Beberapa perasaan yang sulit kau sampaikan, mungkin dengan puisi mampu mewakilkan. :)
https://t.co/GnfyGwDI66
Bantu like, coment, *share*, and skribkeb :v
Mari mengingat lagi, mari bersahabat dengan nyeri lalu mati🍻 --Ray!
Assalamualaikum Wr.Wb. 🙏
Sekadar tamparan paling sopan untuk semua, bahwa pandemi ini harus bisa dilalui bersama. :)
https://t.co/wiNqRiONT6
Bantu like, coment, *share*, and skribkeb :v
Mari mengingat lagi, mari bersahabat dengan nyeri lalu mati🍻 --Ray!
Karena korona, negara jadi kacau balau. Dada rakyat remuk disumpal parau. Ekonomi semakin lilit menghimpit, kriminal malah kian membuat morat-marit. Shit!
-Ray! Blitar,2020
Assalamualaikum Wr.Wb. 🙏
Ada yang kesal dia bertambah usia, tapi masih belum bisa seatap bersama. Dengarkan puisi ini, barangkali mewakili 🍻
https://t.co/66IbWLX89g
Bantu like, coment, share, and skribkeb:v
Mari mengingat lagi, mari bersahabat dengan nyeri lalu mati🍻 --Ray!
Dan kau tetap menjadi satu-satunya cakrawala di semesta bianglala. Getar yang mampu liar menggebu, indah yang begitu ingin aku jadikan tumpu. :)
-Ray! | Blitar,2020
@gerahsukma Beruntung orang yang bisa bergerak kembali, selepas ditohok begitu hebat oleh harapnya sendiri. Berkemas meremas cemas, tak berkawan lagi dengan rindu yang memelas.
-Ray!
Burung berkicau di bambu-bambu tinggi; Seakan berbicara dengan bahasa mereka sendiri, menertawakanku yang tak mampu menahanmu pergi. :")
-Ray! | Blitar,2020
@gerahsukma Beruntung orang yang bisa bergerak kembali, selepas ditohok begitu hebat oleh harapnya sendiri. Berkemas meremas cemas, tak berkawan lagi dengan rindu yang memelas.
-Ray!
Cih, sialan. Rindu benar-benar membuat kacau, denting masa juga kian meracau. Bersiul luka di ujung pelupuk mata, deras kangen yang begitu enggan ia balasi sua.
-Ray! | Blitar,2020
@briankhrisna Bagi hati yang tanpa sebab ditinggalkan, menjelma asing adalah satu-satunya pilihan.
Bagaimana tidak? Cinta saja ditolak, yang diperhatikan justru terus mengelak. Sudahlah, memang sudah kalah telak.
-Ray!
Sepertinya luka menjadi teman paling nyaman, bagi hati yang terseok sehabis ditikam kenyataan.
Dia yang ku idam sekujur jiwa raga, menempelkan lekat-lekat pedih di sebujur nadi dan vena. :")
-Ray! | Blitar,2020
@FiersaBesari Bung, bagaimana cara melangkah? Saat pijaknya saja tak lagi mau bersebelah.
Rindu saja mengudara percuma, tempias rasa yang begitu enggan ia terima. :")
-Ray! Blitar,2020
Jangan pergi lagi, aku tak pernah siap mati untuk kedua kali. Pelukmu itu sudah kuanggap rumah, tempat pulang dari segala senang dan susah.
Jadi tetaplah bersama, denganmu aku ingin selamAnya. :")
-Ray! Udanawu,2020