL
1. PENDIDIKAN
2. BUKU
3. IKAN, BUAH & SAYUR
YANG SEHARUSNYA SAMA
SISTEM SEKOLAH TIDAK ADA SWASTA TIDAK ADA NEGRI 😭
Hujan yang masih kerap terjadi di Jawa selama Mei dipicu oleh aktivitas gelombang di atmosfer yaitu Kelvin dan MJO. Namun, setelah 25 Mei, gelombang di atmosfer sudah tak aktif (kotak hitam), sehingga kemarau yg lebih kering efek El Nino akan terjadi secara konsisten.
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili.
Di tengah rupiah Rp17.700.
Di tengah badai PHK yang mengintai.
Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan.
Di tengah anggaran pendidikan
yang dipotong 44% untuk MBG.
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan:
Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa.
Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu:
Seribu Layar Bioskop Di desa.
Dari APBN.
Dari uang pajak rakyat.
Di 2027.
Dan ini yang paling menggelikan:
Alasannya mulia.
Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah.
Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal.
Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa.
Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu:
Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa?
Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung:
88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1.
IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia.
Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara.
50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis.
Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan.
Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak.
Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang.
Tapi DPR punya solusi:
Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak.
Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada.
Bukan perpustakaan desa.
Bukan laboratorium sains.
Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur.
Tapi bioskop.
Dan ini logika yang paling sederhana:
Dr. Tirta sudah bilang:
rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten.
Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya.
Ahok sudah bilang:
kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas.
Mahfud MD sudah bilang:
demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar.
Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya.
Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop.
Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur.
Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya.
Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya.
Dan ini yang paling menohok:
Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan
Tidak butuh bioskop.
Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78.
Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing.
Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian.
Karena bioskop tidak mengubah nasib.
Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah.
Dan angkanya bicara sendiri:
1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN.
Uang yang sama bisa dipakai untuk:
menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai.
Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu.
Tapi yang diusulkan adalah bioskop.
DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat.
DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat.
Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop.
Rakyat yang pintar akan tanya:
kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa?
Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema?
Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional?
Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Gaji PNS tahun 1990:
Rp 240.000
Setara: 10,9 gram emas
(harga emas waktu itu Rp 22.000 per gram)
Gaji PNS tahun 2026:
Rp 2.785.700
Setara: 1 gram emas
(harga emas sekarang Rp 2.795.000 per gram)
Dalam 36 tahun, gaji PNS nominal naik 11,6x lipat.
Tapi nilai sebenarnya (dalam emas)? Turun 10x lipat.
Ini bukan kebetulan. Ini design.
Untuk rumah tangga & individu
- Tampung air mulai sekarang.
Simpan air hujan (rainwater harvesting) kalau memungkinkan. Isi tangki, ember, atau sumur cadangan.
- Berlatih menghemat air mulai sekarang.
- Stok kebutuhan dasar makan dan minum 2–4 minggu. Jika mau habis, stok ulang
- Siapkan masker & obat pernapasan kalau asap karhutla datang.
Untuk petani & pekebun
- Sesuaikan jadwal tanam
maju atau mundur sesuai prakiraan BMKG daerahmu.
- Pilih varietas padi/ tanaman tahan kekeringan.
- Bangun/ perbaiki irigasi cadangan, sumur bor, atau embung kecil.
- Mulai bersihkan lahan & buat sekat bakar untuk cegah karhutla.
DAFTAR TUNJANGAN KINERJA SELURUH KEMENTERIAN
Untuk memilih formasi CPNS
Salah satu yang membedakan penghasilan PNS satu kementerian dengan kementerian lain (dengan jabatan, golongan, MKG yg sama) adalah Tunjangan Kinerja.
Berbeda dengan TPP yang diterima PNS Pemda, Tunjangan Kinerja Kementerian ditetapkan melalui Peraturan Presiden, yang besarnya berbeda setiap instansi.
Dari 22 kementerian yang kami bahas disini, ada 4 tier besaran Tunjangan Kinerja.
Agar mudah membandingkan, kita bandingkan pada Kelas Jabatan 8 (lihat tabel):
Tier 1
Rp3.319.000 untuk kelas jabatan 8
- Kementerian Pemuda Olah Raga
- Kementerian Pertahanan
- Kementerian Agama
Tier 2
Rp4.595.150 untuk kelas jabatan 8
- Kementerian Sosial
- Kementerian ESDM
- Kementerian Kominfo
- Kementerian Kumham
- Kementerian ATR/BPN
- Kementerian Pertanian
- Kementerian Diksaintek
- Kementerian Kesehatan
- Kementerian Dikdasmen
- Kementerian Luar Negeri
- Kementerian Perdagangan
- Kementerian Perhubungan
- Kementerian Perindustrian
- Kementerian Dalam Negeri
- Kementerian Koperasi UKM
- Kementerian Ketenagakerjaan
Tier 3
Rp6.349.000 untuk kelas jabatan 8
- Kementerian PAN RB
- Kementerian PPN/Bappenas
- Kementerian Pekerjaan Umum
Tier 4
Kementerian Keuangan
Berdasarkan Perpres no 156/2014 dan Perpres no 111/2017,
Kelas jabatan di Kementerian Keuangan ada 27, berbeda dengan Kementerian lain, yang hanya 17 kelas jabatan,
Tukin kelas terendah Rp2.575.000
Tukin kelas tertinggi Rp46.950.000
Setiap bulannya, Tunjangan Kinerja tersebut digabung dengan sumber penghasilan PNS lainnya, yaitu
1. Gaji Pokok
2. Tunjangan Keluarga
3. Tunjangan Beras
4. Uang Makan
5. Tunjangan lainnya
Gaji Pokok
Gol IIIA, Masa Kerja Gol (MKG) 0 = Rp2.785.700
Kenaikan gaji berkala setiap 2 tahun.
(PP no5 tahun 2024)
Tunjangan Keluarga
- Tunjangan Suami/Istri : 10% dari Gaji Pokok
- Tunjangan Anak : (max 2) 2% dari Gaji Pokok
Tunjangan Beras
10kg beras/jiwa
Maksimal : si PNS + Pasangannya + 2 anak
Diberikan dalam bentuk uang
Uang Makan
Rp37.000/hari kerja – PPh 5%
Menurut kamu, cukup ga penghasilan segitu untuk memenuhi kebutuhan hidup kamu sebulan?
Kalau cukup, apa alasan kamu untuk tidak ikut daftar CPNS?
Apakah kamu merasa terlambat kalau mau belajar sekarang?
Jangan khawatir, karena jika pengumuman CPNS 2026 pada bulan Juni (seperti perkataan Plt Direktur Perencanaan ASN BKN RI tanggal 17/04/2026 yg lalu), maka test SKD diperkirakan masih 2 bulan setelah pengumuman (seperti timeline di CPNS sebelumnya), yg artinya kamu masih ada waktu sekitar 3 bulan untuk belajar.
Nah, untuk kamu yg belum mulai belajar,
dan bingung mau mulai dari mana,
atau penasaran bagaimana soal CPNS
maka kamu harus ke https://t.co/HG9uJmAX7s
karena belajar pemetaan pola soal disitu bisa buat kamu ngerjakan 110 soal SKD CPNS, dari platform apapun, dalam 45-50 menit.
Itu telah menjadi solusi bagi ratusan followers kami di X yg bisa lulus CPNS 2024 tanpa harus bayar tryout yang seharga ratusan ribu hingga jutaan.
Hal ini berlaku juga untuk kamu yg sudah mulai belajar,
tapi merasa belajar kamu ga berkembang,
atau nilai kamu belum sesuai harapan,
atau stuck belum bisa ngerjakan 110 soal SKD <90 menit