@kegblgnunfaedh keluarga besar kami, setiap jelang lebaran selalu bagi-bagi zakat+sedekah ke tetangga sekitar rmh (sekira 100an rmh). uangnya diantarkan langsung ke masing2 rumah. ibu kami juga sering bagi2 makanan. Alhamdulillah aman2 saja, mungkin krn kultur yg berbeda.
ini gaada yang mau ramein soal danantara kah? alokasi tahun pertama 20 miliar dollar buat 15 proyek? badan pelaksana 2 orang, dengan direktur eksekutf maksimal 6 orang???
Apa itu danantara?
Untuk bahasan rumit gini, saya selalu berharap Pak Dahlan Iskan bikin tulisan. Blio memang andalan saya untuk menjelaskan hal-hal rumit dengan bahasa bayi.
Alhamdullah, setelah beberapa bulan gak baca https://t.co/ho3n1BcRbS (meskipun dulu ikut cawe2 bikin web kelahirannya) hari ini sempet nengok dan menemukan beberapa tulisan tentang ini.
Saya rangkum biar temen-temen gampang bacanya.
Pertama baca ini sih: ‘SWF Nusantara’. Barusan saya cek lg, tulisan ini terbit 26 nov 2020, sudah lebih 4 tahun lalu. Ide jaman jokowi dengan panglima pak luhut. Namanya masih Otoritas Investasi Nusantara. Bisa dibaca lengkap disini.
https://t.co/zT901gHrFQ
@Dahnilanzar Lebih tepat pake kata ganti "kami" jangan "kita", karena pelaku yang berkata Goblok dan merendahkam penjual es adalah dari circle anda bukan dari kami.
STARLINK “BERBAHAYA” BAGI INDONESIA
Oleh : Henry Subiakto.
Saya tidak setuju Starlink diijinkan beroperasi di Indonesia. Starlink tak hanya berpotensi membangkrutkan perusahaan nasional di bidang telekomunikasi & internet service provider, seperti group telkom, indosat dll, tapi Starlink jg bisa dimanfaatkan kekuatan sparatisme seperti KKB/OPM dll, utk komunikasi mrk tanpa terdeteksi negara atau pemerintah Indonesia. Starlink berpotensi akan mengoyak NKRI.
Makanya Starlink di dunia lbh banyak digunakan oleh negara2 satelit atau pendukung Amerika Serikat. Kenapa demikian? Karena Satelit Starlink memiliki perbedaan signifikan dibandingkan satelit biasa seperti Palapa, Satria, Kacific, Telkom 1 & satelit2 lain milik Eropa maupun AS di luar Starlink.
Starlink itu satelit Low Earth Orbit (LEO) yg beroperasi dg ketinggian sekitar 340 hingga 1.200 km di atas permukaan bumi. Starlink ukurannya kecil jumlahnya ribuan dirancang bekerja bersama secara sinkron menyediakan layanan internet. Mrk seolah seperti BTS terbang.
Sdg Satelit komunikasi konvensional ditempatkan di orbit geostasioner (GEO) sekitar 35.786 km di atas khatulistiwa bumi, berada di satu titik relatif tetap dr permukaan bumi. Untuk bisa melayani publik butuh perangkat stasiun bumi.
Setiap satelit Starlink beratnya sekitar 260 kg. Satelit GEO lbh besar & mahal krn teknologi & perlengkapan lebih kompleks, dg kebutuhan bertahan di orbit yg lebih tinggi.
Starlink pakai teknologi phased-array utk antena, yg memungkinkan satelit mengarahkan sinyal tanpa hrs memindahkan satelit itu sendiri. Sistem ini dirancang utk latency rendah & kecepatan tinggi. Alat penangkap sinyal satelit hanya menggunakan antena kecil & alat seukuran laptop besar yg bisa dipindah2kan.
Sedang Satelit GEO hrs pakai antena besar yg tetap utk komunikasi berkapasitas tinggi. Karena itu satelit konvensional butuh mitra utk mendistribusikan layanannya ke masyarakat. Itulah perusahaan operator seluler & ISP yg menjadi mitranya.
Beda dg Starlink yg tdk butuh mitra. Mrk bisa melayani langsung ke publik tanpa pihak ketiga. Mk masuknya Starlink bisa jadi awal kematian perusahaan2 nasional di bidang internet, seluler & jg satelit.
Jadi starlink bkn sekedar perusahaan perangkat & layanan satelit semata, tp Starlink jg berfungsi sbg perusahaan internet service provider, bahkan bisa berfungsi sbg platform digital, mengingat Elon Musk juga memiliki perusahaan X (dulu Twitter) yg skrg tak sekedar medsos tp jg mengarah jadi platform media komunikasi.
Ini bahayanya. Perusahaan Starlink trafik & kontennya di luar jangkauan yuridiksi, kedaulatan digital & kewenangan hukum nasional, selain bisa dimanfaatkan untuk melawan kedaulatan negara & mengancam keamanan nasional.
Perusahaan Starlink sbg perusahaan AS dilindungi US Cloud Act 2018. Data yg mrk kumpulkan atau berada di perusahaan itu tdk boleh diakses negara lain (termasuk Indonesia), tp hrs terbuka pd Pemerintah & penegak hukum AS. Persoalannya Starlink apa mau nurut hukum di Indonesia atau hukum AS?
Kalau mrk melayani Papua atau daerah konfik lain, datanya bisa diakses intelejen & pemerintah AS utk kepentingan politiknya. Sebaliknya data2 itu tdk bisa diakses pemerintah Indonesia. Disitulah kenapa Starlink berbahaya bagi NKRI, saat melayani wilayah gunung2 & pedalaman Papua.
Seperti yg terjadi di Ukraina Starlink dipakai tentara Ukraina melawan Rusia. Rusia kewalahan krn pergerakan pasukannya bisa terpantau tentara Ukraina. Lalu apa jadinya kalau OPM/KKB juga pakai fasilitas Starlink? Terlebih kalau gerakan itu didukung asing, siapa yg tanggung jawab jika menjadi makin besar, canggih dan mampu melawan TNI/Polri atau kekuatan negara.
Bagi rakyat kecil tahunya internet murah & sampai pelosok2 pasti didukung. Tapi bagaimana konsekuensinya, itu yg harus dipikirkan. Agak mending kalau Elon bersedia setuju dan komit tunduk pd UU Indonesia. Lalu wilayah layanan tidak mencakup wilayah rawan seperti Papua? Apakah Elon Musk mau? Silahkan ditanyakan pada mereka!!
@tanyarlfes Biar nggak qaza, gampang kok. Tinggal potong aja dikit bagian atasnya. Qaza itu kalo ada bagian rambut yg dicukur habis, tapi bagian lain nggak dipotong sama sekali. Sebagian ulama jg menyatakan hukumnya makruh tanzih. Tp tetep perhatikan faktor etika sosial juga tasyabbuh.
Jadi teringat Adik saya yang saat ini masih kuliah di Universitas Istanbul, Turki. Dia ambil jurusan psikologi.
Biaya kuliah per semesternya 5.000 lira atau sekitar Rp2.500.000
Dia sewa apartemen bareng teman-temannya Rp1.500.000 per orang, sudah termasuk listrik, air, gas, wifi dan patungan beras
Biaya makan mungkin 11-12 dengan Jakarta. Bisa Rp50.000 sekali makan. Tapi seringnya masak sendiri.
Transportasi publiknya udah terintegrasi. Ada trem, bus, kereta bawah tanah, kapal laut, dsb. Biaya member-nya 250 lira atau sekitar Rp125.000 per bulan. Bebas ke mana-mana di dalam kota Istanbul pakai istanbul card.
Satu lagi… karena bahasa turkinya udah lumayan lancar, adik saya kadang jadi pemandu tur bagi wisatawan Indonesia di sana. “Lumayan dapat uang tambahan sendiri,” katanya.
Silakan follow instagram-nya jika berkenan.
@Piyusaja2 Ketika banyak hadits Rasulullah SAW melarang meminta jabatan pemerintahan, malah mereka berdoa minta diberi jabatan. Kalopun iya mau doa gitu, mbok yo doanya bukan di acara publik.
@jellypastaa Kalo tugasnya pembesar2nya (iblis) tuh yang menyesatkan manusia dengan pemikiran2 menyimpang dr ajaran Islam. Tp ini cuman dugaan (zhan) gw aja, jd jangan dipercaya, krn nggak ada nash pasti yg menjelaskan soal istana jin di laut. Kalo tentang rumah jin, ada haditsnya.
@jellypastaa Laut bukan rumahnya jin bang, tapi Istana, pusat pemerintahan. Rumahnya jin tuh di pohon, lubang2 tanah, goa, tempat2 yg lembab, dsb. Jin ada strata sosial jg. Yg di laut itu para pembesar, bangsa jin yg utama. Yg bikin kesurupan itu jin preman kelas bawah.
bagi yg tahu ilmu: mahal ini
bagi yg belum tahu: apaan sih ribet? 😅
saya coba ringkaskan pelajaran Fisika yg isinya rumus-rumus itu jadi twit-twit sederhana (sebisanya)
kalau sy share bukunya aja harus dipelajari minimal 4 tahun teori + bertahun2 praktik
@pikiping Jokes ni bocah (di video) serius nggak lucu banget buat gw. Soal komunitas tuna rungu yg ngelaporin itu hak mereka. Yg mau gw tanyain, kalo ini bs dilaporin dan diproses polisi, apakah komedian seperti H. Bolot atau aziz gagap bisa dilaporin juga dg alasan yg sama?