Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah ini termasuk mega-korupsi dan cukup seru diikutin karena berhubungan sama antarinstansi (Kejaksaan, Polri, TNI)
Intinya nih insiden udah ada dari Mei 2024 waktu itu Febrie diuntit di Cipete. Singkat cerita, ketauan deh kalo yg nguntit ternyata oknum Densus 88 Antiteror Polri yg coba profiling aktivitas beliau (mungkin ini jg yg bisa nemuin brankas emas & dollar itu di suatu cafe di Cipete, wallahualam)
Sehari setelah penguntitan itu, Kejagung minta pengamanan resmi ke TNI buat jaga kompleks kejagung yg berhubungan sama Jampidsus. Jadi sebenernya, rumah si Febrie dijaga nih udah cukup lama
Alesannya sih, karena Febrie selaku Jampidsus udah nanganin kasus2 korupsi yg familiar di telinga kita kayak Asabri, Jiwasraya, Krakatau Steel, Timah yg Harvey Moeis, sampe kasus yg baru itu dugaan korupsi pasokan batu bara di PLN yg pemadaman listrik bergilir kemaren
Makanya, pihak Kejagung bilang masih wajar dan legal minta penjagaan ke TNI demi memperlancar proses pemeriksaan, biar si Febrie gak kenapa2 karena kasusnya banyak melibatkan orang2 gede apalagi kalo udah berurusan sama ‘pertambangan gelap’
Skrg lagi rame ini kasus disebut ‘sabung politisi’. Seru sih, dari gw masih jadi jurnalis sampai sekarang jadi rakyat biasa, kasus2 kayak gini bikin pengen gw pantau terus sambil nyemilin popcorn 🍿 wkwkwkwk
Dalam situasi ini, bbrp analis politik bilang bisa jadi ada proxy war (perang pengaruh), di mana antar-aparat penegak hukum saling mengintai titik lemah masing2
Gak usah heran kartu merah Balogun diintervensi. Ini cuma kepanjangan kebiasaan dari dunia nyata (baca: di luar gelembung sepak bola) aja, kok. Aslinya, ada sejarah panjang mereka suka intervensi negara orang demi interest (kepentingan) pribadi.
IMO, ini masih jadi SERIES TERBAIK sepanjang masa bagi gua di Netflix!!!
Belum ada yg bisa mendekati Dark sih imo dari aspek storytellingnya, worldbuildingnya, perkembangan karakternya, kompleksitas plot & subplotnya, plot twist, red herring, DAH LAH MUMEETTT WKWKWK
Underrated life advice: Be fully where your feet are. When you're at work, work. When you're with family, be with family. When you're resting, rest. Most people are physically present and mentally everywhere else.
Bukan Klubnya yang ditekan Jangan Bawa Pemain Naturalisasi Pulang, Tapi Program Naturalisasi Jalur Istimewanya yang Dibuat Lebih Ketat.
Pada prinsipnya, di seluruh dunia, setiap klub pasti akan coba bentuk squad terbaik untuk hadapi kompetisi. Jadi pernyataan ada klub yang merusak karir pemain karena membawanya pulang rasanya salah alamat. Apalagi kalau pemainnya sudah umur 30 ke atas, rasanya pilihan tidak banyak, waktu pensiun mulai dekat, kontribusi di klub lokal tidak ada salahnya, pernyataan. Pulangnya naturalisasi senior ke liga lokal bisa bantu kualitas liga juga ada benarnya.
Jika yang pulang pemain yang masih sangat belia, dibawah 23 tahun misal, atau bahkan di bawah 20, padahal sudah diproses kewarganegaraannya lewat naturalisasi istimewa, ini baru menurut saya salah, bukan salah klub yang ambil, bukan salah pemainnya juga, tapi salah kita ngambil dia pake jalur naturalisasi istimewa.
Apalagi, setelah pulang malah gagal perform. Jadinya bukan sepak bola kita yang dibantu naik dengan naturalisasi pemain belia seperti ini, malah karir dia yang naik karena pegang paspor WNI, dari bukan siapa-siapa, minimal jadi publik figur, performa belakangan, job diluar lapangan dulu yang dikejar. Selain itu menutup juga ruang berkembang pemain muda didikan lokal yang mungkin lebih bisa perform dan layak dapat tempat.
Naturalisasi yang kita jalankan ini sudah semakin berkembang, seharusnya ke depan kita bisa tahu dan lebih selektif dalam memilih siapa yang layak dibawa dengan Jalur Naturalisasi Istimewa.
Pemain naturalisasi istimewa senior pulang, rasanya tak masalah. Pemain naturalisasi istimewa muda gagal berkembang dan memilih pulang terlalu cepat? Evaluasi program naturalisasi istimewanya.
tadi pas makan siang di jalan sabang (deket sarinah) aku ketemu Bapak ini, mungkin ada yg lagi butuh jasa Bapaknya, tapi karena udah mau abis waktu maksi ga sempet ngobrol tadi jd aku gatau beliau keahlianya apa lgsg hubungi aja yaa ☺️
cc: evaheva
@alif_djaduk@pangeransiahaan intinya gini bang tvri beli semua rights untuk menyiarkan WC, tp sm mereka channel streaming dijual ke pihak lain macam maxstream, cmiiw