Seorang pegawai Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Muntuk, Dlingo, Bantul bernama Gerardus Permanaditya menjadi sorotan publik setelah videonya dinilai mengolok-olok Febiona Purba, siswi SMK Bersama Berastagi yang menjadi korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi tersebut memicu kritik keras dari warganet karena dianggap tidak berempati terhadap korban yang sedang mengalami gangguan kesehatan serius. Pria tersebut merekam dirinya sedang menyantap makanan ayam goreng/chicken katsu. Setelah mencicipinya, ia melontarkan kalimat sindiran: "Gua makan chicken katsu masakan kemarin apakah masih enak oh tidak. Ingatanku hilang tujuh puluh persen." Ucapan tersebut dinilai langsung menyindir dan mengejek Febiona Purba, siswi SMK/SMA di Berastagi yang sebelumnya diberitakan mengalami gangguan kesehatan, trauma, hingga penurunan ingatan setelah menjadi korban keracunan massal program MBG. Narasi yang beredar di media sosial mengaitkan pria ini dengan wilayah operasional satuan pelayanan BGN di Bantul (seperti SPPG Patalan 2 Jetis Bantul yang juga sempat tersandung kasus dugaan keracunan serupa). Vidio : sosmed
#jogja #yogyakarta #jogja24jam #mbg #sppg
(Yogyakarta_josjis)