This legal move comes in response to what appears to be an ongoing pattern of online harassment directed towards Agdal.
Danis, who is set to go up against Paul in a boxing match slated for October 14, allegedly engaged in a series of personal attacks against Nina Agdal.
How can someone sell Mohabbat? Sanatan Dharma builds temple with Mohabbat, we don't open shops: Political Analyst @vinitgoenka takes a jibe
#HinduAndProud Debate with Arnab is now viral. Tune in and fire in your views with the hashtag - https://t.co/GoUknBnDlv
#Hinduism #SanatanDharma #India #UdhayanidhiStalin #DMK #RJD #2024Elections #Arnab #ArnabGoswami
*Keberpihakan Gen-Z Semakin Menguat Untuk Ganjar*
Banyak pengamat politik yang menyebut, apabila suara Gen Z akan menjadi kunci keberhasilan pada Pemilu 2024 mendatang. Konon katanya, kuantitas suara anak muda lebih mendominasi, karena sebanyak 60 persen pemilih pada Pemilu 2024 nanti akan di isi dari kalangan generasi Z dan milenial.
Oleh sebab itu, pertarungan pada Pemilu tahun depan akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab menjinakkan hati serta pikiran kawula muda itu tak semudah seperti membalikkan telapak tangan, namun sangat amat membutuhkan effort yang cukup besar demi mencapai semua itu.
Mayoritas Gen Z dan milenial memiliki kecenderungan berpikir kritis serta realistis. Mereka itu butuh jaminan, kenyamanan serta kepastian. Para kalangan darah muda ini tak butuh seseorang yang hanya pandai beretorika tanpa adanya bukti nyata. Mereka hanyalah butuh KEPASTIAN, bukan yang lain!
Menjelang diselenggarakannya Pemilu, saat ini banyak lembaga survei yang telah melakukan pengujiannya terhadap data yang telah dikumpulkannya. Dengan melibatkan sejumlah masyarakat dari berbagai usia yang telah ditentukan sebelumnya.
Seperti yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia, dimana lembaga tersebut telah selesai melakukan pengujiannya dengan melibatkan sampel dari ribuan WNI berusia dibawah 25 tahun, yang bisa disebut dengan Gen Z dan milenial.
Hasil dari lembaga ini menyatakan apabila Ganjar Pranowo mendapatkan suara paling banyak dari Gen Z dan milenial, ketimbang Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Pada survei tersebut Ganjar memperoleh elektabilitas 35,2%, sedangkan Prabowo 33,2% dan Anies hanya 23,9%.
Hal tersebut juga selaras dengan hasil garapan dari lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), yang mana dalam lembaga tersebut Ganjar kembali unggul dari Prabowo dan Anies dengan perolehan 35,9%, Prabowo 33,6% serta Anies yang masih harus mengejar ketertinggalannya karena hanya mendapat 20,4% saja.
Moncernya elektabilitas Ganjar setelah sebelumnya selalu disalip oleh Prabowo, membuktikan bahwasannya keberpihakan suara Gen Z dan milenial kini telah jatuh pada sosok yang tepat. Mereka para darah muda sadar, jika anak-anak muda sepertinya memang pada dasarnya membutuhkan pemimpin yang mampu mengerti serta memahami keinginannya, bukan yang sekedar janji-janji manis di bibir saja.
Mengingat di era modernisasi yang semakin canggih ini, banyak sekali kawula muda yang lebih tertarik untuk memanfaatkan media digital, wabil khusus media sosial sebagai ajang untuk unjuk bakat maupun kelebihan yang mereka miliki. Pun media sosial saat ini juga masif digunakan untuk menjajakan barang dagangan mereka, supaya menghasilkan cuan sebagai penggerak roda perekonomian.
Dari ketiga bacapres yang ada, hanya Ganjar yang mampu melakukan hal tersebut. Mengapa? Karena @ganjarpranowo satu-satunya capres yang aktif dalam bermedia sosial. Aktivitas tersebut bahkan menuai kritikan dari para pembencinya, bahkan tak jarang banyak yang membullynya dengan sebutan “capres raja sosmed.”
Namun hal itu bukanlah suatu kendala besar bagi Ganjar, sebab dari media sosial lah Ganjar mampu membangun relasi yang akrab bersama rakyatnya. Pun Ganjar juga bisa mengatasi masalah yang terjadi melalui perantara canggihnya, lewat gawai itulah Ganjar akan dengan sigap menyelesaikan problematika rakyatnya.
Dari sikap merakyat Ganjar tersebut yang pada akhirnya membuat Gen Z dan milenial jatuh hati akan sosoknya. Ganjar adalah representasi dari mereka, lantaran sikap mudah berbaurnya dengan berbagai kalangan, tak terkecuali generasi muda.
Selain kepiawaiannya dalam merangkul serta mengayomi semua generasi, termasuk anak muda. Ganjar adalah perwujudan pemimpin yang fleksibel, luwes serta mengutamakan kertransparansian dalam menunaikan tugas. Ganjar bukanlah tipe pemimpin yang selalu meng-glorifikasi sesuatu, apa adanya adalah sikap Ganjar.
Finally reached $20m+ net worth 🔥
Used to work Walmart two years ago, got fully liquidated 4 times after joining web3
Now worked my as* off to get to this milestone
So excited I’m giving away 20 $ETH (not joking) to random anon who like and retweet this in 24hrs!💙🧞♂️