Hi, welcome to the jungle. Akun random twit, apa aja kalau pengen twit ngetwit. Juga kalau tidak suka dengan akun ini tinggal mute atau unfollow, simpel kan👍
Soalnya tadi gue denger sendiri, ada mas2 di trotoar depan UOB, kemeja kantoran rapih, nonton aksi, tapi ga berani ke jalan, ybs bilang
"Oh sbnrnya demo mahasiswa tuh ga rusuh ya, pada tertib tuh disuruh mundur dikit pada mundur. Jadi sbnrnya yg rusuh tuh siapa yak?"
Nahh
statement ini membuktikan kalau pemerintah lebih takut demo diadakan di pusat bisnis & ekonomi ibu kota daripada di depan gedung DPR/MPR
selain itu, exposure & dampaknya juga lebih besar. keren buat kalian yg inisiasi pergerakan ini 🫡
Dia sejak awal sudah jujur bahwa tujuan dia berkuasa adalah agar bisnisnya bisa berjalan mulus kembali, tapi para pemilihnya menutup mata. Sekarang, kita semua yang merasakan.
FYI manteman: demo / unjuk rasa itu pengajuan surat ke polisi bukan surat izin ya, tapi SURAT PEMBERITAHUAN. Ini diatur di UU 9/1998 ttg Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Jadi kalau bilang "gak ada surat izin", polisinya yg tolol dan tidak baca sebab ACAB.
Kalau benar negara sedang sulit, seharusnya pengorbanan dirasakan bersama. Bukan rakyat yang terus diminta memahami, sementara fasilitas untuk penguasa dan aparat tetap berjalan tanpa kompromi.
Kalian kalo selalu bilang demo bikin macet, nih liat yg bikn macet tu justru silop dan ijo.
Mahasiswa aja lewat jalur busway.
Pas ditanya alesannya masuk ke jalan:
1. "Mau nyeberang" (tapi kok ga jalan)
2. "Gatau, ikut perintah komandan"