Akhirnya ngebuktiin sendiri kalo MBG ini lahan basah 😅 Tanggal 9 April diminta kasih harga roti 1.500 padahal harga aslinya 3.000, tapi nota tetap harus ditulis 3.000.
Habis itu semua chat hilang ditarik. Semalam chat lagi, ternyata masih juga nego harga roti 😂
ini parah banget sih guys🤡
sc:threadsspidolls
Innalillahi wa innalillahi rojiun..
Hidup di negara ini kenapa susah banget ya.. 🥲
O iya buat temen temen yang deket area bintaro ada canteenjakarta, buat makan siang bayarnya cuma 2 ribu. Yang mau bantu support juga bisa buka highlight nya. Mudah mudahan bisa membantu sesama.
Kak @hunter_tnok ini bilang kalau selama ini orang asing/Indonesia ga tau soal ini karena hambatan bahasa, padahal orang Jepang secara terbuka cerita2 & pamer2 soal ini di medsos bertahun2. Baru sekarang, setelah X ada fitur terjemahan langsung, baru kita semua bisa baca & ngeh.
Karena Thailand udah ketat soal prostitusi anak, nah para pedofil Jepang ini sekarang pindah ke Indonesia & Laos, karena aturan & penegak hukumnya lebih longgar.
Gilaaa gilaaa 🤬🤬
Gilaaa... ini kelanjutan yang kemarin.
Ada cowok Jepang pedofil sering ke Jakarta nyariin anak kecil untuk seks sambil direkam 🤮😭
Dia ceritain di postingan X-nya kalau 15 Agustus 2025 lalu dia digrebek polisi Indonesia di kamar hotelnya. Bukannya ditangkap malah dilepas (disogok??). Polisi malah bilang “good” sambil ketawa waktu lihat video2nya dia, trus nanya “cewe Jepang harganya berapa?” 🤬
Tiap bulan dia balik lagi ke sini. Dia ngerasa sedang ngasi sedekah/sumbangan ke anak2 miskin Indonesia dengan bayar prostitusi anak ini 🤬
Dia ga sendirian, banyak banget sekarang pedofil Jepang yang dateng ke sini tiap bulan. Mereka ngerasa aman, kayak lagi di jajahan sendiri. Mereka dengan bangga & terbuka pamer video creampie (ejakulasi di dalam) ke anak2 perempuan kita 😭🤬
Haloooo @DivHumas_Polri@ditjen_imigrasi@KPAI_official@kpp_pa , ambil tindakan serius dong!!
Baca utas kakaknya ini:
Senayan City = Yanty
Pondok Indah Mall = Poniman
Gandaria City = Ndarty
Grand Indonesia = Gandos
Kuningan City = Kunty
Mall Kelapa Gading = Maling
Neo Soho = Noh
Plaza Senayan = Playan
Central Park = Cepak
Mall Taman Anggrek = Mamank
Plaza Indonesia = Zanes
Central Park 2 = Cepatu
Pacific Place = Ciplac
Kenapa aku rangkum sih, ealah.
Tapi lucu
Source : thread
Kesimpulannya sederhana sekali, saudara-saudara. Tiket pesawat mahal bukan karena Indonesia memang susah. Bukan karena avtur. Bukan karena geografi kepulauan. Semua itu adalah narasi yang sangat berguna bagi mereka yang diuntungkan kalau lo percaya bahwa ini adalah takdir yang tidak bisa diubah.
Yang sebetulnya terjadi adalah: Ada dua grup maskapai yang menguasai 96 persen langit Indonesia, dilindungi oleh regulasi yang mempersulit pesaing baru masuk, dibantu tarif batas bawah yang mengunci harga tinggi, dan didukung oleh struktur pajak yang justru memukul penumpang domestik lebih keras dari penumpang internasional.
Dan setiap kali ada krisis baru seperti lonjakan avtur April 2026, narasi "ya wajar lah" itu semakin mudah dijual. Padahal krisis itu hanya mengekspos lebih telanjang betapa rapuhnya industri yang dari dulu memang tidak pernah dibangun di atas kompetisi yang sehat.
Langit Indonesia milik seluruh rakyat Indonesia. Bukan milik dua grup konglomerat.
Sumber: LPEM FEB UI Working Paper 041 (2019), https://t.co/bfPsVb3LFe (Apr 2026), GoodStats (Apr 2026), CNBC Indonesia dan Media Indonesia (Jan 2026), DPR RI (Jan 2026), Databoks/Traveloka (Mei 2026).
Sekarang gw minta lo bayangkan sesuatu. Di kota lo cuma ada dua warung nasi. Dan dua-duanya ternyata dimiliki oleh satu keluarga besar. Kira-kira, mereka bakal banting harga saingan satu sama lain, atau mereka bakal kompak netapkan harga tinggi dan saling senyum manis?
Jawabannya jelas. Dan itu persis yang terjadi di langit Indonesia.
Setelah KSO November 2018 itu, tiba-tiba saja Januari 2019, Lion Group, Garuda Group, dan Sriwijaya secara serentak menghapus bagasi gratis dan menahan harga peak season di musim sepi. Serentak. Bareng-bareng. Di waktu yang persis sama. Kayak udah diatur.
Riset LPEM FEB UI (2019) mencatat betapa brutalnya dampaknya dalam hitungan bulan saja: 1,8 juta penumpang hilang dari Oktober 2018 ke Januari 2019. Hampir 8 juta potensi penumpang lenyap di kuartal pertama 2019 dibanding tren jangka panjang sebelumnya.
Perlu di camkan bahwa Itu bukan orang yang pindah ke maskapai lain, mereka adalah orang yang batal terbang sama sekali. Yang milih naik kereta, naik kapal, atau diam di rumah. Karena tiket pesawat tiba-tiba tidak terjangkau...
"Pak TU Kampus"
"Iya gimana?"
"Ini kok saya dapet UKT tertinggi? Penghasilan Orang Tua saya gak segede itu?"
"Coba saya cek, kasih nama sama NIM?"
"Debi Pak, ini NIM saya."
"..."
"Ini ibu kamu PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS emang biasanya UKT tertinggi, memang gitu aturannya di kampus ini."
"Hah? Terus gimana Pak?"
"Coba kamu apply KIPK. Ini dicek ya syaratnya."
***
"Bu Dinas Sosial."
"Iya gimana?"
"Saya mau cek orang tua saya di desil berapa di DTSEN, saya mau daftar KIPK."
"Minta NIK orang tua ya."
"Ini Bu, tolong dicek"
"Sebentar ya"
"..."
"Ini ibu kamu PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS pasti kehapus dari DTSEN. Dari jaman DTKS juga rutin diapus. Perintah menteri sosial. Memang aturannya gitu."
"Hah? Terus gimana Bu?"
"Coba kamu pakai surat keterangan tidak mampu atau slip gaji ortu buat daftar KIPK."
***
"Pak Lurah, saya mau minta SKTM buat daftar KIPK"
"Kamu bukannya Debi, anaknya Bu Lala, dosen di kampus itu?"
"Iya Pak"
"Lah, penghasilannya bukannya lumayan?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Bentar saya cek dulu aturannya, Ibu PNS kan ya?"
"Iya Pak"
"Saya kemarin dapet instruksi dari Pemda sini, katanya kalau PNS gak boleh dapet SKTM. Jadi saya gak berani keluarin."
"Hah? Terus gimana Pak?"
"Coba langsung pakai slip gaji Ibu ke Dikbud."
***
"Bu Dikbud."
"Iya gimana?"
"Saya mau daftar KIPK, cuma data ortu saya gak ada di DTSEN sama Pak Lurah gak bisa ngeluarin SKTM. Jadi pakai slip gaji."
"Sebentar saya cek ya."
"Ini slip gaji ibu kamu? PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS emang gak bisa daftar KIPK. Kemarin pejabat tim teknis KIPK udah bilang kalau PNS gak boleh sama sekali."
"Sama sekali Bu? Gaji Ibu saya cuma segini?"
"Iya. Bahkan Golongan I juga gak boleh. Memang aturannya begitu."
"Hah? Terus gimana Bu?"
"Coba ke bank aja sama Ibu, siapa tahu bisa ada pinjaman"
***
"Bu CS Bank"
"Iya gimana?"
"Saya mau ajukan pinjaman buat bayar UKT anak saya"
"Baik Bu, saya cek dulu"
"..."
"Bu Lala, setelah kita cek penghasilan dan riwayat finansial, kita gak bisa kasih pinjaman."
"Kenapa Bu?"
"Mohon maaf Pak, resiko gagal bayarnya tinggi. Saya gak berani Bu, nanti saya yang kena."
"Waduh, terus gimana ini Bu?"
***
"Pak TU kampus, saya gak bisa dapet KIPK Pak"
"Udah coba pinjam bank?"
"Gak bisa Pak, penghasilan Ibu saya gak cukup."
"Coba ini, perusahaan fintech yang kerjasama sama kampus"
***
"Mas fintech, kalau saya pinjam 12.5 juta buat UKT, saya mesti nyicil berapa?"
"Sekitar 1.3 juta per bulan selama setahun"
"Wah jatuhnya 15.5 juta dong? Bunganya 3 juta sendiri?"
"Iya Mbak"
"Waduh, itu segede biaya hidup saya euy. Gak mampu bayarnya"
"Memang aturannya segitu pinjaman kita."
***
"Pak TU Kampus"
"Iya gimana?"
"Misalkan saya mau nunda kuliah jadi tahun depan, buat ngumpulin duit dulu, bisa gak?"
"Jadi gak daftar ulang pertama?"
"Iya."
"Gak bisa, kalau udah lulus ujian tahun ini, kamu diblacklist dari ikut ujian lagi tahun depan."
"Hah?"
Nakal bgt dah karyawan toko donat ini. Org2 pada beli minuman gak dikasih free donat, padahal distruk jelas ada.
Pas aku beli gak dikasih jg, sengaja didiemin kirain bakal dianter, tp gak.
Pas ditnya jawabnya “oh belum ya?”
Ku jawab “iya, bapak yg itu, yg itu juga”
Mukanya masem
Kalo kalian belanja cek lagi item di struk. Misal ada item tsb kalian dapat.
Jangan sungkan buat tanya misal gak sesuai atau gak tau.
Tentang struk, aku ingetin lagi kalo bayar pake qris struk yg keluar bisa jadi ada nama lengkap kalian. Pastiin dihancurkan sblm dibuang.
Jadi ceritanya bbrp hari lalu tiba2 ibu gw nelpon. Dalam kondisi agak panik, katanya ga sengaja ngeklik undangan digital yg formatnya APK.
Langsung lah gw minta forward APKnya ke gw. Lalu gw coba bongkar untuk caritau apa yg dilakukan sama app tersebut.
Marriage is fun when we have the knowledge.
Kalau kata ust. Khalid, asal tidak melanggar syariat tidak perlu marah dan dianggap serius.
Kemarin istri masak tahu bacem, ditinggal buka hape ngurus les onlinenya. Saya sendiri lagi sibuk jbjb di X.
Tiba-tiba aroma sangit tercium dan asap mengepul. Panci di dapur berasap, tahu bacem jadi tahu bakar.
Istri lari ke dapur matiin kompor. Saya buka jendela dan pintu. Kita ketawa bareng sambil ngicip tahunya yang sudah gosong di tengah-tengah pekatnya asap yang memenuhi semua ruangan termasuk cucian yang baru saja dijemur.
Tidak ada yang marah dan saling menyalahkan.
@txtdrjkt Ada regulasinya loh, menurut permenkes no 1096 thn 2011 tempat pengolahan pangan minimal berjarak 500 meter dari sumber kontaminan seperti sarang lalat / tempat pembuangan sampah, serta tidak tercium bau busuk atau tidak sedap yang berasal dari sumber pencemaran
BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.