Menikah bukan hanya tentang lagi cinta-cintanya dan ingin bersama setiap hari.
Menikah ketika kamu menemukan orang yang mau berbagi cerita pusingnya menjalani hidup dan menertawakan hal tersebut.
Akhirnya hanya bisa saling menguatkan dan berbagi senyum.
Selain berani untuk memulai dan berjuang keras mempertahankan, skill yang juga penting adalah tau kapan mesti berhenti dan mengikhlaskan. Bukan hanya di pekerjaan, tapi juga di hubungan.
Kadang berhenti dan mengikhlaskan itu lebih susah dibanding memulai dan mempertahankan.
pagi-pagi baca ini kayak ditampar haahha.
bener banget sih, kadang rasanya kita tuh kayak ‘terlalu berusaha’ menjelaskan dan membuktikan kalau kita ‘orang baik’.
padahl sebenarnya ginian ga perlu dijelaskan.. lewat aksi kita pun nantinya akan tercermin sendiri.
iyaakan?
Terima kasih, telah menerima buruk dan kacaunya aku.
Kurangku masih banyak. Masa laluku pahit. Tolong jgn disebut & ungkit, ketika kita sedang beradu ego/ sedang berhadapan dgn masalah kelak.
Cukup saling rangkul & paham, kalau dilewati berdua, pasti semua akan baik-baik saja.
Ingin cerita tentang dia. Supaya kalian tahu kalau aku beruntung ada manusia yang bisa sesabar itu menghadapiku. Supaya kalian juga tahu betapa tidak beruntungnya dia karena memilih menyukaiku. Sudah kularang, tapi tetap ia lakukan.
@FiersaBesari Orang bilang, jodoh takkan kemana. Aku rasa mereka keliru. Jodoh akan kemana-mana terlebih dahulu sebelum akhirnya menetap. Ketika waktunya telah tiba, ketika segala rasa sudah tidak bisa lagi dilawan, yang bisa kita lakukan hanyalah merangkul tanpa perlu banyak kompromi. (11.11)
Kamu; Tetap selalu kamu. Dari jutaan hal yang begitu aku impikan untuk ada di dalam hidupku, aku selalu memilihmu paling pertama di tiap keputusan hidupku.