Jurnalis detik nyamperin dealer pusat motor EMMO yang dapat proyek 1,2 triliun dari BGN untuk proyek MBG, eh baru dan proses dibangun. Klaimnya sudah 50 jaringan, padahal pusatnya aja baru dibangun.
Kalau nggak kena @KPK_RI sih keterlaluan.
Yes bener, jaringannya lebih kecil.
Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat.
Kami harus mengecilkan jaringan kami.
Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri.
Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya.
Ada 3 cara kalian bisa bantu:
1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya)
2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian.
3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara.
Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu.
Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami.
Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa.
Itu sudah sangat berarti. 🙏
beli barang buat diri sendiri mikirnya berminggu-minggu, tapi buat ngajak keluarga makan enak di luar mikirnya cuma 2 menit. semoga Allah lancarkan rejeki kita semua biar bisa membahagiakan orang-orang yang kita sayang, aamiin.
Ngeliat cardiologist diceramahin tentang Gerd and Jantung sama netizen yang ga punya background medical harusnya bikin kita sadar kalo pendidikan gratis itu jauhhhhhhhhh lebih penting daripada makan gratis…
Keluarganya dibakar hidup2 hanya krn ayahnya membongkar bisnis judi oknum militer
Hingga kini pelaku masih bebas dan digaji negara
Kini dia menjadi saksi mengenai perbedaan perlakuan hukum antara pelaku sipil dengan pelaku dari unsur militer
Fyi aja, populasi dunia ada 8,3 miliar manusia dengan perjuangan yg beda2. Banyak yg terlalu sibuk bertahan hidup sampe ga sempet ngikutin isu2 terkini. Kalo semisal ketemu org yg ga tahu apa2, cukup beri tahu aja, ga perlu ngehujat. Edukasi itu merangkul, bukan memukul.
Ini tren di bnyk negara.
Gen Z : Ngapain ngoyo toh pd akhirnya kita tetap gak akan sanggup beli rumah dll.
Yg menarik mrk jg enggan saving for long term (dan milih habisin buat jajan). Sebab ngapain susah2 nabung, toh harga rumah tetap mustahil terjangkau.
A Gen Z joined the team.
Week one.
During onboarding, the manager said,
“We sometimes stay late during peak periods.”
Gen Z nodded.
Then asked,
“Is that paid… or just expected?”
The room went quiet.
- No attitude.
- No rebellion.
- Just a question.
Later that day, HR mentioned “growth opportunities.”
Gen Z replied,
“Does growth include raises, or just more responsibility?”
Again, silence.
- No laziness.
- No entitlement.
- Just clarity.
That’s when the team realized something.
When people say
“Gen Z is lazy,”
what they really mean is:
Gen Z watched old generation
- skip meals,
- miss birthdays,
- work weekends,
- and burn out
only to be told
“budgets are tight”
and “be grateful you have a job.”
So Gen Z chose differently.
- They don’t romanticize overwork.
- They don’t confuse suffering with ambition.
- They don’t trade health for praise.
They still work hard.
They just refuse to work for nothing.
It’s not laziness.
It’s pattern recognition.
And honestly,
after everything old generation went through…
Can you really blame them?
Gambar ini akan abadi. Kapolrestabes Semarang, anggotanya menembak Gamma lalu Gamma meninggak, nggak cuma itu, Gamma dituduh membawa senjata untuk tawuran.
Setelah dicek CCTV, Gamma hanya boncengan ama temennya, nggak bawa senjata dan nggak ada tawuran.
I’ve come to realize that gotong royong, or warga bantu warga as we now call it is not merely a cultural virtue but a feature of a stateless society. When the state is absent or too weak to act, society solves its collective problems with ad hoc coordination.
After you get married, you’re going to meet ‘better’ people than your spouse. You’re going to meet more good-looking people; kinder and more romantic people; more intelligent and funny people. You will meet people who have in abundance what your partner lacks. The mushy and romanticized idea that your partner will be everything to you, and will satisfy all your needs and wants is idolatry. Contentment in marriage is a virtue not often spoken about.
You must wake up every day appreciating everything your partner is to you, everything they have, their beauty and the things that made you marry them because if you focus on everything they don’t do well, you’ll always meet better people. Protect your heart! See their best part, and always remember that your commitment to marry is more of a duty than it is of mushy feelings. You have to stay committed even on the days you feel your spouse is no longer the best fit for you…
-Buchi
At this point it really feels like this whole thing was just a made-up program to justify pulling money from APBN
And the most insulting part is they don’t even bother hiding it!
China telah menanam puluhan miliar pohon lewat program reboisasi besar2an untuk menekan erosi dan desertifikasi. Secara kuantitatif kebijakan ini terlihat berhasil mencapai tutupan hutan sekitar 23% sejak 1949.
Namun reboisasi skala masif ini ternyata menunjukkan dampak yang lebih kompleks. Siklus hidrologi nasional menjadi bergeser sehingga di beberapa wilayah justru terjadi penurunan ketersediaan air.
Ini mengingatkan kita bahwa ekosistem bekerja sebagai sistem yang saling terhubung. Sekali rusak, proses pemulihannya hampir tidak pernah sesederhana hanya sekedar menanam kembali.