"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.
Lihat betapa supportifnya masyarakat ke pendemo. Udah jauh beda dengan dulu2 capt. Keknya semua sekarang dah satu suara.
Terima kasih masyarakat, terima kasih Mahasiswa, terima kasih netizen, terima kasih untuk seluruh orang yg udah saling dukungnhari ini. Panjang umur orang2 baik ♥️
Oiya, infonya ini juga rombongan terakhir mahasiswa yg balek. Jadi untuk saat ini dari mahasiswa sudah steril.
Yg masih stay, jaga diri jaga kawan capt. Semakin malam, semakin rawan.
Vid: rofa_y_nina
pasukan ojol terlihat bergabung membantu mahasiswa
bapaknya ojolnya ikut nyampein isi hati & kekecewaannnya ke pemerintah sampai bilang "gua udah siap mati, gua udah susah"
sehat-sehat pak 🥹
Ijin untuk nulis agak panjang tentang hal di luar sepakbola.
Hal yg menurut gue lebih esensial, sangat esensial tepatnya, dan layak dibagikan, dalam semangat utk impact not impress seperti yg disampaikan om @zoelfick
Bismillah
Gue udah cukup tua, dan dah ngelewatin bnyk hal, ga enak, enak, enak banget. Dan dlm perjalanan sampe umur gue sekarang, pernah tiba di sebuah persimpangan. Dimana akhirnya gue memilih satu arah, logika.
Karna beragam pergaulan, informasi, pengetahuan yg gue dapet, sekian puluh tahun gue mengedepankan logika. Tanpa benar benar meninggalkan Tuhan.
Masih selalu berterimakasih, atau mengadu ke Tuhan untuk segala nikmat, rejeki, karunia, dan juga kesedihan, cobaan.
Yang gue tinggal adalah, ibadah.
Lalu beberapa purnama lalu, gue terlibat diskusi dengan seorang sahabat, yang barengan belajar ttg hidup dari aspek spiritual secara umum.
Karna background kami telco, akhirnya kami tiba di sebuah diskusi tentang ibadah - dalam hal ini sholat, dan demi memahami esensi Sholat ini, kami gunakan analogi dari dunia telco.
Dan sepertinya bagi pengguna sosmed seperti kita ini, akan relate dengan analogi ini.
Kami menganalogikan ibadah sebagai signalling, di dunia cellular - adalah sesuatu yang diperlukan gadget kita supaya bisa terus ngobrol dengan "central network" nya operator, via tower BTS, wifi router, hotspot dsb.
Pengibaratan dalam diskusi tadi, akhirnya berujung pada kesimpulan kurleb begini
Kalo kita ga ibadah, artinya ga ada signalling tadi. Jadi gimana central nya provider, tau ada client yg butuh dilayani?
Bagaimana Tuhan akan mengenali kita? Bagaimana Tuhan tau, kita sedang butuh apa?
Wong kita nya aja ga connect, ga ada signal yg keterima di pusat.
Tapi pak, kan Tuhan Maha Tau.
Bener Tuhan Maha Tau, bagaimana jika gantian Tuhan nanya ke kita.
Tapi lo dulu dah bikin perjanjian ama gue sebelum lu gue kirim ke dunia.
(QS : Al A'raf 172)
Maka jika dalam perjanjian itu sudah bersaksi bahwa Alloh adalah Tuhan kita, artinya kita harus menjalankan apa yang diperintahkan.
QS Adz-Dzariyat : 56
Manusia dan jin diciptakan untuk ibadah kepada Alloh.
Jadi kalo perintah ga dilakukan (bagian dari kesaksian kita kepadaNya) mosok kita minta sesuatu mulu dari Dia ?
Tuhan ga butuh ibadah kita.
Kita yang butuh ibadah, supaya itu tadi, tetap nyambung dan dikenali, ada kita (client) yang sewaktu waktu butuh akses X, IG atau Youtube (ibaratkan, minta kesehatan, kesejahteraan, pengampunan)
Tapi pak, ibadah kan ga cuma sholat?
Bener, tapi Sholat adalah ibadah yg paling intimate, antara kita dan Tuhan saja. Satu satunya yg ga bisa disambi ngerjain yang lain. Ya kan?
Ngopi di cafe, seringkali buru" minta akses wi-fi. Masuk parkiran di basement, blank spot ga ada sinyal aja panik karena ga bisa sosmed-an. Butuh selalu connect
Lha kok gak connect ke PUSAT nya segala PUSAT tenang tenang aja.
Disclaimer : gue bukan orang suci alim, masih cetek. Cuma ingin berbagi, pengalaman perjalanan hidup, sedang diarahkan ke track yg semestinya, oleh Tuhan
Semoga bermanfaat.
Mohon koreksi gus @hayder_imron@hasyimmah pak @MuhammadiyinGL
With these pictures showing the bond we shared, I almost felt I could get away with saying nothing about you leaving. It’s been an honour to be your teammate and your friend. You’ve won it all and you leave as a legend. I’m sure we will meet again.
@Mobyhaque1 What if Liverpool wait for another candidate in the summer? Maybe Nagelsmann? What do you think about him? If he managing our Liverpool side?
How does anyone watch this sh*t for 90+ mins and say you want to keep Arne Slot for next season? Some of you enjoy this? Imagine getting paid millions to perform like this and coach a team like this. Arne Slot needs to be fired this international break. Enough.