Kepada Sdr Wapres @gibran_tweet, berkunjung ke lokasi problem spt dalam video ini sama sekali tak membantu. Ini gaya politiknya Bapakmu. Anda khan milenial. Masak gini? Kuajarkan caranya: Panggil Menteri @KementerianESDM, Kapolri, Menteri @KemenkeuRI dan K/L terkait. Tanyakan, Kenapa masalah ini berulang, apa jalan keluarnya, dimana hambatannya, siapa bertanggungjawab apa, mana skala prioritas, dll. Lalu, buat skenario jangka pendek sambil merancang skenario menengah panjang. Lalu laporkan ke Presiden. Kawal skenario dgn ketat. Jika berhasil, jadikan skenario baku jika peristiwanya berulang. Jika gagal, cari cara baru. Reaksi yg cepat harus diutamakan sebab warga makin tersiksa. Catatan: jadikan kejadian ini bahan utk mengukur kinerja menteri. Usulkan ke Presiden utk ganti menteri gombal. Begini cara Wapres yg bisa membantu. Berkunjung tanpa agenda penyelesaian spt ini hanya menyenangkan kelompok pendukung Anda yang tak sabar menunggu 2029.
Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.
“Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang menciptakan bayang-bayang
Aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan”
~Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari, 1971 - Sapardi Djoko Damono~
Namun, aku menyukai caramu menjadikan ku seolah dicintai, meski di sela-sela bahagia terselip takut akan kehilangan. Sebab jika cintamu hanya pura-pura, aku berharap kau berpura-pura selamanya
Kadangkala saat kita mendengar sesuatu, mencium satu aroma, atau bahkan melihat suatu kejadian - seketika ingatan kita terlempar jauh ke belakang. Pada saat ini aku mendengar lantunan Qur’an dari surah al-Bayyinah dan seketika memori masa kecil muncul dalam kepala
Melihat KDMP dibangun dengan begitu masif bahkan di daerah yang sangat terpencil, kenapa begitu susah buat pemerintah membangun fasilitas kesehatan buat rakyatnya?
Pernyataannya membangun ekonomi desa, yang dilakukan membunuh rakyatnya
Hanya kali ini aku merasa pantas yang aku harap perasaan pantas ini tidak berbayar kekecewaan. Bahkan aku sendiri ga tau perasaan seperti ini akan hadir lagi atau tidak