Ibarat kereta api, negara-negara Asia ini lokomotifnya Jepang. Pemain mereka yang sudah banyak bermain di eropa, mesti jadi acuan.
Dahulu Jepang yang keliling studi banding terkait tata kelola sepak bola. Sekarang, waktunya Negara Asia lainnya belajar sama 'kesuksesan' Jepang.
Mungkin bisa mulai dari hal-hal sederhana. Beres-beres locker room selesai pertandingan, misalnya.
@DombaHitamManis@suporter_media Sebetulnya ini adalah offside yang lumrah terjadi di liga-liga Eropa. Sekali dijelaskan, clear.
Agak heran juga kenapa jadi polemik. Mungkin karena impresi. Eh
Di satu sisi Argentina gak boleh terlalu bergantung sama Messi, Di sisi lain Argentina gak boleh kehilangan momentum.
2 match sebelumnya semua gol diborong Messi, menunjukkan seberapa besar peran dia.
2 match juga tanpa kebobolan, idealnya dijaga untuk tetap berada pada level kandidat juara. Sebagaimana Prancis yang tetap memasang starter terbaiknya semalam.
Messi gak berdiri sendiri, begitupun Cristiano. Mereka berdua terus besar karena satu kata: RIVALITAS.
Meski sudah tak lagi merumput di Eropa, daya tarik mereka di panggung dunia masih yang paling besar. Jadi, selama belum benar-benar gantung sepatu, pemain lain hanya bisa bersabar.
Bersabar, bersabar, lalu pensiun duluan. Eh