Buat yang lupa dan mungkin kembali menyegarkan ingatan
Pada musim 2020 lalu PERSIJA berhasil datangkan 🇮🇩Alfath Faathier (24/DF) usai tinggalkan MADURA UNITED.
Perlu diketahui bahwa Alfath merupakan pemain asli Jawa Barat (Purwakarta) dan merupakan eks penggawa tim PERSIB kelompok usia.
Saat diumumkan tinggalkan MADURA UNITED pasca musim 2019, Alfath dikaitkan dengan banyak tim yang berminat datangkannya untuk musim baru.
Bukan tanpa alasan mengapa banyak tim yang menginginkannya, pasalnya saat itu Alfath merupakan salah satu bek sayap lokal yang secara performa ada di level salah satu yang terbaik di Liga.
Kembali ke saga transfer Alfath, dua tim yang dikaitkan dengan dirinya adalah PERSIJA dan PERSIB.
Mungkin sudah dipersiapkan narasi apabila gabung PERSIB yakni putra daerah yang kembali, ternyata justru Alfath gabung PERSIJA.
Pada video perkenalannya pun dibuat langsung di Bandung, Jawa Barat sekaligus juga dengan konten interview yang rilis setelah diumumkan ke publik.
Kembali ke video perkenalan yang dilakukan di Stasiun KA Bandung, Alfath dengan gimmick memberi tiket keberangkatan ke petugas yant menayakan kepada dirinya "bade kamana, kang?
Kemudian Alfath menjawab "Jakarta, kang"
📸 Ofisial Persija
📸 Bandung Football
🚨 Persib Bandung’s win over Bangkok United tonight lifts the BRI Super League to 10th place in the East in the AFC Club Competitions Ranking, surpassing Cambodia.
It now moves into the ACL Two direct slot zone. (via @FootyRankings)
Perjuangan Epik Taylor Swift Merebut 6 Albumnya & Karma untuk “Musuhnya”!🧵
Taylor Swift merebut kembali master 6 album pertamanya! Ini bukan cuma soal musik, tapi soal kuasa atas karya seni dan karma buat yang dulu ngejek dia. Dari 2005, Taylor teken kontrak sama Big Machine Records pas umur 15. Album Taylor Swift (2006) sampe Reputation (2017) laris manis, tapi master-nya dikuasai label. Gila, kan?
@begudbegud "Saya minta ahli ahli hukum, memang harus ada sikap jera"
Ini juga aneh. RUU Perampasan Aset kan gak ngasal ya, bisa dipastikan banyak ahli / pakar hukum yg terlibat. Gak ngerti mau minta pendapat dari ahli mana lagi?
@begudbegud "Tapi kita juga harus adil kepada anak dan istrinya, kalau ada aset yg sudah milik dia sebelum menjabat ..."
Aneh, kok bisa ya? Padahal udh jelas tujuan RUU Perampasan Aset itu merampas aset hasil tindak pidana. Bukan memiskinkan.
Jadi, ya aset yg 'sah' mah ya ga akan di sita.
Kepala Komunikasi Presiden @NasbiHasan diminta tanggapan tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, dijawab dengan “udah, dimasak aja”.
Lagi2 pemerintah menunjukkan komunikasi yang buruk dengan tidak bersimpati 🤦🏻
Ingat, Bang. Mulut Anda adalah mulut presiden!
#intinyadeh ojol lg mangkal di bawah flyover JCC krn batre habis, ketemu aparat yg lg mukul mundur massa aksi.
Ditangkep, ditanya "kamu mahasiswa ya?", udah ngaku bukan, lalu langsung dikeroyok 20an Brimob pake pentungan, dipukul, ditendang.
Luka2 di kepala dan tangan-kaki.
Tak logis, menyentak rasa keadilan. Harvey Moeis didakwa melakukan korupsi dan TPPU Rp 300T. Oleh jaksa hny dituntut 12 thn penjara dgn denda 1 M dan uang pengganti hny dgn Rp 210 M. Vonis hakim hny 6,5 thn plus denda dan pengganti dgn total Rp 212 M.
Duh Gusti, bagaimana ini?
Kenapa Prabowo Memilih Pejabat-Pejabat yang Tolol?
Sebenarnya Saya tydack penasaran ataupun heran, kenapa banyak pejabat di Indonesia saat ini banyak yang tolol. Namun, Saya juga gregetan. Kenapa bisa orang-orang tolol itu diberikan jabatan oleh Prabowo? Padahal, ketika masa kampanye Pilpres kemarin, Prabowo sangat menggebu-gebu, bahwa dirinya akan membuat Indonesia menjadi “Macan Asia” lagi.
Nah sedangkan, ketika ia berhasil terpilih menjadi Presiden Indonesia, babu-babunya banyak diisi oleh orang-orang tolol yang tidak selaras dengan kompetensi jabatannya. Nah yang jadi pertanyaan, bagaimana bisa?
Oh jelas bisa! Apa sih yang tydack bisya di Indonesia? Bahkan koruptor yang merugikan negara ratusan triliun pun, hanya dihukum penjara selama 6,5 tahun belum termasuk remisi. Alasanya? Karena terdakwa dianggap berkelakuan “sopan” selama proses peradilan berlangsung. Hehe, tai, kan?
-Sebuah Esai-