pas tau KOL bisa ngehit gaji 3 digit bermodalkan endorsement dgn harga ratecard ga masuk akal lngsung shock bngt. meanwhile tenaga pendidik, driver ojol dkk yg makan waktu & kena power of abuse gajinya sangat mengenaskan
bodo amat i really hate influencer culture & sbg org yg kena ngurusin KOL harga kol & influencer indo itu ga masuk akal bgt compared dgn influencer US dgn jumlah followers yg sama
bjir hit tweet… let’s claim our energy utk trs kawal & menyuarakan isu bencana alam di daerah terdampak instead of nontonin konten influencer flexing harta & overconsumerism
Susah ya anjir hidup di indo. Nyari professional mental help aja kudu nyari yang queer friendly, adhd friendly, ga judging, ga nuduh, ga ini itu yang harusnya jadi bare minimum untuk profesi mereka karena literally udah ditulis di buku kode etiknya itu
jujur saran kayak "pakai jurnal" "ditulis" "pasang alarm" dari psikolog ga ngaruh samsek
saran edan dari sesama ND kayak "JANGAN SAMPAI DUDUK KALAU LAGI BEBERES" atau "PAKAI KAOS KAKI BASAH SELAMA NUGAS. LEPAS KALAU HANYA SUDAH SELESAI" malah works 😭
pas kecil belajar tahsin & nahwu for years tapi selalu agak kesulitan belajar bahasa arab karena huruf dan lafalnya mirip-mirip, sulit nyambungin huruf dalam membaca, dan gak bisa ngejar pace orang lain. ujung-ujungnya ketinggalan dan have no idea what is going on, i feel so dumb ngl. terus pas dewasa dibilang gejalanya mirip sama ustadzahku.
baru sekarang ngerti ternyata disleksia emang sering sepaket dengan ADHD. udah sulit fokus, suka overwhelmed, sulit ngikutin instruksi panjang ditambah lagi learning difficulties alamak.
turned out, genuinely pengen belajar ini itu tapi agak susah karena tingkat curiositynya gak selalu dibarengi dengan ability untuk maintain focus dan retain information jadinya jiper duluan
ADHD sendiri biasanya kuat dipengaruhi faktor genetik & perkembangan otak. tapi saat orang tua nggak paham cara merawat anak yang neurodivergent, anak bisa dianggap nakal, malas, atau susah diatur. dari situ bisa muncul pola dimarahi, dihukum, atau diperlakukan keras, dan akhirnya memperparah kondisi anak. gejalanya juga bisa tumpang tindih sama trauma. emang ada relasi antara ADHD dan trauma/CM, childhood maltreatment, yang mencakup physical abuse, neglect termasuk malnutrition, emotional abuse, emotional neglect, sexual abuse, dan early deprivation aka pengabaian/kekurangan di usia dini