Pas lokasi rumah angkernya di Jepang, fee per malam ยฅ150.000 sekita Rp16,9jt.
Giliran rumah angkernya di Bekasi jadi cuma Rp4,2jt per malam๐๐
Nyesuain umr lokasi.
Bahkan industri perhantuan pun ada kebijakan location-based pay ๐๐
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Terbongkar! Intimidasi terhadap mama Yasinta dilakukan oleh TNI dan PT Jhonlin Group yang dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
___
Tanah Air, Kemerdekaan, dan Perdamaian!
#laolao_papua
Daftar Kosakata Pidato
1) Mana itu Indonesia Gelap
2) Antek asing
3) Kabur aja sana
4) Bangsa yang besar
5) Koperasi merah putih
6) Menghujat pemerintah dibayar
7) Saya ke luar negeri jaga kepentingan Indonesia
8) Indonesia negara paling aman
9) Makan bergizi gratis
10) Swasembada Pangan
11) Koperasi Merah Putih
12) Indonesia Emas 2045
13) Hilirisasi
14) Efisiensi
15) Ndasmu
16) Macan Asia
17) Danantara
18) Keadilan sosial
19) Tangkap koruptor
20) Stabilitas
21) Sawit
22) Rakyat desa gak pakai dolar
23) Rakyat desa gak main saham
24) Orang pintar
25) Yaman
Hahahahhahaha.
Gue pernah gini:
"Dok saya mau rontgen tangan anak saya, kemarin saya bawa ke tukang urut trus kata tukang urutnya minta dirontgen dulu baru dibawa balik ke dia"
Gue dalam hati: "Badjingan badjingan"
Ingat setahun lalu kami undang Mama Yasinta ke acara diskusi MIWF tentang dampak PSN. Dengan segala kemungkinan risiko, kami sempat pertimbangkan untuk membatasi promo medsos.
Beliau protes dan dengan tegas bilang, "Untuk apa saya jauh-jauh ke Makassar jika saya tak didengar?"
Strategi Rifaldy Prihantini cs:
Diliat dari track recordnya, mereka klo submit judul tuh total tim mereka bisa 5 judul, 7 judul, atau kalo ga salah yang Denmark kemarin ampe 20 judul gak sih??
Buat apa? MEMPERBESAR PELUANG KETERIMA atay lolos travel grant. Misal undian, klo cuman 1 kan peluangnya lebih kecil dibanding masukin 2 atau 5, apalagi 20.
Pertanyaannya: Risetnya kapan? Sumber data dapat dari mana?
Peneliti umumnya kalo dia ngerjain sendiri/penulis pertama, setahun paling 2-3 kali conference. Kecuali klo profesor, punya mahasiswa banyak, ya mahasisnwanya yang kerjain dibawah bimbingannya. Itu juga profesornya nama terakhir. Itupun ga sesering mereka loh Prof pergi conference.๐ญ
Klo ini kan mereka aja muter2 first authornya gada mahasiswa. Banyak yang sebagai nama pertama dalam 1 conference bisa 3 judul. Belum conference mereka keknya sebulan bisa sekali or dua kali.
Ajarin lah pake jurus apa? Mana tau kan bisa junjitsu.