Namun, senyum manismu memiliki yurisdiksi yang absolut atas diriku. Tanpa perlu undang-undang tertulis atau sanksi yang memaksa, satu lengkungan tipis di bibirmu secara otomatis membatalkan seluruh konstitusi logika yang kubangun, menjadikanku rakyat yang paling patuh
Sebuah hukum hanya akan dipatuhi jika ia memiliki legitimasi dan otoritas yang diakui. Selama ini, aku adalah penguasa tunggal atas ruang normatif di kepalaku, menentukan apa yang boleh dan tidak boleh menyentuh perasaanku.
tiada kekayaan yg lebih utama daripada akal, tiada kekayaan yg lebih menyedihkan daripada kebodohan dan tiada warisan yg lebih baik daripada pendidikan.