Aldi Taher buka coffeeshop baru di Blok M, namanya Aldi’s Coffee ☕️ Lagi ada buy one get one juga
Ternyata 19 juta lapangan kerja itu dari Aldi Taher 😭😭😭
Perlu dipahami, baik Mako (Markas Komando) maupun Asrama Polisi/TNI memiliki status khusus sebagai objek vital negara. Di sana bukan hanya ada prajurit Polri, tapi juga keluarga, anak-anak, bahkan masyarakat sipil yang tinggal di sekitar kompleks.
Maka ketika ada massa anarkis berusaha masuk atau merusak, itu bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, tapi sudah masuk ke kategori ancaman terhadap kedaulatan negara dan keselamatan jiwa.
Dalam hukum, setiap aparat wajib mempertahankan marwah, keamanan, dan keselamatan objek vital tersebut. Karena itu, tindakan tegas, termasuk penggunaan peluru karet atau peluru tajam, adalah opsi terakhir (last resort) untuk menghentikan ancaman nyata.
Jadi bukan soal ‘asal tembak’, tapi soal hak pertahanan diri dan perlindungan masyarakat dari tindakan brutal massa anarkis. Kalau ada yang bilang itu berlebihan, coba bayangkan kalau yang terancam jiwa adalah keluarga Anda sendiri—apakah Anda rela mereka dibiarkan begitu saja?"
Polri punya dasar hukum tegas (UU Polri No. 2/2002 & Perkap No. 1/2009 tentang penggunaan kekuatan) yang mengatur penggunaan senjata api hanya saat ada ancaman serius terhadap jiwa.
Asrama TNI/polisi termasuk objek vital karena di dalamnya ada personel negara, keluarga, dan fasilitas strategis. Maka penyerangan terhadapnya bisa dikualifikasi sebagai tindak pidana terorisme/pemberontakan.
Penggunaan peluru (karet/ tajam) bukan tujuan utama, melainkan alat terakhir setelah negosiasi, peringatan, dan tindakan non-mematikan gagal.
Justru kalau aparat membiarkan, itu bentuk pembiaran dan pelanggaran kewajiban negara melindungi warganya.
👉 Jadi “Tindakan tegas bukanlah pelanggaran HAM, melainkan kewajiban negara melindungi jiwa dan marwah institusi dari ancaman anarkis.”
Semoga sdraku yg ada di Lokasi taat aturan agar terhindar dari segala kemungkinan kemungkinan yang terjadi, pakai akal sehat. Jangan pakai emosi, apalagi melakukan penjarahan
JUMBO 9,8 juta penonton dalam 50 hari tayang!
Film Indonesia terlaris sepanjang masa masih dipegang KKN DI DESA PENARI (2022) 10.061.033 penonton.
Sedikit lagiii!