Pak Jajang kini hanya menetes air mata karena banyak pelanggan yang memesan dibuatkan plakat pergi tak tanggung jawab. Uang ratusan ribu yang tadinya akan dipakai untuk biaya terapi anaknya yang terkena radang otak, habis karena dipakai untuk modal pembuatan plakat. Berharap akan dapat untung dan balik modal, nyatanya ia kehilangan uangnya.
Bukan kali ini saja ia rugi karena dibohongi pelanggan, sebelumnya bahkan ia pernah ditipu karena plakat buatannya diambil dan tak dibayar. Pak Jajang atau kakek berusia 63 tahun ini sudah puluhan tahun mengurus anaknya Alma yang mengalami meningitis atau radang otak. Anaknya hanya bisa terbaring lemah di kasur selama dua puluh tiga tahun tanpa bisa duduk sekali pun.
Selama ini, Pak Jajang hanya mengandalkan pengobatan terapi tradisional untuk anaknya karena tak punya biaya. Jangankan untuk biaya berobat, untuk makan sehari-hari dan bayar kontrakan pun ia kesulitan karena tak lagi memiliki penghasilan.
Walau begitu kakek ini tak pantang menyerah, sebelum nyawanya diambil karena usia ia berharap bisa membelikan kursi roda untuk Alma anaknya. Ia ingin lihat anaknya
Hai orang baik, mari bantu Pak Jajang agar bisa membelikan kursi roda dan membiayai pengobatan anaknya yang radang otak.
YUK BANTU DONASI
https://t.co/BUG51qc3oE