@dashcamindo Manusia² miskin berparas jelek item kumel kek mereka ini cocoknya dipotog tangan sama kaki aja. Biar kayak monyet kena samurai.
Btw, ini bukan rasis ya tapi kelompok mereka rata² jadi kriminal berkedok DC semua. Mentok² jadi pembunuh bayaran.
@Urrangawak Sudut² kota penuh sesak oleh gelandangan, fakir miskin, anak terlantar. Rumah pejabatnya malah nyimpan harta mewah secara ugal²an.
Orang² kenapa bisa serakah dan tamak harta gitu sih, sampai korupsi gila²an.
@Jelli_cent Makin lama jawaban petinggi² negara ini makin blunder, kacau dan menyesatkan. Seolah presiden kebl dari akuntabilitas dan transparansi.
Katanya menkeu idaman yg digadang² bikin banyak perubahan, nyatanya malah sama aja. Atau jangan² malah lebih bobrok 😂
@txtdrjkt Lagian aneh² aja, klo udh gak tahan mending ke kosan atau penginapan puas²in sana sampe berdarah² juga bodo amat.
Dah tau ruang publik, lembaga pendidikan lagi, transparan, apalagi coba gobloknya. Diborong semua.
اگرچہ فلسطینی بچی تمہاری اپنی بیٹی نہیں ہے، پھر بھی وہ عزت، ہمدردی اور انسانی احترام کی مستحق ہے۔ فلسطین کے مسئلے پر بات کرنا جاری رکھو، اور اگر دنیا اس معاملے کو نظر انداز بھی کرنے لگے تو تم اسے نہ بھولو۔ اس پیغام کو دوسروں تک پہنچاؤ تاکہ فلسطینیوں کی آواز زیادہ لوگوں تک پہنچ سکے
BIAK — Sebuah ledakan dahsyat yang berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan pesisir padat penduduk di Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, pada Minggu sore (31/5). Insiden mematikan ini dilaporkan mengakibatkan sedikitnya 5 orang warga meninggal dunia, 3 orang dinyatakan hilang, serta menghancurkan puluhan rumah panggung warga di sekitar lokasi kejadian hingga porak-poranda.
Kronologi Peristiwa
Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian dan kesaksian warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), ledakan diduga kuat dipicu oleh aktivitas seorang nelayan setempat. Korban tanpa sengaja mencoba menggergaji sebuah mortir/bom tua yang ditemukan di bawah salah satu rumah panggung.
Warga menduga bahan peledak dari bom peninggalan sejarah tersebut hendak dikeluarkan untuk kemudian dirakit kembali menjadi bom ikan. Namun nahas, mortir berdaya ledak tinggi tersebut ternyata masih dalam kondisi aktif hingga langsung memicu ledakan masif yang meratakan area pemukiman di atas air tersebut.