Viral video yang memperlihatkan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Purwakarta mencambuk Kepala SPPG Purwakarta di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10).
Pelaku tampak beberapa kali mencambuk bagian belakang tubuh korban menggunakan selang sambil terus memaki. Polisi menyebut kasus penganiayaan tersebut berakhir dengan kedua pihak saling memaafkan dan berdamai sebelum meninggalkan KPPG Bogor.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana pada Jumat (16/10) mengungkap peristiwa itu terjadi lantaran adanya perselisihan antara kedua belah pihak. Meski kedua pihak sudah bersepakat damai, tapi BGN tetap minta proses hukum berjalan.
Kreator: Fariz Pahlevi
Terima kasih banyak, TVRI. Selayaknya seperti dokumenter Pesta Babi, lewat konten ini lagi-lagi kami disuguhi dokumentasi yang menayangkan fakta, bahwa pejabat negara kita (sangat) goblok dalam memilih prioritas.
BREAKING: media Jepang menyebut pemerintah Indonesia memakai buzzer untuk membungkam publik dengan cara menuduh warga yang kritis sebagai "antek-antek asing"
---
Antek-antek asing mendunia guys.
Gua tau dari dosen gua sekaligus dekan, kalo UI kehilangan 500M dari mendikiti gara-gara MBG, jadi untuk menutupi dana tersebut apa-apa dinaikin, dan apa-ala disewakan. Bukan salah UI sepenuhnya, salah MBG!!‼️‼️
Cost MBG 1 hari: 1 Triliun
Cost per semester di UI/orang (estimati tertinggi): 15jt
1T/(15jt*8semester) = 8300
Hanya dengan stop MBG selama 1 hari, ada 8300 orang yang bisa kuliah hingga S1. Tapi karena rezim gamau rakyatnya pinter sih.. Mau dikatakan apa lagi...
CAIR .. CAIIRRR 😜😂
Daftar media-media yg direkrut:
Folkactive, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters, Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia
Orang ini adalah orang yang tersorot kamera mengucap "waduh" sesaat setelah para buruh berteriak lantang "tidaaaakk!" atas pertanyaan presiden di atas podium, "embege penting atau tidak?"
Kemarin Senin, sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), ia memberikan keterangan kepada pers dan awak media, bahwa masa buruh yang berteriak lantang menjawab pertanyaan prabowo itu 'mayoritas adalah lajang'.
Jujur saja, kalimat tersebut adalah kalimat terbodoh dan terdungu yang keluar dari mulut pimpinan suatu organisasi masa. Jika gerakan buruh tak ingin gembos pada kemudian hari, maka mereka harus kompak untuk memaksa orang ini agar segera mundur.
Tolol sekali. Ia seolah ingin memberitahu pada khalayak, bahwa yang merasakan dampak embege hanyalah masyarakat yang sudah berkeluarga. Seolah-olah masyarakat lajang tak merasakan efek samping sama sekali atas eksistensi proyek yang sarat akan praktik rasuah itu. Tolol. Absolut tolol.