@basebuku wtb new
sang alkemis
1984-george orwell (terjemahan gpu)
animal farm (terjemahan gpu)
le petit prince
how to kill your husband
rumah lebah
orang-orang proyek
second sister
keajaiban toko kelontong namiya
@basebuku wtb preloved
Pramoedya–Tenderlova
Di Tanah Lada
Aroma Karsa
Automic Habits
–Keigo
–Akiyoshi
Laut Bercerita
Cantik Itu Luka
Filosofi Teras
Teka Teki Terakhir
Mencari Simetri
Kita Pergi Hari Ini
@bibliobase wtb preloved
Pramoedya–Tenderlova
Di Tanah Lada
Aroma Karsa
Automic Habits
–Keigo
–Akiyoshi
Laut Bercerita
Cantik Itu Luka
Filosofi Teras
Teka Teki Terakhir
Mencari Simetri
Kita Pergi Hari Ini
wtb buku new sealed bisa oren
how to kill your husband, naomi, the black lizard, divine rivals, ruthless vows, rumah lebah, orang-orang proyek, second sister
wtb buku new sealed bisa oren
sang alkemis, 1984, naoko, giselle, percakapan paling panjang perihal pulang pergi, why 'psychology', semua ikan di langit, le petit prince, six crimson cranes, the dragon promis, little red riding hood, the girl who fell beneath the sea
Pernah dengar kalimat ini?
“Jangan begitu sama orang tua. Nanti kalau mereka sudah nggak ada, kamu nyesel.”
Kalimat itu sering banget kita dengar.
Dianggap nasihat.
Dianggap bentuk bakti.
Dianggap standar moral paling tinggi.
Tapi coba kita putar sudut pandangnya.
“Jangan begitu sama anak. Nanti kalau kamu sudah tua, anakmu memilih menjauh.”
Tiba-tiba suasana berubah.
Orang mulai defensif.
Merasa diserang.
Merasa perannya sebagai orang tua digugat.